M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Tanda-Tanda Bila Anjing Peliharaan Anda Kekurangan Nutrisi

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Sudahkah Anda memberi makanan yang cukup anjing peliharaan? Apakah Anda sudah tepat dalam memenuhi nutrisinya? Terkadang, pemilik sering melewatkan hal yang satu ini. Anjing membutuhkan nutrisi lengkap yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral untuk menjalani kehidupan yang bahagia dan sehat. Semua nutrisi ini diperoleh sebagian besar dari makanan utamanya, lalu ditambah dengan makanan pendamping sehat dan juga suplemen multivitamin.

Dilansir dari Vetericyn, kebanyakan orang akan langsung menganggap kekurangan nutrisi berasal dari kualitas makanan yang dimakan anjing. Akan tetapi, itu tidak selalu terjadi. Ada sumber utama malnutrisi yang dialami anjing, yakni tidak cukup makanan, makanan kurang bergizi, dan penyakit pencernaan yang mencegah penyerapan nutrisi.

Baca Juga: Ini Macam-Macam Nutrisi yang Dibutuhkan Anak Kucing Saat Penyapihan

Ada beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan apakah seekor anjing telah memakan makanan yang tepat. Begitu pula dengan setiap kekurangan nutrisi yang dialami anjing. Dilansir dari Needy Noses, berikut tanda-tanda anjing kekurangan nutrisi.

Kelesuan

Kelesuan adalah ketika tubuh merasa lelah, kurang energik, dan suasana hati umumnya sedang turun. Ini bisa menjadi tanda kekurangan gizi karbohidrat yang merupakan sumber energi. Tanda-tanda kelesuan ini bisa bervariasi, bergantung pada tingkat kekurangan gizi, ras, usia, dan masih banyak lagi. Misalnya, anjing tampak lelah, tidak berpartisipasi pada kegiatan apa pun, dan tidak pernah menunjukkan semangat pada apa pun yang menarik.

Perubahan Penampilan

Perubahan penampilan yang paling tampak saat kekurangan gizi adalah penurunan berat badan. Anda tentu sering melihatnya pada anjing liar atau anjing yang ditelantarkan. Bagian tubuhnya seperti tulang belakang mereka, tulang rusuk, dan area tulang lainnya dari tubuh mereka akan sangat terlihat. Ini karena mereka tidak cukup nutrisi dan tidak cukup makan.

Selain berat badan, perubahan penampilan juga terjadi pada bulu dan kulit mereka. Anjing yang tidak makan cukup protein atau lemak, akan mengalami kerontokan bulu di beberapa bagian tubuhnya. Bulunya juga akan akan kehilangan warna dan menjadi kusam. Anjing mungkin juga akan mengalami masalah kesehatan kulit seperti ketombe, bersisik, kemerahan pada kulit, dan sebagainya.

Perubahan Perilaku

Saat seekor anjing tidak cukup mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menopang tubuhnya, anjing akan mengalami kelesuan. Namun, ini tak sebatas mengalami kelesuan saja. Anjing yang malnutrisi mungkin menjadi depresi atau mengembangkan beberapa jenis gangguan mental seperti kecemasan anjing.

Baca Juga: Mata Kucing Peliharaan Selalu Berair? Ketahui 5 Penyebabnya

Komplikasi Pencernaan

Kekurangan nutrisi juga menyebabkan masalah pada pencernaan anjing, terutama buang air besar. Anjing mungkin akan mengalami diare, sembelit, dan bahkan tinja berlendir serta berdarah. Kotoran anjing yang sehat harus berwarna cokelat, lunak seperti playdoh, tidak mengandung benda asing, dan harus bebas dari residu lendir.

Selain pada kotoran fesesnya, kondisi urin anjing juga dapat menjadi penanda kekurangan gizi. Dilansir dari My Pet Warehouse, aning yang makan makanan berkualitas buruk yang tinggi karbohidrat dan bahan nabati, serta rendah protein daging, akan cenderung memiliki pH netral atau sedikit basa. Dalam lingkungan basa, kristal atau batu akan terbentuk, populasi bakteri pada dinding kandungan kemih dapat menyebabkan pendarahan dalam urin, nyeri buang air kecil, serta secara signifikan meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Gizi yang buruk akan membuat anjing menjadi rentan terhadap serangan penyakit. Ketika anjing jatuh sakit, mereka mungkin akan membutuhkan waktu yang lama untuk pulih. Ini karena anjing tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup untuk melawan virus penyakit seperti anjing yang normal lainnya. Inilah kenapa makanan bergizi selalu memberinya kesehatan.

Halitosis

Banyak pemilik hewan peliharaan yang menganggap normal napas anjing. Namun, ini sebenarnya bukan suatu hal yang baik karena halitosis (bau mulut) adalah tanda konklusif dari kebersihan mulut yang buruk. Anjing mungkin memiliki plak dan karang gigi yang menumpuk, serta peradangan gusi di mana ada jutaan bakteri yang berkumpul. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mulut anjing adalah dengan memberinya makanan yang bergizi dan baik untuk giginya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Grab Perluas Akses Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas, Libatkan Mitra dan UMKM

Grab Indonesia edukasi bahasa isyarat bagi mitra pengemudi dan mitra merchant dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.