M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Moms Wajib Tahu! Ini 5 Cara Mengobati Anak yang Mengalami Muntaber

Moms Wajib Tahu! Ini 5 Cara Mengobati Anak yang Mengalami Muntaber
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Jika bayi atau anak Anda mengalami muntaber segera periksakan kondisinya ke dokter untuk mencegah komplikasi seperti dehidrasi.

Anda juga bisa melakukan berbagai cara mengatasi muntaber pada bayi dan anak.  

Dilansir dari Health Focus dan Kids Health, inilah 6 cara mengobati anak yang mengalami muntaber, antara lain:  

1. Berikan makanan yang mudah dicerna

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber pertama adalah memberikan makanan yang mudah dicerna.

Anda bisa berikan kentang atau pisang sebagai cara untuk membantu mengatasi gejala muntaber pada anak. 

Jangan menyuguhkan susu dan produk-produk turunan susu, misalnya es krim dan keju, pada buah hati Anda.Untuk sementara, hindari pula makanan manis, permen, dan soda. 

Baca Juga: Waspadai! Inilah Risiko Makan Tiram Laut Mentah bagi Kesehatan Tubuh

2. Suplemen zinc

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber kedua adalah makanan atau suplemen yang mengandung zinc.

Makanan atau suplemen zinc dianggap mampu mengurangi tingkat keparahan dan durasi dari muntaber. 

Ada baiknya Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mencoba obat muntaber anak ini untuk mencegah efek samping yang tak diinginkan. 

Selain berbagai cara di atas, dokter dapat meresepkan obat muntaber anak berupa antibiotik (jika disebabkan oleh bakteri), hingga obat-obatan untuk membunuh parasit. 

3. Berikan oralit

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber yang ketiga dapat diberikan oleh orangtua adalah oralit, terutama ketika muntahnya tak kunjung berhenti. 

Oralit juga bisa dijadikan sebagai pertolongan pertama muntaber untuk mencegah rehidrasi. Ketika muntah-muntahnya berhenti, berikan larutan rehidrasi atau oralit sedikit demi sedikit. 

Jangan paksa anak untuk langsung minum dalam jumlah banyak karena bisa memicu muntah. Pastikan anak sering minum dalam beberapa jam sekali.  

Jika bayi masih menyusu, berikan ASI sesering mungkin. Apabila bayi diberikan susu formula, Anda bisa memberikan larutan rehidrasi di sela-sela susu formulanya. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Inilah 5 Penyebab Diare Pada Bayi yang Perlu Diketahui

4. Pemberian cairan infus

CCara mengobati anak yang mengalami muntaber keempat adalah dengan memberikan infus cairan pada anak. 

Dalam beberapa kasus, muntaber yang parah dapat membuat anak mengalami dehidrasi.

Maka dari itu, dokter perlu memasangkan infus untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh si kecil selama mengalami muntaber. 

5. Waspadai tanda-tanda dehidrasi

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber dengan memberikan cukup cairan agar tidak mengalami dehidrasi.  

Mulut dan kulit kering, haus terus-menerus, mata yang tampak cekung, atau menangis tanpa air mata, termasuk tanda-tanda dehidrasi pada anak yang perlu diperhatikan. 

Sementara pada bayi, gejala dehidrasi bisa meliputi ubun-ubun yang cekung dan popoknya tetap kering selama lebih dari empat jam.

Segera ke rumah sakit bila anak mengalami gejala dehidrasi dan mengalami tanda-tanda muntaber lainnya.

Itulah beberapa cara mengobati anak yang mengalami muntaber yang bisa ibu lakukan untuk mengatasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?