M O M S M O N E Y I D
AturUang

Lebih Kekinian, Bank Mandiri Rilis QRIS Tap di Livin’ by Mandiri

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Bank Mandiri terus menghadirkan inovasi dalam layanan digital. Kali ini, melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, Bank Mandiri resmi meluncurkan fitur QRIS Tap, solusi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) dari Bank Indonesia (BI).

Dengan fitur QRIS Tap, nasabah dapat melakukan transaksi lebih cepat dan praktis tanpa perlu memindai QR code secara manual. Adapun, fitur QRIS Tap Livin’ tersedia untuk perangkat Android dengan fitur NFC dan akan terus dikembangkan untuk kompatibilitas yang lebih luas.

Sebagai bank yang menerapkan QRIS Tap untuk moda transportasi MRT Jakarta, Bank Mandiri menghadirkan layanan ini untuk perjalanan naik MRT dari Stasiun Bundaran HI dan turun di Stasiun Lebak Bulus, begitu juga sebaliknya. Ke depan, implementasi QRIS Tap akan diperluas ke seluruh jaringan MRT, TransJakarta, LRT, serta berbagai moda transportasi lainnya.

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri, Timothy Utama mengatakan, bahwa implementasi QRIS Tap NFC merupakan langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

Selanjutnya, Bank Mandiri terus berinovasi menghadirkan solusi pembayaran yang seamless dan efisien, terutama bagi sektor dengan kebutuhan transaksi tinggi seperti transportasi dan ritel. “QRIS Tap tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga mendukung akselerasi ekonomi digital di Indonesia,” kata Tim dari rilis yang diterima momsmonye.id, Jumat (14/3).

Baca Juga: Ramadan dan Idul Fitri, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai sebesar Rp 31,6 Triliun

Bank Mandiri sendiri telah memiliki infrastruktur yang kuat untuk mendukung ekosistem pembayaran digital. Saat ini, tercatat ada ratusan ribu mesin EDC Bank Mandiri di berbagai merchant favorit, yang akan menjadi bagian dari implementasi QRIS Tap. Sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna, Bank Mandiri juga menghadirkan promo spesial berupa cashback 50% naik MRT Jakarta dari Stasiun Bundaran HI dan turun di Stasiun Lebak Bulus maupun sebaliknya menggunakan QRIS Tap Livin’. Promo ini berlaku mulai dari 14 Maret - 13 April 2025.

Selain sektor transportasi, fitur QRIS Tap juga diharapkan dapat diadopsi oleh lebih banyak merchant yang menggunakan mesin EDC, termasuk UMKM, ritel, restoran cepat saji, dan berbagai layanan lainnya. Dengan semakin luasnya penerapan teknologi ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan transaksi digital yang lebih inklusif dan memberdayakan pelaku usaha di berbagai sektor.

Untuk menggunakan fitur QRIS Tap di Livin’ by Mandiri, nasabah perlu memastikan smartphone mereka memiliki fitur NFC yang aktif. Selanjutnya, buka aplikasi Livin’ by Mandiri, masuk ke menu QR Bayar, dan klik menu Tampilkan QR. Setelah memasukkan PIN, nasabah bisa langsung melakukan pembayaran dengan mendekatkan ponsel ke terminal atau mesin pembayaran yang mendukung QRIS Tap NFC.

QRIS Tap tidak menggantikan metode QRIS yang sudah ada, tetapi justru menjadi pelengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang lebih cepat dan efisien. “Khususnya di sektor transportasi, fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna dengan proses pembayaran yang lebih praktis dan minim hambatan, sehingga mendukung pengalaman transaksi yang lebih seamless," jelas Tim.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Februari 2025, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus angka lebih dari 30 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri telah mencapai Rp 678 triliun. Realisasi tersebut menegaskan tingginya adopsi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital Bank Mandiri.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Bank Mandiri 2025 Dibuka 10 Maret! Daftar Sekarang Juga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.