M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Panduan Memilih Watt Lampu untuk Kamar Mandi

Ini Panduan Memilih Watt Lampu untuk Kamar Mandi
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Jika Moms bingung menentukan watt lampu untuk kamar mandi, simak panduan di sini.

Tentu Moms pernah bertanya-tanya lampu untuk kamar mandi butuh berapa watt, ya? Untuk menjawab pertanyaan ini, Moms perlu tahu konsep watt dalam lampu dan kelistrikan.

Melansir Allumia, watt adalah jumlah energi yang digunakan oleh lampu atau bohlam. Semakin kecil energi yang digunakan maka semakin kecil cahaya yang Moms dapatkan. Sehingga, semakin rendah watt lampu cahaya akan lebih redup. 

Baca Juga: Begini Cara Menjaga Cat Dinding Rumah Tetap Cerah & Tidak Mudah Pudar

Nah, biasanya, 1 watt lampu menghasilkan 75 lumen. Lalu, apa itu lumen? Lumen adalah satuan pencahayaan yang penting untuk digunakan untuk menghitung kebutuhan cahaya dalam sebuah ruangan. 

Untuk mengetahui seberapa terang satuan lumen pada ruangan, Anda harus tahu satuan lux-nya.

Lux adalah kekuatan pencahayaan pada bidang yang disinari. Artinya, 75 lumen di ruangan sempit akan sangat terang dan 75 lumen di ruangan yang luas akan terasa sangat redup. 

Mengutip Hannocs, untuk kamar mandi Moms membutuhkan tingkat pencahayaan 250 lux. Satu lux sama dengan 1 lumen per meter persegi.

Lalu, untuk kamar mandi butuh lampu berapa watt ya? 

Baca Juga: Ada Tunggakan BPJS Kesehatan? Simak Cara Cek lewat HP dan Bayar lewat Cicilan

Moms perlu menentukan total lumen yang dibutuhkan sebelum menentukan jumlah watt lampu untuk kamar mandi. Begini rumusnya:

  • Lux = lumen per meter persegi
  • Lux = total lumen / luas kamar mandi
  • Total lumen = lux x luas kamar mandi
  • Total lumen = 250 x 2,25 meter persegi
  • Total lumen = 562,5 lumen

Nah, jika 1 watt menghasilkan 75 lumen maka Moms perlu lampu 7,5 watt untuk kamar mandi berukuran 2,25 meter persegi.

Setiap kamar mandi akan membutuhkan watt yang berbeda dan jumlah lampu yang berbeda sesuai dengan luas kamar mandi Anda di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​