MOMSMONEY.ID - Kabinet dapur tanpa toe kick mulai dilirik karena tampilannya modern. Simak kelebihan dan tips memilih desain yang nyaman.
Desain dapur terus berkembang, termasuk dari detail kecil yang sebelumnya jarang diperhatikan. Salah satunya adalah toe kick, bagian cekung di bawah kabinet yang memberi ruang bagi kaki saat seseorang berdiri di depan meja.
Kini, fitur tersebut mulai dipertanyakan karena sebagian orang menginginkan tampilan kabinet yang lebih rapi dan menyerupai furnitur.
Melansir dari Real Simple, perdebatan mengenai fungsi dan estetika toe kick kembali menarik perhatian setelah sejumlah desainer interior membahas penggunaannya.
“Di dapur yang sibuk di mana seseorang memasak setiap hari, saya mungkin tidak akan mengorbankan kenyamanan hanya untuk menghilangkan alas kaki,” ujar desainer interior Kailee Blalock dari House of Hive Design Co.
Lantas, apakah kabinet tanpa toe kick benar-benar lebih menarik untuk diterapkan di rumah?
Baca Juga: 7 Fitur Dapur yang Mulai Ditinggalkan Milenial, Desain Praktis Kini Lebih Dilirik
Mengenal fungsi toe kick pada kabinet dapur
Toe kick merupakan bagian cekung di bawah kabinet yang memungkinkan kaki berada lebih dekat dengan meja. Fitur ini membantu ketika seseorang memasak, mencuci piring, atau menyiapkan bahan makanan dalam waktu lama.
Namun, kabinet tanpa toe kick mulai dilirik karena memberikan kesan lebih solid dan menyerupai furnitur khusus. Bagian bawah yang tertutup juga dapat menciptakan tampilan dapur yang lebih sederhana dan modern.
Area yang cocok menggunakan kabinet tanpa toe kick
Tidak semua bagian rumah membutuhkan desain kabinet yang sama. Model tanpa toe kick bisa dipertimbangkan untuk area yang lebih mengutamakan tampilan, seperti:
- Meja tengah dapur untuk menghadirkan kesan seperti furnitur.
- Bar kopi agar sudut ruangan terlihat lebih rapi dan menarik.
- Meja rias kamar mandi untuk menciptakan tampilan modern dan minimalis.
Sementara itu, kabinet di depan wastafel atau meja persiapan makanan sebaiknya tetap mempertimbangkan ruang kaki karena area tersebut sering digunakan untuk beraktivitas.
Tips membuat toe kick terlihat lebih estetik
Bagi yang ingin mempertahankan fungsinya, ada beberapa cara agar bagian bawah kabinet tetap terlihat menarik.
- Gunakan warna yang senada dengan kabinet agar tampilannya lebih menyatu.
- Pilih desain cekung yang sederhana untuk mempertahankan kesan minimalis.
- Padukan sisi kitchen island dengan detail menyerupai furnitur, tetapi pertahankan ruang kaki di sisi kerja.
- Pilih material yang mudah dibersihkan agar debu dan kotoran tidak sulit dijangkau.
Baca Juga: 6 Fitur Dapur yang Bikin Anda Menyesal, Beberapa Desainer Ungkap Alasannya
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih
Sebelum mengganti desain kabinet, pertimbangkan kebiasaan penghuni rumah, ukuran dapur, dan aktivitas sehari-hari. Kabinet tanpa toe kick mungkin terlihat menarik, tetapi belum tentu nyaman untuk digunakan memasak dalam waktu lama.
Jika memungkinkan, bandingkan kedua model secara langsung untuk mengetahui perbedaan kenyamanannya. Perhatikan juga konstruksi, material, kondisi lantai, dan kemudahan perawatan sebelum menentukan pilihan.
Kabinet dapur tanpa toe kick menawarkan alternatif bagi pemilik rumah yang menginginkan tampilan modern dan menyerupai furnitur. Meski begitu, menghilangkan fitur ini tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua area.
Untuk bagian dekoratif, desain tanpa toe kick bisa memberikan sentuhan berbeda. Namun, di area kerja utama, ruang kaki tetap penting untuk menunjang kenyamanan. Jadi, pilih desain berdasarkan fungsi dan kebutuhan rumah, bukan sekadar mengikuti tren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News