M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kenali 6 Penyebab Sering Kencing di Malam Hari atau Nokturia

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara mengatasi sering kencing di malam hari atau nokturia.

Kondisi ini cukup mengganggu apabila sesorang bisa terbangun dari tidur hanya untuk buang air kecil.

Kencing di malam hari, juga dikenal sebagai nokturia merupakan kondisi yang timbul sebagai salah satu gejala penyakit tertentu.

Ini adalah gejala yang umum terjadi pada banyak orang dan bisa memiliki berbagai penyebab.

Nokturia dapat menyerang orang yang lebih muda, tetapi menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.

Hal tersebut terjadi terutama pada pria yang lebih tua dan orang yang ditetapkan sebagai pria saat lahir.

Baca Juga: Catat Moms! Ini 5 Kebiasaan yang Berpotensi Merusak Ginjal yang Perlu Dihindari

TOILET BERGERAK
TOILET BERGERAK

Diperkirakan hampir 50% pria berusia 70 tahun ke atas harus bangun setidaknya dua kali per malam untuk buang air kecil.

Secara keseluruhan, nokturia dapat mempengaruhi hingga 80% orang dewasa yang lebih tua.

Tingkat nokturia juga ditemukan lebih tinggi pada orang berkulit hitam atau hispanik.

Nokturia sering terjadi selama kehamilan tetapi biasanya hilang dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan.

Nokturia tidak sama dengan mengompol karena seseorang bisa membawa 

Ada beberapa alasan seseorang bisa mengalami sering kencing di malam hari.

Baca Juga: Gejala dan Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Pada Perempuan

Penyebab sering kencing di malam hari

Beberapa alasan mengapa seseorang bisa mengalami kencing di malam hari, dilansir dari Sleep Foundation:

  1. Pola minum: Saat seseorang minum banyak cairan, terutama sebelum tidur, maka kemungkinan seseorang akan terbangun di malam hari untuk buang air kecil karena produksi urine meningkat.
  2. Adanya gangguan kesehatan: Beberapa kondisi kesehatan, seperti infeksi saluran kemih, diabetes, pembesaran prostat pada pria, atau gangguan ginjal, dapat menyebabkan kencing di malam hari.
  3. Gangguan Hormonal: Produksi hormon antidiuretik normalnya meningkat di malam hari, yang seharusnya membantu mengurangi produksi urine. Namun, pada beberapa orang, hormon ini mungkin tidak berfungsi dengan baik, menyebabkan peningkatan produksi urine di malam hari.
  4. Kebiasaan tidur: Pada beberapa orang, kondisi tidur atau kebiasaan tidur tertentu dapat menyebabkan seseorang terbangun lebih sering di malam hari dan merasa perlu buang air kecil.
  5. Kebiasaan konsumsi kafein atau alkohol: Kafein dan alkohol adalah diuretik, yang berarti seseorang meningkatkan produksi urine. Saat seseorang minum minuman berkafein atau alkohol menjelang tidur, hal ini dapat menyebabkan kencing di malam hari.
  6. Faktor psikologis: Selain itu, ada beberapa orang mengalami nokturia karena stres atau kecemasan yang menyebabkan seseorang kencing di malam hari.

Selain itu, Anda perlu memberikan perawatan sejak dini secara mandiri untuk mengurangi gejala sering kencing tersebut.

Baca Juga: Catat Moms! Ini 5 Kebiasaan yang Berpotensi Merusak Ginjal yang Perlu Dihindari

Langkah dan cara mengatasi sering kencing di malam hari

1. Perubahan gaya hidup

Anda bisa mengurangi asupan cairan malam hari, terutama sebelum tidur yang menjadi salah satu pemicu nokturia.

Selain itu, Apabila Anda masih kerap konsumsi alkohol sebaikanya dikurangi terutama pada sore dan malam hari.

Pengaruh kafein yang berlebihan dalam sehari bisa saja menjadi penyebab sering kencing di malam hari yang membuat Anda terbangun.

2. Lakukan latihan

Ada beberapa treatment atau latihan untuk mengurangi risiko terjadinya kencing di malam hari.

Anda bisa mulai mengangkat kaki satu jam atau lebih sebelum tidur untuk mengurangi resorpsi dan konversi edema perifer menjadi urin selama tidur.

Baca Juga: Bisa Menurunkan Gula Darah, Ini Sederet Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kesehatan

3. Perawatan medis

Ketika kondisi yang mendasarinya menyebabkan nokturia, mengobati kondisi tersebut dapat mengurangi perjalanan malam hari ke kamar mandi.

Banyak pasien dengan nokturia diobati dengan obat-obatan atau memiliki penyesuaian terhadap obat-obatan yang ada.

Apabila mengalami kencing di malam hari secara teratur dan hal ini mengganggu tidur dan kualitas hidup, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab yang mendasarinya dan memberikan pengobatan atau saran yang sesuai berdasarkan kondisi.

Dari beberapa informasi terkait penyebab sering kencing di malam hari beserta cara mengatasi nokturia dengan perlahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.  

Akhir Pekan di Bali? Simak Prakiraan Cuaca Besok (3/10) dan Lusa

Beberapa wilayah Bali diprakirakan cerah besok, sebelum seluruh wilayah berawan pada Minggu (4/10). Simak rinciannya.

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.