M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Tanaman-Tanaman yang Cocok untuk Vertikultur

Ini Tanaman-Tanaman yang Cocok untuk Vertikultur
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Vertikultur merupakan teknik bercocok tanam di lahan sempit dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam yang dilakukan secara bertingkat. Dalam pembuatannya, model, bahan ukuran, wadah vertikultur ada berbagai variasi. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kondisi dan keinginan.

Syarat vertikultur adalah jenis tanaman yang ditanam. Dilansir dari kalsel.litbang.pertanian.go.id, tanaman yang akan ditanam disesuaikan dengan kebutuhan dan memiliki nilai ekonomis tinggi, berumur pendek, dan berakar pendek. Secara umum, tanaman yang memiliki syarat tersebut adalah sayur-sayuran. Berikut adalah tanaman yang cocok untuk vertikultur.

Baca Juga: Langkah-Langkah Pembuatan Vertikultur di Rumah

Sawi

Ada berbagai jenis sawi yang dapat ditanam untuk vertikultur, seperti sawi putih, sawi hijau, atau sawi mangkok. Dalam vertikultus, sawi dapat ditanam sebanyak 1 bibit untuk setiap 1 wadah tanam. Media tanam yang dapat digunakan adalah humus atau tanah liat yang diberi tambahan pupuk organik. Biasanya sawi akan tumbuh pada umur 4-7 hari setelah penanaman bibit.

Kemangi

Kemangi sering dijadikan sebagai lalapan atau sebagai bahan tambahan untuk bumbu masakan. Kemangi memiliki pertumbuhan hingga sepanjang 100 cm. Selain itu, saat sudah tumbuh dewasa, kemangi akan semakin rimbun dengan cabang yang banyak.

Baca Juga: Teknik Vertikultur, Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Media tanam untuk kemangi yang terpenting adalah tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara. Anda juga perlu menambahkan pupuk untuk nutrisinya. Tanaman kemangi dapat dipanen setelah 30 hari.

Cabai

Cabai adalah tanaman yang paling subur saat dipelihara secara mandiri di rumah. Ada berbagai jenis cabai yang bisa ditanam dengan vertikultur, seperti cabai rawit atau cabai keriting. Anda dapat menanam cabai secara vertikultur dengan menggunakan paralon. Media tanam yang digunakan dapat berupa kombinasi arang sekam, tanah, dan pupuk kandang. Tanaman cabai ini dapat dipanen setelah berumur 75-85 hari sejak ditanam pertama kali.

Baca Juga: Mengenal Pupuk Organik Bokashi

Tomat

Tomat merupakan salah satu tanaman yang memiliki siklus hidup singkat. Kendati demikian, tomat dapat tumbuh hingga ketinggian 1-3 meter. Namun, Anda tetap harus merawat tomat dengan rutin melakukan pemangkasan agar bentuk tanamannya tetap rapi dan dapat berbuah banyak. Media tanam yang biasa digunakan untuk menanam tomat adalah kombinasi tanah dan pupuk organik. Tomat biasanya dapat dipanen setelah berumur 90 hari.

Kangkung

Kangkung merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan. Kangkung juga mudah dalam perawatan karena yang terpenting, kangkung mendapatkan cukup air. Media tanam yang digunakan untuk menanam kangkung adalah tanah yang dicampur dengan pupuk organik. Setiap wadah, dapat diisi dengan dua benih kangkung. Kangkung sudah dapat dipanen dalam 21 hari jika kesuburannya baik.

Baca Juga: Manfaat Baking Soda untuk Pembasmi Jamur Tanaman

Selada Daun

Tanaman selada memiliki karakteristik yang menunjang penanamannya dalam teknik vertikultur. Media tanam yang dapat digunakan adalah arang sekam. Tentunya Anda membutuhkan pupuk dan pengairan yang baik dalam perawatannya. Tanaman selada dapat dipanen setelah berumur kurang lebih 2 bulan.

Selanjutnya: Bersihkan Daun dengan Bahan-Bahan Ini Agar Bersih Mengkilap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cara Bawa Energi Positif Feng Shui ke Rumah 2026, Bikin Hidup Lebih Seimbang

Simak cara feng shui 2026 yang menghadirkan energi positif, keseimbangan hidup, dan keberuntungan dari rumah Anda.

Realme C85: Baterai 7000mAh & Kamera 50MP, Hasilnya Mengejutkan di Segmennya!

Realme C85 punya baterai 7000mAh & sertifikasi militer, namun apakah fitur canggih ini sepadan dengan harganya? Temukan jawabannya di sini.   

7 Drakor Misteri Sajikan Kisah Baru Tiap Episode, Dijamin Tak Bosan

Bosankah dengan plot yang sama? Rekomedasi drakor misteri ini hadirkan kasus baru di setiap episode. Dijamin tak buat Anda jenuh!

3 Resep Menu Sarapan Oat: Hidangan Unik Kaya Nutrisi, Siap Jadi Favorit

Kaget dengan kreasi oat Chef Devina? Bubur kuah kuning, nasi goreng, hingga mi goreng dari oat siap memanjakan lidah. Intip resep lengkapnya!

Ramalan Zodiak Minggu 5 April 2026: Energi Mars Bawa Perubahan Karier dan Keuangan

Yuk, simak ramalan 12 zodiak hari ini Minggu 5 April 2026, cek peluang karier dan keuangan saat energi baru Mars mulai berubah.​

HP Oppo A6x: Baterai 6500mAh Tahan 2 Hari, Scroll Lancar 120Hz!

Oppo A6x unggulkan baterai 6500mAh untuk 2 hari pemakaian dan layar 120Hz mulus. Cek spesifikasi lengkapnya sebelum memutuskan beli!   

Promo HokBen HUT ke-41, Cashback 50% Menanti Anda Pakai Bank Saqu Selama April

Rayakan HUT HokBen ke-41! Dapatkan cashback 50% Bank Saqu dan diskon ramen BCA Syariah. Cek syaratnya sebelum kehabisan!  

WhatsApp iOS Dual Akun: Praktis Tanpa 2 HP, Hidup Lebih Mudah!

Fitur dual akun WhatsApp iOS hadir, ubah cara Anda berkomunikasi. Pelajari bagaimana AI dan transfer obrolan menyempurnakan pengalaman.   

Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung

Asam urat yang tidak diobati bisa memicu tofi hingga penyakit jantung dan diabetes. Pahami cara mencegah komplikasi serius sebelum terlambat.   

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Cek di sini!