M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Misteri Penyebab Keju Swiss ala Tom n Jerry Selalu Berlubang, Ternyata Karena Ini

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Saat sedang menonton serial kartun Tom n Jerry, pernahkah Anda memperhatikan bahwa Keju Swiss yang selalu dicuri tokoh Jerry memiliki banyak lubang? Lantas mengapa keju tersebut berlubang?

Menurut dongeng, keju berlubang ini disebabkan karena keju dimakan oleh para tikus lapar. Namun, apa sih penyebab sebenarnya keju berlubang?

Mengenal Keju Swiss

Perlu diketahui bahwa keju yang kita kenal sebagai keju berlubang merupakan Keju Swiss.

Baca Juga: Daftar 5 Negara Produsen Keju Terbesar di Dunia Tahun 2023

Keju Swiss ini mengacu pada jenis keju Emmental yang berasal dari daerah Emmental, Swiss.

Sebagian besar Keju Swiss memiliki “mata” atau lubang-lubang besar yang sangat khas. Namun ada pula jenis Keju Swiss yang tanpa lubang. Jenis ini disebut juga “blind Swiss”.

Sejarah keju berlubang

Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang
Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang

Baca Juga: 4 Perbedaan Utama Mentega dan Margarin, Mulai dari Tekstur hingga Kegunaan

Melansir dari All Recipes, William Clark pada tahun 1917 menjelaskan bagaimana asal mula Keju Swiss jadi berlubang.

Menurutnya, lubang pada Keju Swiss disebabkan oleh karbon dioksida yang dilepaskan oleh bakteri yang terdapat dalam susu.

Sayangnya, fakta ini tak sepenuhnya benar. Setelah hampir 100 tahun, teori mengenai hal ini telah dipatahkan.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Varian Keju Meleleh, Cocok Dijadikan Isian Berbagai Makanan

Alasan Keju Swiss Berlubang

Pada tahun 2015, Agroscope, sebuah lembaga pertanian dari Swiss menghancurkan sebuah teori yang selama hampir 100 tahun dipercayai oleh banyak orang.

Lubang atau “mata” pada Keju Swiss disebabkan oleh partikel kecil jerami.

Partikel jerami ini masuk ke dalam keju pada saat proses pengolahan susu terjadi. Sebab, dahulu proses pembuatan Keju Swiss masih dilakukan secara tradisional memakai ember jerami.

Seiring berjalannya waktu, proses pembuatan Keju Swiss semakin modern. Aspek kebersihan pun semakin diperhatikan. Pembuatan Keju Swiss jarang ada yang menggunakan ember jerami. Ini yang membuat lubang pada Keju Swiss semakin lama semakin mengecil.

Baca Juga: Perbedaan 2 Pizza Klasik Asal Italia: Pizza Neapolitan vs Pizza Margherita

Partikel jerami dalam keju

Partikel jerami yang masuk ke dalam adonan susu untuk pembuatan keju menyebabkan struktur dadih (air susu yang dikentalkan) jadi melemah.

Melansir dari The Spruce Eats, struktur dadih yang tak lagi kokoh membuat gas terbentuk. Pada akhirnya ini membuat lubang-lubang besar terbentuk pada Keju Swiss.

Itulah alasan kenapa Keju Swiss khas serial kartun Tom n Jerry berlubang. Kini, Anda tak lagi penasaran kan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini, Antam Anjlok Rp 25.000, Pegadaian Justru Naik

Harga buyback emas Antam mencatat penurunan terbesar, sedangkan buyback emas Pegadaian justru naik. 

Debut Sutradara Ilya Sigma di Film Hasut, Bawa Horor Psikologis Tanpa Penampakan

Film Hasut menawarkan horor baru dengan eksplorasi horor-misteri yang memberi efek psikologis bagi penontonnya.

Dari UMKM hingga Kepemimpinan, Ini Fokus Program Perempuan Bengkulu

PP P3B ingin menyatukan potensi perempuan Bengkulu agar dapat saling mendukung,  mengembangkan kemampuan, dan berkontribusi bagi masyarakat.

5 Cara Memulai Trading Futures untuk Pemula

Trading futures menjadi pilihan bagi trader crypto yang ingin memanfaatkan pergerakan harga. Namun, futures juga memiliki risiko yang lebih tinggi

Masih Dominan Cerah, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan pada Rabu (14/10)

Patut diwaspadai, suhu udara diperkirakan akan tinggi. Ada wilayah yang diproyeksikan akan menembus 36 °C.

IHSG pada Selasa (13/10) Lanjut Turun 0,17%, Cek Saham Top Gainers

Setelah anjlok dalam kemarin, IHSG pada Selasa (13/10) belum bertenaga. Saham berkapitalisasi besar juga masih tertekan.

Harga Emas Dunia Rebound Tipis Jelang Rilis Data Inflasi AS

Kenaikan harga emas hari ini di pasar global terjadi jelang rilis data inflasi AS, sebagai sinyal membaca arah suku bunga The Fed.

Investasi Masih Merugi, Perlukah Investor Bersih-Bersih Portofolio?

Rapor sebagian besar instrumen investasi secara year to date masih minus. Masih layak dipertahankan atau saatnya bersih-bersih?

Dari Literasi Bisa Bertumbuh Menjadi Beragam Produk Kekayaan Intelektual

Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Negeri Elok menggelar Festival Literaia 2026 untuk menumbuhkan produk berbasis IP.

Ramalan Shio Besok Rabu 14 Oktober 2026, Ada Peluang dan Hal yang Perlu Dicermati

Simak ramalan shio besok Rabu 14 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap berikut.