MOMSMONEY.ID - Masalah ketombe sering kali bikin kurang percaya diri karena serpihan putih yang menempel di baju atau rasa gatal yang terus mengganggu di kulit kepala.
Banyak orang mengira ketombe hanya disebabkan oleh salah memilih sampo, jarang keramas, atau faktor kebersihan luar saja. Padahal, kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari.
Pola makan yang tinggi gula, lemak jenuh, dan makanan olahan dapat memicu peradangan serta merangsang produksi minyak berlebih atau sebum di kulit kepala. Produksi minyak berlebih inilah yang menjadi penyebab utama munculnya ketombe.
Baca Juga: Stres Finansial Bikin Pikiran Kacau? Ini 6 Cara Sederhana Mengatasinya
Memahami hubungan antara asupan makanan dan kesehatan kulit kepala adalah langkah awal yang sangat penting untuk mengatasi ketombe dari dalam. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe yang dilansir dari Cleveland Clinic, Healthline, dan WebMD.
1. Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Sederhana
Makanan dan minuman tinggi gula seperti permen, kue, minuman bersoda, serta olahan tepung murni (seperti roti putih dan biskuit) dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara mendadak.
Kondisi ini merangsang tubuh memproduksi hormon insulin dalam jumlah besar. Lonjakan insulin terbukti dapat memicu peradangan sistemik dan merangsang kelenjar sebasea di kulit kepala untuk menghasilkan lebih banyak minyak.
Minyak berlebih ini memicu pertumbuhan pesat jamur Malassezia, yang kemudian mengiritasi kulit kepala dan mempercepat pelepasan sel-sel kulit mati hingga membentuk serpihan ketombe yang tebal.
2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Makanan Olahan
Gorengan, daging olahan, dan makanan cepat saji mengandung lemak jenuh serta lemak trans yang tinggi. Mengonsumsi jenis lemak ini secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan asam lemak alami di dalam tubuh dan memicu reaksi peradangan.
Selain itu, asupan tinggi lemak jenuh dapat memicu produksi minyak di kulit kepala menjadi lebih pekat dan berlebih.
Kulit kepala yang terlalu berminyak membuat pori-pori tersumbat dan menciptakan lingkungan yang sangat ideal bagi ketombe untuk berkembang pesat, sehingga rasa gatal semakin memburuk.
Baca Juga: 4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca
3. Produk Olahan Susu
Bagi sebagian orang yang sensitif, produk olahan susu seperti susu sapi cair, keju, dan krim dapat menjadi salah satu pemicu munculnya ketombe.
Produk susu secara alami mengandung hormon androgen dan senyawa yang dapat merangsang kelenjar minyak di kulit kepala bekerja lebih aktif.
Selain itu, konsumsi produk olahan susu berlebihan pada individu yang memiliki intoleransi atau sensitivitas tertentu dapat memicu reaksi peradangan ringan pada kulit, termasuk memicu gejala dermatitis seboroik pada area kulit kepala.
4. Makanan Olahan Tinggi Garam dan Ragi
Makanan olahan yang sangat asin seperti snack kemasan dan mie instan serta makanan yang kaya akan kandungan ragi seperti roti olahan tertentu dapat memengaruhi kelembapan kulit kepala secara tidak langsung.
Asupan garam yang terlalu tinggi dapat menyerap kelembapan alami tubuh dan menyebabkan kulit kepala menjadi sangat kering. Sebagai respons alami, kulit kepala akan memproduksi minyak secara berlebihan untuk mengatasi kekeringan tersebut.
Di sisi lain, konsumsi ragi berlebih dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma dan pencernaan, yang kerap dikaitkan dengan peningkatan pertumbuhan jamur secara berlebihan di dalam tubuh.
Mengurangi atau membatasi keempat jenis makanan di atas merupakan langkah nyata untuk merawat kesehatan kulit kepala dari dalam. Untuk hasil yang optimal, imbangi dengan memperbanyak konsumsi makanan kaya zinc, vitamin B, dan omega-3. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan kulit kepala secara rutin agar bebas dari ketombe dan rasa gatal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News