M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Makanan yang perlu Dihindari saat Mengalami Diare

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Yuk, simak makanan apa saja yang perlu dihindari selama diare supaya pencernaan kembali pulih.

Melansir Healthline, saat Anda mengalami diare atau dalam masa pemulihan, beberapa makanan bisa memperburuk atau memperpanjang diare. 

Menurut laman Everyday Health, beberapa makanan yang bisa memperburuk diare dan wajib dihindari pun beragam.

Mulai dari makanan berlemak hingga makanan yang mengandung laktosa, pemanis buatan, dan makanan yang menimbulkan gas. Yuk, simak penjelasannya.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Yuk Turunkan Secara Alami Dengan Konsumsi Makanan Ini!

Makanan berlemak

Selama diare Anda perlu menghindari makanan yang berlemak, termasuk makanan yang digoreng dan banyak mengandung minyak. 

Makanan yang mengandung laktosa

Ini berarti selama diare Anda harus mengurangi makanan yang terbuat dari susu. Mulai dari susu, mentega, es krim dan keju. 

Alkohol dan soda

Saat Anda mengalami diare, Anda harus menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan banyak cairan keluar dari tubuh.

Nah, alkohol adalah minuman yang bersifat diuretik bisa menyebabkan banyak cairan keluar dari tubuh dan oleh karena itu wajib dihindari. 

Sedangkan minuman bersoda biasanya memiliki kandungan fruktosa dari sirup jagung yang tinggi. Kandungan ini bisa membuat sistem pencernaan bekerja keras dan menyebabkan kembung, bergas, dan diare. 

Baca Juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Katarak pada Bayi

Pemanis buatan

Pemanis buatan diyakini memilik efek pencahar pada sistem pencernaan. Sehingga, jika Anda mengalami diare, hindari permen dan minuman ringan manis.

Selain itu, mengonsumsi gula termasuk gula buatan menyebabkan usus memproduksi lebih banyak air dan elektrolit yang kemudian memperlancar buang air besar dan memicu diare. 

Makanan yang menyebabkan gas berlebih

Hindari makanan yang meningkatkan produksi gas pada tubuh seperti kubis, buncis, brokoli dan kembang kol. 

Selain itu, Healthline juga menyarankan Anda menghindari makanan pedas, daging babi, daging sapi muda, sarden, sayuran mentah, bawang bombay, jagung, jeruk, nanas, kismis, dan anggur selama diare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ancaman Siber Makin Canggih, Ini 5 Kebiasaan Digital Yang Perlu Diubah Total

Gawat, berdasarkan data Microsoft Threat Intelligence, secara global, 73,3% upaya serangan siber turut melibatkan interaksi dengan pengguna.

Pendidikan Inklusif Tak Hanya di Ruang Kelas, Ini Contohnya

Garudafood bersama Sekolah Relawan mengadakan kegiatan edukasi dan kreativitas bagi santri  Pondok Pesantren Cahaya Qur’an di Kabupaten Bogor ​

Kulik Ekosistem Fitur Blu, Lebih Gampang Atur Keuangan Anak Muda dan Gaya Hidup

​Ekosistem perbankan digital blu menawarkan kemudahan mengelola tabungan, patungan, transaksi, dan kebutuhan mata uang asing. 

IHSG pada Selasa (27/10) Merosot Hampir 2%, Simak Saham Pemberatnya

IHSG pada Selasa (27/10) tidak bertenaga dan anjlok 1,99% ke level 5.266. Saham perbankan besar juga kompak ditutup turun.

Untuk Moms Bergelar Bos, Tingkat Engagement Employment Karyawan Sudah Oke Lo

Laporan Marsh menunjukkan tingkat employee engagement di Indonesia masih tinggi, tugas para pemimpin untuk menjaganya. ​

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Hartadinata Naik Terbesar Rp 13.000

Harga buyback emas Hartadinata (HRTA) mencatat kenaikan terbesar, namun Antam masih memegang harga buyback tertinggi.

Solusi CBI Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur Termasuk Pekerja Informal

​Akses penyaluran kredit kepada debitur khususnya mereka pekerja sektor informal kini memungkinkan untuk diperluas lagi.

Data KTP Bisa Disalahgunakan untuk Pinjaman, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

​OJK mencatat 702.342 laporan penipuan sejak November 2024 hingga September 2026 mencakup penyalahgunaan data KTP hingga pemalsuan dokumen.

Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Rabu (28/10)

BMKG memperkirakan cuaca di sejumlah wilayah Banten menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang besok, Rabu (28/10).

Lagi, Harga Emas Dunia Jebol US$ 4.000 di tengah Penguatan Dollar

Jika menembus US$ 3.900, harga emas berisiko melanjutkan penurunan hingga menguji area US$ 3.800 per troi ons.