M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Lakukan Perawatan Ini Untuk Bantu Tingkatkan Kolagen dalam Tubuh

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Ternyata, ada perawatan rutin yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kolagen dalam tubuh. Jadi, Anda tidak perlu mengonsumsi suplemen kolagen. 

Kolagen adalah satu protein yang paling banyak ada dalam tubuh kita. Kolagen banyak ditemukan pada tulang, otot, dan ligamen Anda. 

Pada kulit, kolagen membantu membentuk jaringan serat sehingga sel-sel  kulit baru dapat tumbuh.

Melansir Byrdie, dengan bantuan elastin, kolagen menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda. Menariknya, kolagen adalah istilah yang berasal dari Greek yaitu Kolla yang bermakna gula. 

Baca Juga: Infobip Ungkap Lima Penipuan Lewat Pesan Singkat

Nah, seiring bertambahnya usia produksi kolagen dalam tubuh semakin berkurang dan kualitasnya semakin turun. Sehingga, membuat kulit mudah kendur dan berkeriput.

Namun, ada cara efektif yang bisa meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh, lo. Ini cara meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh:

Antioksidan

Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan yang terdiri dari vitamin E, vitamin C dan zinc sangat membantu tubuh menciptakan kolagen baru. Makanan tersebut antara lain ikan, beri-berian, sayuran hijau, teh hijau, dan teh putih. 

Sunscreen

Sunscreen adalah langkah pertama untuk mencegah penuaan. Setiap hari Anda terkena sinar UV yang bisa menyebabkan penurnan kolagen.

Nah, dengan menggunakan sunscreen minimal SPF 30 hingga 50 setiap hari, Anda bisa memperlambat penurunan kualitas kolagen.

Retinoid

Retinoid adalah turunan dari vitamin A yang merupakan kunci dari semua perawatan kulit untuk mencegah penuaan dini. Retinoid termasuk retinol secara langsung meningkatkan regulasi genetik dan sel kita yang terlibat dalam produksi kolagen. 

Baca Juga: Lupa EFIN? Tenang, Begini Cara Mengatasinya!

Perawatan kecantikan 

Microneeding adalah salah satu prosedur profesional yang menggunakan jarum kecil untuk menembus kulit. Cedera yang diakibatkan jarum kecil ini bisa menstimulasi perbaikan secara alami yang bisa dilakukan tubuh untuk membangun kembali kolagen di kulit. 

Mengubah gaya hidup

Kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari juga bisa berkontribusi pada produksi kolagen. Kebiasaan merokok atau konsumsi tinggi karbohidrat dan gula bisa menurunkan produksi kolaen. 

Jadi, Anda sebenarnya tidak perlu mengonsumsi suplemen kolagen untuk meningkatkan produksi kolagen pada tubuh. Namun, mengonsumsi suplemen kolagen juga aman bagi tubuh jika Anda menyukainya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.