M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang? Penyebabnya Tak Lagi Misteri

Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang? Penyebabnya Tak Lagi Misteri
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda mencari tahu penyebab mengapa Keju Swiss berlubang? Untuk tahu jawabannya, simak yang berikut ini.

Sejak kecil, kita selalu berpikir bahwa semua keju pasti memiliki lubang. Sebab beberapa gambar keju di masa lalu, seperti pada kartun Tom n Jerry, selalu digambarkan berlubang.

Menurut dongeng, keju berlubang ini disebabkan karena keju dimakan oleh para tikus lapar. Namun, apa sih penyebab sebenarnya keju berlubang?

Baca Juga: Rekomendasi 5 Varian Keju Meleleh, Cocok Dijadikan Isian Berbagai Makanan

Mengenal Keju Swiss

Perlu diketahui bahwa keju yang kita kenal sebagai keju berlubang merupakan Keju Swiss.

Keju Swiss ini mengacu pada jenis keju Emmental yang berasal dari daerah Emmental, Swiss.

Sebagian besar Keju Swiss memiliki “mata” atau lubang-lubang besar yang sangat khas. Namun ada pula jenis Keju Swiss yang tanpa lubang. Jenis ini disebut juga “blind Swiss”.

Sejarah keju berlubang

Melansir dari All Recipes, William Clark pada tahun 1917 menjelaskan bagaimana asal mula Keju Swiss jadi berlubang.

Menurutnya, lubang pada Keju Swiss disebabkan oleh karbon dioksida yang dilepaskan oleh bakteri yang terdapat dalam susu.

Sayangnya, fakta ini tak sepenuhnya benar. Setelah hampir 100 tahun, teori mengenai hal ini telah dipatahkan.

Baca Juga: 5 Trik Bikin Aroma dan Rasa Rempah-Rempah Jadi Lebih Wangi dan Keluar

Alasan Keju Swiss Berlubang

Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang
Kenapa Keju Swiss ala Tom n Jerry Berlubang

Pada tahun 2015, Agroscope, sebuah lembaga pertanian dari Swiss menghancurkan sebuah teori yang selama hampir 100 tahun dipercayai oleh banyak orang.

Lubang atau “mata” pada Keju Swiss disebabkan oleh partikel kecil jerami.

Partikel jerami ini masuk ke dalam keju pada saat proses pengolahan susu terjadi. Sebab, dahulu proses pembuatan Keju Swiss masih dilakukan secara tradisional memakai ember jerami.

Seiring berjalannya waktu, proses pembuatan Keju Swiss semakin modern. Aspek kebersihan pun semakin diperhatikan. Pembuatan Keju Swiss jarang ada yang menggunakan ember jerami. Ini yang membuat lubang pada Keju Swiss semakin lama semakin mengecil.

Baca Juga: Supaya Tak Mengeras, Intip Aneka Tips Ampuh Menyimpan Keju Berdasarkan Jenisnya

Partikel jerami dalam keju

Partikel jerami yang masuk ke dalam adonan susu untuk pembuatan keju menyebabkan struktur dadih (air susu yang dikentalkan) jadi melemah.

Melansir dari The Spruce Eats, struktur dadih yang tak lagi kokoh membuat gas terbentuk. Pada akhirnya ini membuat lubang-lubang besar terbentuk pada Keju Swiss.

Itulah alasan kenapa Keju Swiss khas serial kartun Tom n Jerry berlubang. Kini, Anda tak lagi penasaran kan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Solo-Jogja AKhir Pekan 31 Oktober dan 1 November 2026, Simak Jam-nya

Cari jadwal KRL Solo-Jogja 31 Oktober-1 November 2026? Simak waktu keberangkatan dari Palur, Solo, Klaten hingga Yogyakarta.

Catat Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 31 Oktober dan 1 November 2026

Cek jadwal KRL Jogja-Solo 31 Oktober-1 November 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap di setiap stasiun.

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita Tembus Semifinal

Hasil Hylo Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (30/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menembus semifinal.

Rumah Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Penyimpanan dari IKEA

Rumah rapi belum tentu praktis dan mudah dalam menemukan barang, IKEA Indonesia membagikan tips penataan tempat penyimpanan.

Ikut Rawat Kesenian Lokal, Kopi Oplet Dukung Drama Musikal Betawi Raja Linglung

Kopi Oplet menjadi salah satu sponsor pertunjukan drama musikal bertajuk Betawi Raja Linglung persembahan Sanggar Oplet Robet​.

Ada Fitur Pemurni Udara hingga Kontrol Suara di AC Terbaru TCL

​Tak hanya mendinginkan ruangan, AC terbaru TCL menawarkan fitur pemurni udara, pengaturan lewat smartphone, hingga pemantauan konsumsi listrik.

Dividen Interim JPFA Rp 90 per Saham, Potensi Yield 5,17%

Japfa akan membagikan dividen interim senilai Rp 90 per saham. Simak jadwal cum date hingga pembayaran dividen interim JPFA.

Belanja Sambil Kumpulkan Botol Bekas, Ada Hadiah Sabun dari Super Indo

Pelanggan bisa membawa botol bekas PZ Cussons atau Super Indo 365 saat berbelanja untuk mendapatkan  sabun gratis.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (31/10): 25 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 31 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat & Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Dividen Interim UNTR Rp 430 per saham, Cek Jadwal Cum Date

Potensi yield dividen UNTR sekitar 1,77% berdasarkan harga saham Rp 24.200 pada Jumat (30/10).