M O M S M O N E Y I D
Santai

Menstruasi di Hari Pernikahan? Tenang, Terapkan 6 Tips Mudah Berikut

Menstruasi di Hari Pernikahan? Tenang, Terapkan 6 Tips Mudah Berikut
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Tips dari beberapa ahli berikut ini bisa Anda gunakan sebagai cara untuk menghadapi menstruasi di hari pernikahan Anda.

Menstruasi di saat tanggal pernikahan memanglah sesuatu yang merepotkan. Persiapan ekstra tentunya harus dilakukan agar acara pernikahan tak terganggu dengan masalah datang bulan.

Namun, apabila tanggal sudah ditentukan dan datang bulan datang secara tiba-tiba tentu saja tak banyak cara yang dapat dilakukan.

Ada metode aman yang disarankan oleh Dr. Amy Roskin, MD, Medic Executive Officer The Pill Club dan OB-GYN bersertifikat melalui laman Brides untuk menangani rasa tidak nyaman saat menstruasi di hari pernikahan, lo.

"Banyak orang menemukan bahwa obat-obatan tertentu yang dijual bebas seperti ibuprofen, naproxen, atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lainnya dapat membantu mengurangi aliran darah serta kram menstruasi," katanya.

Selain menyiapkan penanganan ekstra saat acara pernikahan, gunakan juga tips-tips berikut ini ya.

Baca Juga: Macam-Macam Jenis Celana Dalam Wanita, Tak Cuma G-String

Konsultasi dengan dokter

Berbicara dengan profesional akan membantu Anda memahami metode pencegahan menstruasi mana yang tepat untuk Anda, beserta risiko atau efek samping yang mungkin terjadi.

Dr Sophia Yen, MD, MPH, Dewan Kedokteran Remaja dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, mengatakan kepada laman The Knot, Anda harus selalu berkonsultasi dengan profesional medis sebelum mengambil keputusan apa pun terkait kesehatan, terutama dalam hal pencegahan menstruasi.

"Anda dapat berbicara dengan dokter kandungan, atau juga dapat mencari bantuan dari praktik keluarga Anda atau dokter penyakit dalam," tambahnya.

Pakai alat kontrasepsi

Jika Anda khawatir tentang kemungkinan siklus menstruasi muncul di sekitar hari pernikahan Anda, ada cara untuk mengontrol menstruasi. Pasien yang menggunakan kontrasepsi hormonal dapat memilih untuk tidak mengonsumsi pil plasebo, yang dapat menurunkan kemungkinan menstruasi sama sekali.

"Ini adalah cara yang aman dan efektif untuk memastikan Anda tidak menstruasi dan tidak perlu khawatir," kata Dr. Roskin dalam laman Brides.

Gunakan celana menstruasi

Celana menstruasi ini adalah pembalut yang berbentuk celana. Sudah banyak produk yang menyediakan pembalut dalam bentuk celana menstruasi. Tentu saja akan lebih nyaman digunakan karena Anda tak perlu takut bocor seperti memakai pembalut biasa.

Selain itu, pergerakan Anda juga lebih mudah karena bentuk pembalut yang seperti celana.

Baca Juga: 5 Manfaat Traveling untuk Kesehatan Mental Menurut Para Ahli, Bisa Tekan Depresi

Gunakan menstrual cup

Jika tak lagi memungkinkan untuk mengubah tanggal pernikahan yang telah disetujui, maka cara lainnya adalah dengan menyiapkan perlengkapan datang bulan Anda.

Laman Flo menjelaskan, penggunaan menstrual cup lebih disarankan karena ia mampu menampung darah menstruasi selama kurang lebih 12 jam tanpa perlu mengosongkannya. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu sebelum pernikahan Anda agar terbiasa dengan alat ini.

Siapkan peralatan cadangan

Menyiapkan cadangan seperti pembalut, tampon, atau pereda nyeri juga perlu Anda siapkan. Agar Anda tetap dapat tampil prima di hari pernikahan Anda.

Dengan menyiapkan peralatan cadangan, maka Anda tak perlu merasa cemas atau khawatir mengenai menstruasi di hari pernikahan Anda. Pastikan Anda selalu membawa cadangan tersebut dekat dengan Anda.

Gunakan aplikasi period tracker

Aplikasi pelacak menstruasi dapat Anda gunakan agar Anda bisa mengetahui tanggal dan waktu yang tepat untuk melangsungkan acara pernikahan.

Aplikasi tersebut akan memberikan prediksi tanggal datang bulan Anda kemungkinan datang. Sehingga, Anda bisa menyiapkan diri atau mungkin tidak menempatkannya di hari pernikahan Anda.

Demikianlah tadi beberapa cara dan tips berguna yang bisa digunakan untuk menghadapi menstruasi di saat hari pernikahan. Semoga membantu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.