MOMSMONEY.ID - PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) mencatatkan perbaikan kinerja operasional sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Investor yang ingin mengoleksi saham REAL perlu mencermati katalis ini.
Emiten properti ini membukukan laba usaha sebesar Rp 660,73 juta per 30 September 2026, melonjak sekitar 626% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 90,98 juta.
Berdasarkan siaran pers Repower Asia Indonesia, Minggu (1/11), peningkatan laba usaha tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan beban operasional.
REAL mencatatkan penjualan sebesar Rp 9,24 miliar, meningkat 23,8% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp 7,46 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, laba bruto perseroan tumbuh sekitar 19% menjadi Rp 3,98 miliar.
Di sisi lain, total beban operasional hanya meningkat sekitar 2% dari Rp 3,25 miliar menjadi Rp 3,32 miliar. Kondisi tersebut turut mendorong margin laba usaha REAL meningkat dari sekitar 1,22% menjadi 7,15%.
Baca Juga: Dividen Interim JPFA Rp 90 per Saham, Potensi Yield 5,17%
Direktur REAL Sjafardamsyah mengatakan, pertumbuhan laba usaha yang signifikan menjadi perkembangan positif bagi perseroan.
"Pertumbuhan laba usaha yang signifikan pada periode ini merupakan perkembangan positif bagi perseroan. Kami melihat adanya perbaikan kinerja operasional seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan pengelolaan beban usaha yang lebih terjaga," ujar Sjafardamsyah dalam siaran pers Minggu (1/11).
Dia menambahkan, REAL akan terus berupaya meningkatkan efektivitas operasional, mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki, serta mengembangkan peluang usaha baru untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Meski demikian, laba bersih REAL tercatat sebesar Rp 409,89 juta, meningkat tipis dibanding Rp 397,99 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi prospek saham, Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji menilai, sentimen REAL bertumpu pada potensi pemulihan sektor properti melalui pengembangan proyek residensial dan komersial, khususnya di kawasan Jabodetabek.
Baca Juga: Dividen Interim UNTR Rp 430 per saham, Cek Jadwal Cum Date
Menurut Nafan, prospek kebutuhan hunian serta peluang peningkatan daya beli masyarakat apabila suku bunga bergerak lebih akomodatif dapat menjadi sentimen pendukung bagi perseroan.
REAL memiliki sejumlah proyek potensial, seperti Botanical Puri Asri di Depok dan Pejaten Office Park. Kedua proyek tersebut berpeluang menjadi katalis pertumbuhan pendapatan melalui percepatan pemasaran, penjualan, serta serah terima unit properti.
"Katalis utama yang perlu dicermati investor adalah keberhasilan perseroan dalam memonetisasi proyek eksisting, mengembangkan portofolio properti, serta meningkatkan arus kas operasional," kata Nafan dalam keterangan tertulis, Senin (2/11).
Hanya, Nafan belum memberikan rekomendasi investasi (not rated) untuk saham REAL. Sementara level support saham REAL berada di 30 dan resistance di 39.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News