M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ini Prediksi MNC Sekuritas untuk IHSG 16 April 2024, Lengkap dengan Rekomendasi Saham

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Analis MNC Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan masih berpeluang menguat di Selasa (16/4) sekaligus membagikan rekomendasi saham untuk awal perdagangan usai libur panjang hari ini. 

Pada penutupan Jumat (5/4), sebelum libur lebaran, IHSG menguat 0,45% ke 7.286 dan masih disertai dengan munculnya volume pembelian. 

Pergerakan IHSG diperkirakan oleh analis MNC Sekuritas dalam risetnya akan kembali terkoreksi untuk menguji kembali area support di 7.099 dan akan berpeluang menguat kembali untuk menguji 7.432 hingga 7.600. 

Namun, apabila IHSG menembus support 7.099 maka IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya menguji 6.931-7.021. 

Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Ide Trading Dari RHB Sekuritas Untuk Selasa 16 April 2024

Hari ini IHSG diperkirakan akan berada pada support 7.099, 7.045. Sementara itu, resistance di antara 7.396, 7.454. 

Adapun saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk hari Selasa (16/4) adalah sebagai berikut :

BBCA - Spec Buy 
Spec Buy: Rp 9.675 – Rp 9.800
Target Price: Rp 10.100, Rp 10.450
Stoploss: di bawah Rp 9.525

ELSA - Buy on Weakness 
Buy on Weakness: Rp 390 -  Rp 398
Target Price: Rp 416, Rp 426
Stoploss: di bawah Rp  380

Baca Juga: IHSG Kembali Berenergi Setelah Libur Panjang, Ini Saham Yang Bisa Dilirik

ESSA - Buy on Weakness 
Buy on Weakness: 650-700
Target Price: Rp 755, Rp 800
Stoploss: di bawah Rp 590

MAHA - Buy on Weakness 
Buy on Weakness: Rp 189 – Rp 194
Target Price: Rp 208, Rp 220
Stoploss: di bawah Rp 185

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.