M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Level Rp 17.000 Mengintai Rupiah, Indef Ingatkan Risiko Fiskal Awal 2026

Level Rp 17.000 Mengintai Rupiah, Indef Ingatkan Risiko Fiskal Awal 2026
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus melemah pada awal 2026, mendekati level Rp 17.000 per dollar AS.

Pada akhir perdagangan Selasa (20/1/2026), rupiah spot ditutup di level Rp16.956 per dolar AS, melemah tipis 0,006% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp16.955 per dollar AS.

Pergerakan rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) sejalan dengan rupiah spot. Rupiah Jisdor tercatat melemah 0,27% ke level Rp16.981 per dollar AS, yang sekaligus menjadi posisi terburuk sepanjang sejarah.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman menilai, pelemahan rupiah di awal 2026 mencerminkan semakin dominannya faktor domestik dalam menentukan pergerakan nilai tukar, bukan semata-mata pengaruh global.

Menurut Rizal, melemahnya Dollar Index yang tidak diikuti penguatan rupiah mengindikasikan adanya persoalan kepercayaan (confidence issue) di dalam negeri, terutama terkait persepsi risiko fiskal. 

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (21/1)

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mendekati batas 3% terhadap PDB, kebutuhan pembiayaan yang besar di awal tahun, serta ketidakpastian arah belanja pemerintah dinilai membentuk premi risiko baru di mata investor.

"Arus keluar dana asing dari pasar SBN memang terlihat, tetapi itu lebih merupakan reaksi rasional investor terhadap meningkatnya risiko, bukan menjadi penyebab utama," ujar Rizal saat dihubungi, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, tekanan terhadap rupiah juga diperkuat oleh permintaan valuta asing yang bersifat struktural dari sektor korporasi. Hingga saat ini, kebutuhan valas tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh pasokan devisa yang memadai.

Rizal menilai, pelemahan rupiah pada kuartal I 2026 dalam jangka pendek masih tergolong dapat dikelola (manageable), namun tidak bisa diabaikan. 

Level Rp 17.000 per dollar AS berpotensi diuji, bukan karena adanya krisis, melainkan akibat kombinasi tekanan musiman, sentimen fiskal, serta sikap kehati-hatian investor global terhadap pasar negara berkembang.

Baca Juga: IHSG Rawan Koreksi Hari Ini, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Rabu (21/1/2026)

“Selama otoritas mampu menjaga kredibilitas kebijakan dan cadangan devisa tetap kuat, pelemahan ini seharusnya bersifat sementara. Namun, jika ketidakpastian fiskal terus dibiarkan dan komunikasi kebijakan tidak konsisten, volatilitas bisa menjadi lebih persisten dan menggerus kepercayaan pasar,” jelasnya.

Ke depan, Rizal menilai ruang penguatan rupiah masih terbuka, tetapi sangat bergantung pada kualitas respons kebijakan. 

Stabilitas nilai tukar, menurut dia, tidak cukup dijaga melalui intervensi moneter semata, melainkan membutuhkan sinyal kuat dari sisi fiskal, terutama terkait disiplin belanja, prioritas program produktif, serta strategi pembiayaan yang kredibel.

Tanpa perbaikan di sisi tersebut, potensi masuknya devisa dari ekspor dan investasi langsung dinilai akan terbatas, sehingga rupiah cenderung bergerak defensif. 

Dengan asumsi tidak ada guncangan eksternal besar, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 16.600–Rp 17.000 per dollar AS pada kuartal I 2026 dan Rp 16.400–Rp 16.900 per dollar AS sepanjang 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Manfaat Masker Matcha yang Bikin Wajah Bebas Jerawat dan Glowing Alami

Masker matcha kini menjadi salah satu perawatan kulit alami yang sangat populer. Berikut adalah 4 manfaat masker matcha untuk wajah.

Tips Mengoptimalkan Area Rumah yang Sering Terlupakan

IKEA Indonesia mengajak masyarakat melihat kembali ruang-ruang yang kerap terlupakan seperti area laundry hingga ruang utilitas.  

Tak Perlu Olah Data Rumit, AI Ini Bisa Bantu Analisis Lokasi

​Bvarta memperkenalkan Lokasi AI, teknologi yang membantu pengguna memahami kondisi suatu lokasi berdasarkan berbagai data spasial.

Dari Gadget sampai Perkebunan, Begini AI Dimanfaatkan

​Penggunaan AI ternyata tak sebatas chatbot dan pembuatan konten tetapi bisa membantu berbagai pekerjaan, termasuk memprediksi hasil produksi.

Pertama Kali Syuting di Luar Negeri, Caitlin Halderman Mengaku Ketagihan

Cerita pengalaman Caitlin Halderman syuting di luar negeri untuk pertama kalinya. Proses syuting berlangsung selama satu bulan

Siapa Riska dalam Serial Drama The Hidden Hand, Ini Sinopsisnya

Rahasia dibalik sosok Riska yang menjadi pemain utama dalam drama The Hidden Hand. Penonton diajak menerka-nerka posisi Riska dalam drama ini. 

IHSG Konsolidasi Pekan Ini, Simak 3 Rekomendasi Saham dari IPOT

IPOT mencermati level support 6.370, dan merekomendasikan ANTM, MTEL, serta IMPC untuk trading pekan ini.

Tayang 12 November, Film Lagi Probation Soroti Kisah First Jobber Kejar Status Tetap

Base Entertainment menghadirkan film drama komedi terbaru berjudul Lagi Probation karya sutradara Archie Hekagery. 

Dibuat Dekil dan Belang, Caitlin Halderman Perankan Riska dalam Drama The Hidden Hand

Caitlin mengungkapkan perubahannya memerankan Riska, membantunya meninggalkan citra yang selama ini dikenal penonton.

Masih Hujan Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (22/9) dari BMKG

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 22 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.