M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ini Ramalan IHSG dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk 8 Januari 2024

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - MNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG untuk membuka pekan kedua bulan Januari 2024 sekaligus rekomendasi saham untuk Senin (8/1). 

IHSG ditutup terkoreksi 0,12% ke 7.350 dan disertai kemunculan volume penjualan pada Jumat (5/1). 

Menurut analis MNC Sekuritas dalam risetnya pagi ini, IHSG pun telah mengenai target ideal yang mereka berikan kemarin di area 7.400.

Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sudah rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 7.223 hingga 7.292 terlebih dahulu.

Baca Juga: Mandiri Sekuritas Bagikan Rekomendasi Saham untuk Besok Senin 8 Januari 2024

Untuk hari ini, Senin (8/1), saham yang MNC Sekuritas rekomendasikan adalah:

AKRA - Buy on Weakness 

AKRA terkoreksi 0,95% ke Rp1.565 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi AKRA saat ini diperkirakan akan terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek. 

  • Buy on Weakness: Rp 1.520-Rp 1.540
  • Target Price: Rp 1.615, Rp 1.685
  • Stoploss: di bawah Rp 1.475

EXCL - Buy on Weakness 

EXCL menguat 0,48% ke Rp 2.100 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Analis MNC Sekuritas memperkirakan, EXCL rawan terkoreksi dalam jangka pendek terlebih dahulu.

  • Buy on Weakness: Rp 2.050-Rp 2.090
  • Target Price: Rp 2.200, Rp 2.300
  • Stoploss: di bawah Rp 1.960

Baca Juga: Ini Investasi Terbaik Tahun 2024 Menurut Robert Kiyosaki

PGEO - Buy on Weakness 

PGEO terkoreksi 0,39% ke Rp 1.280 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama PGEO masih mampu berada di atas Rp 1.160 sebagai stoploss-nya, maka posisi PGEO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. 

  • Buy on Weakness: Rp 1.215-Rp 1.275
  • Target Price: Rp 1.355, Rp 1.435
  • Stoploss: di bawah Rp 1.160

TLKM - Buy on Weakness 

TLKM terkoreksi 2.02% ke Rp 3.890 dan disertai oleh peningkatan volume penjualan, Saat ini, posisi TLKM diperkirkan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
 

  • Buy on Weakness: Rp 3.740-Rp 3.880
  • Target Price: Rp 4.050, Rp 4.120
  • Stoploss: di bawah Rp 3.700

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 7-8 November 2026, Cek Jam Berangkatnya

Butuh jadwal KRL Jogja-Solo 7-8 November 2026? Simak jam keberangkatan dari Tugu, Klaten, Solo Balapan hingga Palur untuk akhir pekan.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 November 2026, Intip Jam Keberangkatannya

Cek jadwal KRL Solo-Jogja 7-8 November 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Simak daftar jam keberangkatan setiap stasiun untuk akhir pekan.

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.