M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Jelang BI Rate, Pantau Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT

Jelang BI Rate, Pantau Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pasca-Libur Imlek, pasar saham domestik disinyalir akan bergerak konsolidasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguji level 8.300 jelang rilis tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate. 

Hari Rachmansyah, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT) memperkirakan, potensi market pekan ini, 18-20 Februari 2026, akan dipengaruhi sentimen fundamental rilis laporan keuangan tahunan 2025, yang secara umum memberikan katalis positif, terutama bagi emiten dengan pertumbuhan laba solid dan margin yang terjaga.

Sentimen kebijakan suku bunga BI juga menjadi faktor penting, karena berpotensi menggerakkan sektor perbankan dan properti, seiring ekspektasi stabilitas likuiditas dan permintaan kredit. Selain itu, data pertumbuhan kredit yang menunjukkan ekspansi kredit yang sehat mencerminkan perbaikan permintaan di sektor riil dan menjadi katalis positif bagi sentimen pasar.

"Investor juga perlu memerhatikan rilis data inflasi domestik, update neraca perdagangan, serta sentimen korporasi dari laporan keuangan emiten kuartal IV/2025 yang dapat memberikan arahan lanjutan terhadap arah IHSG," kata Hari mengutip siaran pers, Rabu (18/2).

Di sisi lain, investor tetap akan mencermati perkembangan reformasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejauh ini, progres positif meliputi peningkatan transparansi dan tata kelola pasar, yang memberikan harapan bagi investor akan daya tarik pasar modal jangka menengah-panjang, khususnya dalam menarik partisipasi investor asing.

Secara teknikal, menurut Hari, pekan ini, IHSG berpotensi bergerak konsolidasi setelah belum berhasil menembus area resistance 8.300, dengan level support berada di kisaran 8.120. "Selama resistance tersebut belum terlewati, pergerakan cenderung sideways dengan volatilitas terbatas," prediksi Hari.

Baca Juga: IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Sepekan lalu, meskipun tekanan eksternal masih membayangi, IHSG menguat 3,49%, dan menjadi sinyal awal pemulihan pasca-isu MSCI. Moody's memangkas outlook terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar termasuk empat bank besar nasional yang sempat memicu kekhawatiran investor.

Selain itu, FTSE Russell memutuskan menunda perubahan komposisi indeks terkait Indonesia karena masih menunggu hasil reformasi pasar yang tengah dijalankan bursa dan akan melakukan review kembali pada Mei mendatang. Penundaan ini ditegaskan tidak berkaitan dengan country classification seperti yang terjadi pada MSCI.

Di sisi lain, perhatian pasar AS tertuju pada rilis estimasi pertumbuhan GDP, data belanja serta pendapatan konsumen, yang menjadi indikator utama daya tahan ekonomi AS. Selain itu, musim laporan keuangan kuartalan masih berlangsung dan berpotensi memicu rotasi sektoral. "Ketakutan investor terhadap dampak negatif AI juga berpotensi membuat volatilitas Wall Street tetap tinggi, meski bias pergerakan cenderung konstruktif selama data ekonomi menunjukkan stabilitas pertumbuhan," beber Hari.

Rekomendasi saham

Merespons dinamika market, IPOT merekomendasikan strategi trading saham-saham berfundamental kuat.

"Lebih selektif dengan fokus pada saham berfundamental kuat dan memiliki dukungan kinerja yang jelas, khususnya di sektor komoditas seperti batubara, nikel, dan emas, yang masih ditopang permintaan global serta harga komoditas yang relatif stabil," saran Hari.

Dia menambahkan strategi akumulasi bertahap di area support serta disiplin manajemen risiko, menjadi kunci untuk menjaga portofolio tetap optimal di tengah fase konsolidasi pasar.

Baca Juga: Pasar Asia Libur Imlek, Harga Emas Sempat Tumbang di bawah US$ 4.900

Berikut ini rekomendasi saham pekan ini:

  • Buy BBTN (Entry: Rp 1.365, Target price: Rp 1.555, dan Stoploss: Rp 1.280).

Secara teknikal, BBTN masih bergerak uptrend di dukung dengan aliran dana asing yang besar di pekan lalu sejumlah Rp 646 miliar. BBTN masih ada potensi untuk melanjutkan lagi kenaikannya seiring pengumuman BI Rate dan pertumbuhan kredit pada pekan depan.

  • Buy LPPF (Entry: Rp 1.895, Target price: Rp 1.945, dan Stoploss: Rp 1.855).

Secara teknikal, LPPF saat ini masih bergerak dalam uptrend channel dan berada dalam area higher low. LPPF berpotensi melanjutkan kenaikannya membentuk higher high.

  • Buy HRUM (Entry: Rp 1.140, Target price: Rp 1.285 dan Stoploss: Rp 1.090).

Secara teknikal, HRUM bergerak uptrend ditandai dengan pergerakan harga di atas EMA-5 hingga 50. Secara foreign flow juga dalam sepekan terakhir asing rutin mengakumulasi HRUM hingga year to date asing masih net buy sebanyak Rp 83 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Manfaat Kesehatan Minum Jus Semangka secara Rutin bagi Tubuh

Mari intip beberapa manfaat kesehatan minum jus semangka secara rutin bagi tubuh berikut ini! Ada apa saja?​

Cara Membuat Kabinet Dapur Terasa Lebih Luas Tanpa Renovasi

Trik membuat kabinet dapur terasa lebih luas tanpa renovasi. Simak cara menata ruang penyimpanan agar rapi, praktis, dan efisien.

Desain Kabinet Dapur Warna Kayu Hangat akan Populer Pada 2027

Tren kabinet dapur 2027 menghadirkan warna kayu hangat, desain alami, dan konsep fleksibel yang cocok untuk rumah modern.

Suami Naik Jabatan, Gaji Bertambah? Ini Cara Menghindari Lifestyle Inflation

Suami naik jabatan dan gaji bertambah? Simak cara mengatur penghasilan baru biar gaya hidup dan keuangan keluarga tetap sehat.

7 Kesalahan Belanja Bulanan yang Bikin Uang Moms Cepat Habis

Moms wajib tahu 7 kesalahan belanja bulanan yang membuat pengeluaran membengkak. Simak cara hemat biar uang tetap stabil.

7 Ikan yang Paling Baik untuk Dikonsumsi agar Otak Tetap Sehat

Ada beberapa jenis ikan yang paling baik untuk dikonsumsi agar otak tetap sehat, lo. Kira-kira apa saja, ya?

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/7), Provinsi Ini Masih Hujan Lebat

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 14 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

5 Manfaat Masker Tepung Beras untuk Wajah, Cocok untuk Kulit Kusam dan Jerawat

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 manfaat masker tepung beras untuk wajah. Simak, Moms!

4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Ada jenis olahraga tertentu yang jauh lebih efisien dalam mengikis kalori dalam waktu singkat. Ini 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori.

Tayang 18 Hari, Film Jangan Buang Ibu Tembus 3 Juta Penonton

 Pada hari ke-18 penayangannya di bioskop, film Jangan Buang Ibu mencatat 3.015.577 penonton.