M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Merugi Empat Tahun Terakhir, Jasa Marga (JSMR) Menutup Anak Usaha Ini

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Operator jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah selesai melakukan likuidasi atas anak usahanya, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ). Saat ini, prosesnya masuk pada tahapan pemberitahuan kepada Menteri Hukum dan HAM bahwa likuidasi telah selesai. 

Kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jasa Marga menjelaskan, melikuidasi anak usahanya ini lantaran JLJ mengalami kerugian selama empat tahun berturut-turut. Pada 17 April 2024 lalau, JLJ mengakhiri kontrak pekerjaan dengan Hutama Karya sebagai pemberi kerja, yang mengakibatkan perusahaan tak lagi memiliki sumber pendapatan. 

Sementara itu, Jasa Marga mengimplementasi strategi bisnis jangka panjang melalui optimalisasi portofolio usaha serta efisiensi pengoperasian jalan tol dengan menerapkan economic of scales. "Berdasarkan pertimbangan di atas, perseoran mengambil langkah untuk melikuidasi PT JLJ," sebut Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Ari Wibowo dalam keterbukaan informasi, Selasa (18/3).

Jasa Marga bilang, PT JLJ sebelumnya telah melakukan upaya penyelamatan dengan efisiensi dalam menjalankan bisnis melalui penataan jumlah karyawan tetap, yaitu dari 693 PKWTT pada tahun 2019 menjadi 154 karyawan PKWTT pada 2023. Anak usahanya ini juga telah mengetatkan ikat pinggang di pos biaya umum dan administrasi. 

Pada tanggal 24 Februari 2025, PT JLJ sudah melakukan pembayaran sisa harga kekayaan melalui transfer kepada pemegang saham, yaitu PT Jasa Marga sebesar Rp 19,25 miliar dan Induk Koperasi Karyawan Jasa Marga senilai Rp 1,81 miliar.  Selain itu, ada tambahan bunga giro kepada pemegang saham Rp 12,13 juta yang akan diserahkan pada 20 Maret 2025. 

Saat ini, likuidator dalam tahap pemberitahuan kepada Menteri Hukum dan HAM bahwa likuidasi telah selesai melalui Berita Negara RI. 

"Pencatatan berakhirnya status badan hukum oleh Hukum dan HAM diestimasikan pada minggu keempat Bulan Maret 2025," tulis Ari. 

Bantah aset recycling

BEI mendapat kabar, Jasa Marga juga akan melakukan asset recycling ruas jalan Tol Manado - Bitung (Tol Mabit) sepanjang 29,9 kilometer. Namun, perusahaan membantah hal ini.

Pada prinsipnya, asset recycling merupakan strategi Jasa Marga untuk mengoptimalkan struktur permodalan. Perusahaan juga terbuka terhadap skema ini untuk ruas-ruas tol yang kepemilikan saham mayoritas masih dimiliki Jasa Marga, serta memiliki tingkat kelayakan optimal. 

Namun, untuk Tol Mabit, Jasa Marga menyebut, fokus perusahaan ada proses pengembalian konsesi kepada pemerintah. 

Pada periode 2023, pendapatan dari operasional Tol Mabit sebesar Rp 54,04 miliar. Sedangkan beban usaha Rp 128,53 miliar. 

Tahun 2024, pendapatan dari operasional Tol Mabit sebesar Rp 55,07 miliar dengan beban usaha Rp 144,89 miliar. 

Jasa Marga lewat PT JMB memiliki 64,97% saham ruas Tol Mabit. Sisanya 20,04% dimiliki PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan sebesar 14,99% dimiliki PT PP Tbk (PTPP).

"Pada dasarnya, Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan asset recycling pada Jalan Tol Mabit, tetapi dalam tahap penjajakan dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait rencana pengembangan konsesi jalan tol tersebut atau alternatif lainnya sesuai dengan ketentuan perjanjian pengusahaan jalan tol," kata Ari Wibowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo China Airlines x BCA 2026: Terbang ke Asia, Eropa & Amerika Hemat hingga 15%

Nikmati  promo China Airlines berupa potongan harga tiket hingga 15% bagi pengguna BCA. Simak daftar rute lengkap dan periode keberangkatannya.

6 Tips Warren Buffett Mengatur Uang Pensiun biar Uang Masa Tua Tetap Aman

Simak 6 tips Warren Buffett mengelola uang pensiun, mulai dari dana darurat hingga investasi, agar keuangan tetap stabil di hari tua.  

Perempuan Bisa Mengenali Keunikan dan Potensi Diri melalui 5 Elemen Ini

GIV mengajak perempuan untuk mengenali keunikan dan potensi diri melalui lima elemen berikut ini.    

Simak 6 Ide Trading dari BNI Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (20/10)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Selasa (20/10/2026). Berikut ulasannya .

EXO-L Siap? CGV Resmi Tambah Layar Tiket Konser Live Viewing EXhOrizon [dot] Hari Ini

CGV resmi menambah kuota dan kembali membuka penjualan tiket konser live viewing EXO PLANET #6 hari ini pukul 13.00 WIB. Amankan kursi Anda!

Pagimu Bebas Begah! Batasi 6 Makanan untuk Sarapan yang Bikin Kembung Ini ya

Perut sering terasa penuh dan tidak nyaman setelah sarapan? Bisa jadi makanan untuk sarapan kamu menjadi penyebab utamanya. Cek daftarnya di sini!  

Harga Emas & Buyback Antam Hari Ini (20/10) Kompak Turun Rp 10.000 Cek Harga Terbaru

Harga emas Antam turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.564.000 per gram. Harga buyback juga mengalami kenaikan. Cek selengkapnya!

Jadwal French Open 2026: 8 Wakil RI Turun di Hari Pertama, Ada 2 Duel Merah Putih

Jadwal French Open 2026, terjadi duel Merah Putih di sektor tunggal putra dan ganda putri di babak awal.

7 Film Horor Populer Garapan A24 Paling Menegangkan, Dijamin Bikin Ngeri

Yuk, coba tonton beberapa rekomendasi film horor garapan Studio A24 berikut ini kalau Anda penggemar film horor seram dan menegangkan.​  

HP Infinix Terbaru Rilis Bodi 5,95 mm Tertipis dan Spek Gaming dengan Layar 144Hz

Infinix Zero Flip bawa layar AMOLED 120Hz dan kamera 50MP. Cek selisih fiturnya sebelum Anda memutuskan membeli HP lipat flagship.