M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Kulit Anak Terbakar Matahari? Atasi dengan Beberapa Cara Rumahan Ini

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Penggunaan tabir surya, pakaian tertutup, dan menghindari sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga 4 sore memang dapat mencegah kulit anak dari sunburn atau terbakar matahari.

Namun, apabila sudah terlanjur, maka sensasi menyakitkan, kemerahan, mengelupas, dan melepuh besar kemungkinan akan anak rasakan tatkala kulit mereka terbakar matahari.

Guna meringankan dan mencegah kerusakan yang berkepanjangan pada kulit anak yang telah terbakar, ada beberapa cara yang bisa para orang tua upayakan. Selain pengobatan kimia, pengobatan sunburn juga bisa dilakukan dengan cara rumahan yang sederhana. Melansir Parents.com, inilah beberapa cara tersebut.

Baca Juga: Anak Anda Malas? Secara Ilmiah, Ini Beberapa Alasannya

1. Air dingin

Saat kulit si kecil tersengat ganasnya sinar matahari, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendinginkannya. Sehabis beraktivitas, mandikanlah anak dengan menggunakan air bersuhu normal atau air hangat (tidak terlalu panas maupun terlalu dingin) untuk membantu mengatasi kulit mereka yang terbakar matahari.

Pastikan untuk tidak menggosok kulit anak atau menggunakan produk seperti bath oil, sabun, maupun bubble bath karena dapat membuat kulit mereka menjadi kering.

2. Kompres air dingin

Selain mandi air dingin, menggunakan air dingin untuk mengompres bagian kulit anak yang terbakar matahari juga akan membantu mengurangi panas, nyeri, dan bengkak yang mereka alami.

Bungkuslah air dingin yang sudah berbentuk es dengan menggunakan handuk lembut dan tempelkan pada kulit anak yang mengalami luka bakar. Membungkus es dengan handuk berguna untuk mencegah kerusakan lebih parah pada kulit anak. Kompreslah kulit anak yang terbakar matahari selama 10-15 menit.

3. Lidah buaya

Lidah buaya
Lidah buaya

Lidah buaya merupakan salah satu obat terbaik untuk kulit yang terbakar. Mengoleskan gel lidah buaya ke area kulit anak yang terbakar matahari akan meredakan ketidaknyamanan, mempercepat penyembuhan, sekaligus melembabkan kulit mereka.

Belahlah daun lidah buaya dan oleskan getahnya secara langsung ke kulit anak. Atau, Moms juga bisa menggunakan produk gel lidah buaya murni jika menginginkan cara yang lebih praktis. Kendati demikian, baiknya Moms melakukan tes alergi terlebih dahulu dengan cara mengoleskan sedikit gel lidah buaya ke area kecil kulit anak untuk memastikan apakah anak memiliki reaksi alergi terhadap lidah buaya atau tidak.

4. Madu

Madu telah digunakan sebagai salep luka bakar topikal sejak zaman dahulu. Penelitian menunjukkan bahwa madu kemungkinan besar lebih baik daripada beberapa krim antibiotik dalam hal mempercepat penyembuhan, mengurangi infeksi, dan meminimalkan rasa sakit pada kulit akibat sengatan sinar matahari.

Moms dapat memanfaatkan khasiat madu untuk mengobati luka bakar matahari pada kulit si kecil dengan cara mengoleskannya secara langsung. Namun, apabila buah hati Moms masih berusia di bawah 12 bulan, lewatkanlah metode ini karena konsumsi madu pada anak dengan usia tersebut berisiko membuat anak terkena botulisme.

5. Minyak kelapa

Beberapa ahli merekomendasikan penggunaan minyak kelapa organik untuk melawan kekeringan dan iritasi pada kulit anak.

Meskipun begitu, minyak kelapa hanya boleh dioleskan pada kulit anak setelah kulit mereka mendingin dan lepuhnya hilang. Hal ini dikarenakan zat kental yang ada pada minyak kelapa dapat menjebak panas dan memperburuk gejala jika tidak digunakan pada waktu yang tepat. Setelah beberapa hari usai terbakar, oleskan minyak kelapa sebagai obat alami untuk menyembuhkan kulit si kecil yang tersengat matahari.

6. Teh

Teh hijau
Teh hijau

Cara terakhir yang bisa Moms coba untuk meredakan luka bakar matahari pada kulit anak adalah dengan menempelkan waslap atau kain kasa yang sudah direndam di dalam larutan teh seduh ke area kulit anak yang terbakar. Adapun jenis teh yang bisa Moms pilih antara lain teh chamomile, black tea, maupun green tea.

Nah, dikarenakan teh termasuk bahan alami, teh bahkan dapat diaplikasikan pada area kulit wajah yang terbakar matahari.

Selanjutnya: 5 Cara Mengatasi Anak yang Malas, Simak Tips Berikut Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.