M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Langkah dan Upaya Menggulirkan Roda Usaha di Daerah Terdampak Bencana

Langkah dan Upaya Menggulirkan Roda Usaha di Daerah Terdampak Bencana
Reporter: Markus Sumartomdjon  |  Editor: Markus Sumartomdjon


MOMSMONEY.ID - Usaha yang terdampak bencana perlu segera dibenahi agar bisa Kembali berjalan seperti sedia kala. Untuk itu Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuat program yang bisa mempercepat pemulihan usaha di daerah terdampak. Salah satunya di Kepulauan Nisa, Sumatra Utara. 

Ada tiga program intervensi terintegrasi bagi 178 pengusaha UMKM di Kepulauan Nias yang terdampak bencana. 
Melalui Deputi Bidang Kewirausahaan, ketiga program tersebut difokuskan pada perluasan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas produksi, dan perluasan akses pasar guna membantu pengusaha UMKM memulihkan kegiatan usaha sekaligus meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Fungsional Pengembang Kewirausahaan Ahli Utama Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim, mengatakan pendekatan yang dilakukan tidak sebatas memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga membangun ekosistem kewirausahaan yang tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

"Kementerian UMKM ingin membangun wirausaha yang tidak hanya tangguh menghadapi krisis, tetapi juga mampu beradaptasi dan menangkap peluang pertumbuhan baru di pasar nasional maupun digital," ujar Arif di keterangan dikutip Jumat (23/10).

Baca Juga: Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Menurutnya, pemulihan ekonomi tidak cukup hanya dengan mengembalikan aktivitas usaha seperti sebelum bencana. Pengusaha UMKM juga perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan, meningkatkan kualitas produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas agar memiliki ketahanan usaha dalam jangka panjang.

"Langkah ini diambil guna memastikan wirausaha lokal tidak hanya bangkit dari dampak bencana, tetapi juga memiliki fondasi bisnis yang tangguh, produktif, serta berdaya saing secara berkelanjutan," katanya.

Arif memaparkan, ketiga program intervensi tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan pengusaha UMKM di lapangan, dengan pendekatan pendampingan yang disesuaikan dengan tantangan pada setiap aspek usaha.

Program pertama adalah Perluasan Akses Pembiayaan Wirausaha yang menyasar 58 pengusaha UMKM. Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Sumut, program ini berfokus pada peningkatan literasi keuangan, kesiapan mengakses pembiayaan, serta kemampuan mengelola keuangan usaha secara lebih profesional.

Program kedua adalah Peningkatan Kapasitas Produksi yang diikuti 63 pengusaha UMKM. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan manajerial, efisiensi operasional, volume dan kualitas produksi, serta kemampuan menyesuaikan produk dengan perkembangan kebutuhan dan tren pasar.

Pelaksanaannya melibatkan Universitas Nias dan pendamping UMKM untuk membantu pengusaha meningkatkan produktivitas sekaligus membangun proses usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sementara itu, program ketiga adalah Perluasan Akses Pasar Wirausaha yang menyasar 57 pengusaha UMKM. Program ini membuka peluang pemasaran melalui perluasan jaringan kemitraan bisnis dan pemanfaatan platform digital dengan dukungan Universitas Nias, Mowiee, serta Narsis Digital.

Selain memperluas jangkauan pemasaran, para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai peluang menjadi penyedia barang dan jasa pemerintah melalui sistem pengadaan elektronik.

Ia menekankan bahwa keterhubungan antara pembiayaan, produksi, dan pemasaran menjadi faktor penting dalam menciptakan pemulihan usaha yang berkelanjutan. Dengan akses pembiayaan yang memadai, kapasitas produksi yang meningkat, dan pasar yang semakin terbuka, pengusaha UMKM diharapkan mampu membangun usaha yang lebih mandiri dan kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Telur Bebas Sangkar, Kenali Sistem Pemeliharaan Ayam Petelur

Telur bebas sangkar atau cage-free berasal dari ayam petelur yang dipelihara tanpa kandang baterai. ​

Mau Investasi Properti, Intip Peluang di Luar Jakarta

​JLL menyoroti peluang investasi properti di Indonesia, dari kawasan industri dan logistik, pusat data,  serta alih fungsi gedung. 

Kenangan Festival Bawa Naykilla hingga Yura Yunita, Tiket General Dijual Besok

Digelar 7 November, penjualan tiket reguler Kenangan Festival dibuka Sabtu, 24 Oktober mulai pukul 13.00 WIB.

Langkah dan Upaya Menggulirkan Roda Usaha di Daerah Terdampak Bencana

Kementerian UMKM membuat program untuk mempercepat pemulihan roda usaha di daerah yang terkena bencana.

Lewat Kenangan Festival, Penikmat Musik Diajak Nostalgia dan Rayakan Perjalanan Hidup

Kenangan Festival digelar di Tennis Indoor Senayan GBK​ pada 7 November​ mendatang. Penonton diajak bernostalgia dan rayakan perjalanan hidup.

Ada Kartika Sari hingga Batagor Kahuripan di Little Bandung Blok M

​GoFood menghadirkan lima kuliner asal Bandung di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada 23-25 Oktober 2026 melalui Little Bandung by GoFood.

Pengguna Akun Indodax, Waspadai Penipuan Berkedok Customer Support

Penipu bisa menyamar sebagai Customer Support melalui telepon, media sosial, hingga situs palsu. Simak cara memverifikasi kontak resmi Indodax.

Hasil French Open 2026: Ubed Tembus Semifinal Pertama Super 750

Hasil French Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (23/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah menembus babak semifinal pertama Super 750.

Katalog Promo Roti'O Oktober 2026, Bundling Pastry hingga Gratis Ice Cream

Beli Roti'O bisa dapat gratis Ice Cream atau Goodie Bag selama periode promo Roti'O edisi Oktober 2026. Cek penawaran menariknya!

Hati-Hati! 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa jadi Penyebab Eksim Kulit

Ketahui berbagai kebiasaan harian yang menjadi penyebab eksim kulit seperti jenis kain pakaian hingga penggunaan sabun berparfum.