M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Cara Dukung Tumbuh Kembang Anak Melalui Perawatan Fisik dan Bahasa Cinta

Ini Cara Dukung Tumbuh Kembang Anak Melalui Perawatan Fisik dan Bahasa Cinta
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Masa awal kehidupan anak adalah periode emas yang sangat menentukan arah tumbuh kembangnya. Pada fase ini, keseimbangan antara perawatan fisik, seperti pemberian nutrisi yang tepat serta stimulasi emosional melalui bahasa cinta menjadi kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Nah, kedua aspek ini saling melengkapi dan apabila dilakukan secara rutin akan mendukung tumbuh kembang si kecil menjadi lebih optimal. Hal ini dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana yang konsisten, seperti sentuhan hangat lewat pijatan sebelum tidur, membacakan cerita dongeng saat si Kecil minum susu, atau memberikan pelukan hangat penuh kasih sayang, semuanya menjadi momen yang membantu mengisi "tangki cinta" si kecil.

Melihat pentingnya keseimbangan antara perawatan fisik dan stimulasi emosional, Baby HUKI kembali menggelar kegiatan playdate edukatif sebagai wujud komitmen memperkuat edukasi dan pemahaman orang tua. Kegiatan ini dihadiri oleh brand ambassador Baby HUKI, Nikita Willy dan Issa serta para pakar Aliyah selaku Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak, serta  Celestina Hardiman-Yap dan Inda Tasha Bastaman selaku Sleep Trainer Expert & Founder MimpiOfficial.id.

Salah satu perawatan fisik anak yang kerap diabaikan di fase tumbuh kembang awal adalah kesehatan gigi dan rahang. Padahal, area ini memiliki peran krusial dalam mendukung kemampuan bicara, makan, hingga kepercayaan diri anak di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami risiko yang dapat muncul, serta memilih produk perawatan yang berkualitas sejak dini guna meminimalkan potensi gangguan pertumbuhan gigi dan rahang, seperti maloklusi, yang bisa berdampak jangka panjang terhadap fungsi mulut maupun estetika wajah anak.

Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak, Aliyah memaparkan, sekitar 30%-60% dari total anak pada usia 3 tahun mengalami maloklusi atau ketidakteraturan susunan gigi yang merupakan salah satu gangguan pertumbuhan rahang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan mengisap jari, penggunaan dot yang tidak tepat, hingga faktor genetik. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memilih produk perawatan gigi yang sesuai sejak dini, seperti penggunaan infant toothbrush untuk membersihkan lidah, memijat gusi, dan menyikat gigi pertama si kecil.

Setelah si kecil mulai menggunakan dot, pilihlah dot orthodontic yang telah teruji klinis untuk mendukung posisi gigi dan rahangnya. Dot dengan desain pipih ini membantu mencegah overbite atau underbite, mendukung gerakan menghisap (sucking motion) yang alami, sekaligus mencegah bingung puting, kondisi yang sering muncul saat si kecil beralih antara menyusu langsung dan botol. “Pemilihan produk yang tepat bukan sekadar soal fungsi, tapi juga merupakan bentuk cinta act of service orang tua kepada anak dalam rutinitas sehari-hari.” Kata dokter gigi Aliyah, Senin (28/4).

Baca Juga: 4 Jenis Makanan Wajib Konsumsi Untuk Tambah Tinggi Badan Anak

Selain kesehatan gigi dan rahang, kualitas tidur juga menjadi aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Tidur yang berkualitas membantu tubuh dan otak anak berkembang dengan baik, serta memperkuat sistem imun. Kualitas tidur anak yang baik melibatkan kenyamanan dan perhatian orang tua karena memiliki peran dalam memastikan anak mendapatkan perawatan fisik dan emosional yang seimbang.

Sleep Trainer Expert & Founder MimpiOfficial.id, Celestina Hardiman-Yap menjelaskan, banyak riset menunjukkan bahwa tidur berkualitas berperan penting dalam pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kestabilan emosi anak. Oleh karena itu, menciptakan rutinitas sebelum tidur yang baik sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang.

