M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Maspion Kembangkan Usaha Lewat Transformasi Digital

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Untuk mendukung berbagai aktivitas dalam rumah, banyak orang akan selektif dalam pemilihan perabot rumah tangga. Tidak hanya canggih secara teknologi, konsumen kini juga lebih memilih produk yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Tren perilaku konsumen ini tentunya menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis peralatan rumah tangga untuk berinovasi dalam menghadirkan produk yang praktis dan efisien dalam memenuhi kebutuhan konsumen, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Brand lokal di industri peralatan rumah tangga melihat peluang untuk menghadirkan produk berkualitas ke konsumennya. Salah satunya Maspion, brand lokal yang sudah lebih dari setengah abad yang dikenal akan produk peralatan rumah tangganya.

Prasetyo Alim, Direktur Maspion Electronic, berbagi cerita tentang perjalanan Maspion di awal 1960-an yang didirikan oleh Alim Husin bersama saudaranya, Gunardi. Dimulai dengan memproduksi lampu teplok dari aluminium dan logam, Maspion terus berinovasi dan kini memproduksi berbagai peralatan rumah tangga berteknologi tinggi seperti penggorengan elektrik, penyedot debu, oven, dan masih banyak lagi.

Pria yang akrab disapa Prasetyo ini, menceritakan awalnya Maspion hanya memiliki delapan karyawan, namun Maspion kini berhasil menjadi brand peralatan rumah tangga terkemuka yang berkontribusi besar terhadap perekonomian lokal, menyediakan lapangan pekerjaan untuk lebih dari 20.000 orang.

Baca Juga: Rocketindo Perkuat Bisnis Brand dengan Layanan Omni-Channel di Indonesia

Prasetyo menyebut maspion terus berkembang menciptakan produk elektronik berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan mencerminkan filosofi perusahaan "Cintailah Produk-Produk Indonesia". Nama Maspion sendiri, katanya lahir dari semangat untuk membangun kepercayaan pada kualitas industri dalam negeri, yang kini melekat dalam tagline ikonik perusahaan.

"Transformasi digital pun turut berperan penting dalam perjalanan Maspion. Kehadiran e-commerce seperti Shopee memberikan kontribusi besar dalam memperluas jangkauan pasar, khususnya ke pasar generasi muda," sebut Prasetyo dalam keterangan resminya, Kamis (6/2).

Melalui berbagai program, fitur interaktif, dan kampanye belanja yang diikuti, Maspion diakui Prasetyo berhasil mencatatkan rata-rata peningkatan pesanan hingga 5 kali lipat pada setiap puncak kampanye belanja Shopee dibandingkan hari biasa.

Melihat peluang besar pertumbuhan e-commerce yang telah menjadi bagian dari  gaya hidup baru masyarakat, Maspion bergabung dengan Shopee sejak enam tahun lalu, untuk memperkuat visibilitas produk-produknya di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Maspion dalam menghadirkan produk berkualitas dengan akses yang lebih mudah bagi konsumen.

Sejak bergabung, Maspion terus berkembang mengoptimalkan berbagai peluang yang ditawarkan oleh ekosistem Shopee, hingga akhirnya bergabung menjadi Shopee Mall guna menyuguhkan pengalaman belanja yang lebih premium dan bergaransi bagi seluruh masyarakat.

Cermat mengikuti tren belanja yang semakin dinamis, Maspion senantiasa adaptif dan inovatif untuk memanfaatkan fitur Shopee Live sebagai kanal penjualan strategis untuk mendongkrak penjualan melalui pengalaman belanja yang lebih interaktif dan personal.

“Melalui fitur interaktif ini, Maspion bisa menyuguhkan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan holistik bagi para pelanggan setia kami. Shopee Live juga terbukti menjadi saluran yang sangat efektif bagi Maspion, terutama saat kampanye belanja seperti tanggal kembar dan momen payday, di mana mereka berhasil mencatatkan peningkatan pesanan hingga 50 persen dibandingkan hari biasa,” tambah Prasetyo.

Baca Juga: Begini Cara Mudah Isi Saldo Flazz BCA, BRIZZI, dan e-Money Mandiri

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Hari Ini (18/8) Naik Rp 18.000, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru

Harga emas Antam pada Selasa (18/8), naik Rp 18.000 menjadi Rp 2.695.000 per gram. Harga buyback menguat Rp 25.000 menjadi Rp 2.555.000 per gram.​

BMKG Mencatat Ada 2.119 Gempa Susulan pasca Gempa Flores Magnitudo 7,7

Hingga 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat, total ada 2.119 gempa susulan alias aftershock.

BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI 18 Agustus Bawa 8 Tuntutan Ini

BEM UI kembali turun ke jalan menggelar demo di Bundaran HI pada Selasa, 18 Agustus 2026. Mahasiswa mengusung aksi untuk menyuarakan 8 tuntutan.

IHSG Masih Bisa Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (18/8)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (18/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.

Cek Daftar Promo HokBen Spesial Kemerdekaan 2026, Banyak Diskon Menu Favorit

Nikmati ragam menu favorit mulai Rp 17.000-an lewat promo HokBen Spesial Kemerdekaan sampai 21 Agustus 2026. Yuk, serbu paket hematnya!

IHSG Diproyeksi Sideways, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (18/8)

IHSG berpotensi bergerak sideways pada perdagangan Selasa (18/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Belajar Minum Mandiri, Ini Panduan Memilih Cup Anak Sesuai Usia

​Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda saat belajar minum. Karena itu, penggunaan cup sebaiknya disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.

HP Samsung 1 Jutaan: Desain Ala Flagship S24 Kini Hadir di HP Android Murah

Desain ala flagship S24 kini hadir di HP murah. Ketahui potensi keterbatasan crop 2x dan performanya sebelum Anda membeli.

Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (18/8)

IHSG masih berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (18/8): Galeri24 Turun, UBS Naik

Harga emas Galeri24 di Pegadaian turun tipis pada Selasa (18/8), sementara harga emas UBS justru menguat Rp 10.000 per gram.​