M O M S M O N E Y I D
Santai

Jadwal Euro 2024 Italia vs Albania, Awal yang Nyaman bagi Sang Juara Bertahan

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Jadwal Euro 2024 Italia vs Albania yang tergabung Grup B berlangsung Minggu (16/6) dini hari waktu Indonesia.

Laga Italia vs Albania digelar di BVB Stadion Dortmund, Jerman, Minggu (16/6) pukul 02.00 WIB.

Mengutif laman eufa.com, rekor masa lalu Italia melawan Albania menunjukkan, ini akan menjadi awal yang nyaman di Euro 2024 bagi sang juara bertahan.

Kedua tim telah bertemu empat kali, sejak November 2014, dan Azzurri memenangkan semua pertandingan dengan mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu kali. 

Luciano Spalletti, Pelatih Italia, mengatakan, datang ke Euro 2024 sebagai juara bertahan adalah sebuah keuntungan. 

Baca Juga: Jadwal Euro 2024 Hari Ini (15/6), Ada Big Match Spanyol vs Kroasia

"Kami harus menunjukkan kemampuan kami, untuk menunjukkan apa yang kami miliki. Ini adalah pertandingan yang sulit," katanya, dikutip dari eufa.com.

"Sylvinho (Pelatih Albania), telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan sejumlah pemain berkualitas, banyak di antaranya kami tahu dari Serie A (liga kasta teratas Italia)," ujar dia.

Ya, dengan sebagian besar skuad asuhan Sylvinho yang bermain di Serie A, Albania mengenal lawannya dengan baik.

Kembali ke Euro setelah melakukan debut final mereka pada 2016, Albania menduduki puncak grup kualifikasi untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. 

Sementara Italia finis di belakang Inggris di grup kualifikasi mereka. 

Baca Juga: Jadwal Euro 2024 Jerman vs Skotlandia, The Panzer Buru Rekor

Tapi, dengan penyerang Gianluca Scamacca kemungkinan akan memimpin lini depan setelah memenangkan Liga Eropa bersama Atalanta, mereka mungkin siap untuk bangkit kembali di putaran final.

Kemungkinan susunan pemain

Italia: Donnarumma, Di Lorenzo, Bastoni, Calafiori, Dimarco; Barella, Jorginho, Chiesa, Frattesi, Pellegrini, Scamacca

Albania: Berisha, Hysaj, Djimsiti, Ajeti, Mitaj; Asllani, Ramadani, Bajrami, Seferi, Asani, Broja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.