Rutinitas sebelum tidur yang baik, seperti membacakan dongeng, memijat lembut dengan minyak telon juga dapat mendukung proses sleep training dan meningkatkan kualitas tidur si Kecil. Semua aktivitas ini merupakan bentuk love language orang tua melalui quality time dan physical touch yang memperkuat emotional security si Kecil dan mengisi 'tangki cinta' mereka setiap hari.

Sementara itu, Marketing Manager Baby HUKI, Elisabeth Irene menyampaikan, setiap anak punya caranya sendiri untuk merasa dicintai dan setiap orang tua juga memiliki cara unik dalam menunjukkan cintanya. Peran Baby HUKI disini adalah mendukung ekspresi cinta itu lewat produk-produk yang tidak hanya fungsional, tapi juga dirancang untuk menemani setiap momen antara orang tua dan si kecil. Karena sering kali, bentuk cinta itu hadir dari hal-hal sederhana tapi punya dampaknya besar bagi si kecil.

Misalnya seperti memilih dot orthodontic yang teruji klinis dapat mencegah maloklusi, memijat si kecil dengan minyak telon, atau menemani si kecil minum susu sambil mendongeng, hal tersebut merupakan bentuk orang tua mengekspresikan bahasa cinta mereka. Bagi Baby HUKI, keseimbangan antara perawatan fisik dan stimulasi emosional melalui aktivitas harian adalah kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Baby HUKI hadir dengan rangkaian produk perawatan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga dirancang untuk memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Mulai dari empeng, botol susu, minyak telon, hingga dot orthodontic yang teruju klinis dapat mencegah maloklusi dan bersertifikasi halal.

Dalam acara kegiatan playdate edukatif, Brand Ambassador Baby HUKI, Nikita Willy, turut membagikan pengalamannya dalam memilih produk dalam mendukung tumbuh kembang Issa. Sejak awal, Nikita concern terhadap kesehatan gigi Issa. Karena itu, ia memilih dot orthodontic yang dirancang menyerupai bentuk payudara, sehingga tetap nyaman digunakan namun dapat membantu menjaga pertumbuhan giginya sejak dini.

Baca Juga: Optimalkan Tumbuh Kembang, Alfamidi Dorong Keluarga Menjaga Pencernaan Balita

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Thailand Masters 2026: 6 Wakil Indonesia ke Final, Segel 2 Gelar Juara

Hasil Thailand Masters 2026 Babak Semifinal Sabtu (31/1), 6 wakil Indonesia menembus partai final dan menyegel 2 gelar juara.

Harga Bitcoin Bergerak Liar, Investor Disarankan Berhati-hati

Volatilitas tinggi menandakan pasar belum sepenuhnya tenang setelah gelombang jual atau likuidasi besar. 

Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Kripto Canton, salah satu yang bertahan naik dan menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir.       

Harga Emas Pekan Ini Ditutup Ambles di bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Pada perdagangan intraday Jumat, emas sempat ambles 12%, penurunan terbesar dalam empat dekade atawa awal 1980-an.

Musikal Perahu Kertas Resmi Berlayar, Tampil hingga 15 Februari di Ciputra Artpreneur

Musikal Perahu Kertas resmi berlayar, tampil hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.​

Samsung Galaxy A55: Desain Mewah Mirip S24, Performa Ngebut di Kelas Menengah

Samsung Galaxy A55 hadir dengan desain bingkai logam dan layar OLED adaptif 120Hz, sangat mirip S24+.  

7 Khasiat Konsumsi Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Ternyata ini, lho, khasiat konsumsi buah melon untuk kesehatan tubuh yang luar biasa. Apa saja?        

Rekomendasi HP Kamera 200 MP: Pilihan Terbaik Januari 2026, Foto Sejernih DSLR

HP kamera 200 MP menjanjikan lompatan kualitas foto. Ketahui bagaimana teknologi ini akan mengubah pengalaman fotografi Anda.

Harga Emas Antam Sabtu 31 Januari 2026 Turun

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.860.000 Sabtu (31/1/2026), turun Rp 260.000 dibanding harga Jumat (30/1/2026).

Anjlok Parah Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu (31/1/2026)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (31/1/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.171.000, emas UBS Rp 3.186.000