M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mencari Pengharum Ruangan Alami? Gunakan Bahan-Bahan Dapur Ini!

Mencari Pengharum Ruangan Alami? Gunakan Bahan-Bahan Dapur Ini!
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Di samping kebersihan dan kerapian rumah, bau atau aroma ternyata juga menjadi faktor penentu kenyamanan seseorang saat menempati suatu rumah.

Jika rumah yang sudah rapi dan bersih memiliki bau tidak sedap, tentu Anda merasa kurang nyaman. Oleh karena itu, bau tidak sedap tersebut perlu disingkirkan dengan segera.

Salah satu cara termudah untuk menyingkirkan bau tidak sedap adalah dengan menggunakan pengharum ruangan yang banyak dijual di pasaran.

Baca Juga: Rawan Berdebu, Simak Tips Membersihkan dan Merawat Gorden di Rumah

Namun, tahukah Anda jika ada beragam bahan dapur yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami? Jadi, tak perlu repot-repot membeli pengharum ruangan dan berakhir menghasilkan sampah, Anda bisa menggunakan bahan-bahan dapur berikut dengan mudah.

Bahan dapur apa saja yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak penjelasannya berikut ini, ya!

Baking soda

Baking soda untuk pengharum ruangan alami
Baking soda untuk pengharum ruangan alami

Dikutip dari laman Pique Life, sebenarnya baking soda atau soda kue tidak memiliki bau atau wangi tertentu sehingga tidak dapat disebut sebagai pengharum ruangan. Namun, bahan dapur ini memiliki sifat yang bisa menyerap bau tidak sedap, sehingga bisa digunakan untuk menyingkirkan bau di dalam rumah.

Cara menggunakannya pun mudah, yaitu dengan menuangkan baking soda ke dalam mangkuk kecil dan menempatkan mangkuk tersebut di area tertentu, misalnya di dapur atau di dalam kulkas. Biarkan mangkuk tersebut semalaman supaya bau tidak sedapnya terserap dengan sempurna.

Cuka

Cuka untuk pengharum ruangan alami
Cuka untuk pengharum ruangan alami

Sama seperti baking soda, cuka juga dapat membantu menetralisir dan mengurangi bau tidak sedap di suatu ruangan.

Anda bisa menuangkan cuka di mangkuk kecil dan membiarkannya semalaman untuk menyingkirkan bau tidak sedap, atau menyemprotkannya langsung ke udara. Jangan khawatir dengan bau cuka yang tajam dan menyengat, karena baunya akan hilang dalam waktu singkat. Jika baunya dirasa terlalu kuat, Anda bisa mencampur cuka dengan air matang.

Baca Juga: Cuka Bisa Digunakan untuk Membersihkan Benda Ini, Coba Yuk!

Bubuk kopi

Bubuk kopi untuk pengharum ruangan alami
Bubuk kopi untuk pengharum ruangan alami

Anda suka minum kopi tubruk? Jika ya, jangan langsung membuang bubuk kopinya setelah selesai diseduh. Sebab, bubuk kopi ternyata ampuh dalam menetralisir bau tidak sedap dan dapat berperan sebagai pengharum ruangan, lo.

Caranya, saring ampas bubuk kopi (pastikan tanpa campuran gula), biarkan kering, lalu letakkan di mangkuk kecil dan tempatkan di area-area yang menurut Anda baunya kurang sedap, misalnya di dapur. Anda juga bisa menggunakan bubuk kopi yang belum diseduh.

Baca Juga: Urutan Membersihkan Rumah yang Tepat, Sudah Tahu Belum?

Jeruk dan lemon

Irisan lemon untuk pengharum ruangan alami
Irisan lemon untuk pengharum ruangan alami

Melansir laman The Yummy Life, buah sitrus seperti jeruk dan lemon ampuh memberikan wangi yang segar sehingga dapat digunakan sebagai pengharum ruangan alami.

Untuk membuat pengharum ruangan dari jeruk dan lemon, salah satu cara termudah adalah dengan membuat simmer pot atau rebusan buah. Caranya, iris jeruk atau lemon (bisa campuran keduanya), tambahkan cengkeh dan kayu manis, kemudian rebus di dalam panci kecil dengan api kecil selama beberapa jam supaya wanginya menyebar ke seluruh rumah.

Herba dan rempah-rempah

Kayu manis untuk pengharum ruangan alami
Kayu manis untuk pengharum ruangan alami

Terakhir, Anda bisa menggunakan herbs atau tanaman herba dan rempah-rempah yang wangi sebagai pengharum ruangan alami.

Dikutip dari Taste of Home, beberapa tanaman herba dan rempah yang cocok digunakan sebagai pengharum ruangan adalah mint, rosemary, thyme, cengkeh, hingga kayu manis. Anda pun bisa menggunakan herba dan rempah tersebut sebagai campuran rebusan pada poin sebelumnya.

Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita Tembus Semifinal

Hasil Hylo Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (30/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menembus semifinal.

Rumah Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Penyimpanan dari IKEA

Rumah rapi belum tentu praktis dan mudah dalam menemukan barang, IKEA Indonesia membagikan tips penataan tempat penyimpanan.

Ikut Rawat Kesenian Lokal, Kopi Oplet Dukung Drama Musikal Betawi Raja Linglung

Kopi Oplet menjadi salah satu sponsor pertunjukan drama musikal bertajuk Betawi Raja Linglung persembahan Sanggar Oplet Robet​.

Ada Fitur Pemurni Udara hingga Kontrol Suara di AC Terbaru TCL

​Tak hanya mendinginkan ruangan, AC terbaru TCL menawarkan fitur pemurni udara, pengaturan lewat smartphone, hingga pemantauan konsumsi listrik.

Dividen Interim JPFA Rp 90 per Saham, Potensi Yield 5,17%

Japfa akan membagikan dividen interim senilai Rp 90 per saham. Simak jadwal cum date hingga pembayaran dividen interim JPFA.

Belanja Sambil Kumpulkan Botol Bekas, Ada Hadiah Sabun dari Super Indo

Pelanggan bisa membawa botol bekas PZ Cussons atau Super Indo 365 saat berbelanja untuk mendapatkan  sabun gratis.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (31/10): 25 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 31 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat & Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Dividen Interim UNTR Rp 430 per saham, Cek Jadwal Cum Date

Potensi yield dividen UNTR sekitar 1,77% berdasarkan harga saham Rp 24.200 pada Jumat (30/10).      

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Turun, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,34 Juta

Harga buyback emas hari ini, Jumat (30/10) kompak turun. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Pumping ASI di Tengah Kesibukan, Ini Cara Ibu Tetap Nyaman dan Rileks

Selain memperhatikan jadwal pumping, ibu menyusui juga perlu menyediakan waktu untuk beristirahat serta menjaga kondisi emosional.