M O M S M O N E Y I D
Santai

Lazada Menjadi Mitra e-Commerce Asia Tenggara Pertama di UEFA EURO 2024

Reporter: Venny Suryanto  |  Editor: Venny Suryanto


MOMSMONEY.ID - Lazada mengumumkan kemitraan resmi dengan UEFAEURO 2024. Kerja sama ini menjadikan Lazada sebagai mitra e-Commerce Asia Tenggara pertama dalam acara sepak bola yang sangat dinantikan di seluruh dunia. 

Kemitraan eksklusif ini sejalan dengan perjanjian yang sudah ada antara platform e-Commerce B2C AliExpress dengan UEFAEURO 2024. 

Mengutip rilis resmi Lazada yang diterima oleh Momsmoney, kerjasama ini sebagai bagian dari kemitraan dengan kompetisi internasional level Eropa, yang kali ini digelar di Jerman.

Lazada mengundang para penggemar sepak bola dan konsumen untuk ikut dalam kemeriahan turnamen dengan diskon dan penawaran heboh yang ditawarkan selama Pesta Bola Sale yang berlangsung mulai tanggal 1-3 Juli 2024.

Pesta Bola Sale menawarkan diskon hingga 70% untuk produk-produk olahraga serta kegiatan dan hobi luar ruang lainnya termasuk traveling, beragam baju bola di bawah Rp 50.000, juga gratis ongkir yang selalu bisa didapatkan di aplikasi Lazada. 

Baca Juga: Lazada Berkolaborasi dengan Meta, Ini Manfaatnya Bagi Para Seller

Untuk menambah keseruan dalam kampanye ini, Lazada juga akan merilis merchandise berupa piyama jersey edisi terbatas, yang dapat dimenangkan oleh para penggemar sepak bola melalui kompetisi interaktif di media sosial 

Anda juga berpeluang mendapatkan "gol" penawaran tak terlupakan selama Penjualan Pesta Bola Sale mulai 1-3 Juli 2024. Konsumen di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam dapat berbelanja sepuasnya dengan promo spesial di semua kategori. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.