M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini 6 Jenis Tanaman yang Bisa Ditanam dengan Teknik Budidaya Vertikultur

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Cara bercocok tanam di lahan sempit dapat memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam atau melakukan menanam dengan media yang dipasang secara bertingkat.

Teknik ini dikenal dengan budidaya vertikultur. Dalam pembuatannya, model, bahan ukuran, wadah vertikultur memiliki berbagai variasi bergantung kerumitan desainnya. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kondisi dan keinginan.

Syarat vertikultur adalah jenis tanaman yang cocok untuk ditanam. Dilansir dari kalsel.litbang.pertanian.go.id, tanaman yang akan ditanam disesuaikan dengan kebutuhan dan memiliki nilai ekonomis tinggi, berumur pendek, dan berakar pendek.

Secara umum, tanaman yang memiliki syarat tersebut adalah tanaman sayur-sayuran. Ini 6 jenis di antaranya.

Baca Juga: Mengenal Budidaya Tanaman dengan Teknik Vertikultur, Solusi Bertanam di Lahan Sempit

Cabai

Tanaman Cabai
Tanaman Cabai

Cabai adalah tanaman yang paling subur saat dipelihara secara mandiri di rumah. Ada berbagai jenis cabai yang bisa ditanam dengan vertikultur, seperti cabai rawit atau cabai keriting. Anda dapat menanam cabai secara vertikultur dengan menggunakan paralon.

Media tanam yang digunakan dapat berupa kombinasi arang sekam, tanah, dan pupuk kandang. Tanaman cabai ini dapat dipanen setelah berumur 75-85 hari sejak ditanam pertama kali.

Sawi

Sawi Hijau
Sawi Hijau

Ada berbagai jenis sawi yang dapat ditanam untuk vertikultur, seperti sawi putih, sawi hijau, atau sawi mangkok. Dalam vertikultus, sawi dapat ditanam sebanyak 1 bibit untuk setiap 1 wadah tanam. Media tanam yang dapat digunakan adalah humus atau tanah liat yang diberi tambahan pupuk organik. Biasanya sawi akan tumbuh pada umur 4-7 hari setelah penanaman bibit.

Kemangi

kemangi
kemangi

Kemangi sering dijadikan sebagai lalapan atau sebagai bahan tambahan untuk bumbu masakan. Kemangi memiliki pertumbuhan hingga sepanjang 100 cm. Selain itu, saat sudah tumbuh dewasa, kemangi akan semakin rimbun dengan cabang yang banyak.

Media tanam untuk kemangi yang terpenting adalah tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara. Anda juga perlu menambahkan pupuk untuk nutrisinya. Tanaman kemangi dapat dipanen setelah 30 hari.

Tomat

Buah Tomat
Buah Tomat

Tomat merupakan salah satu tanaman yang memiliki siklus hidup singkat. Kendati demikian, tomat dapat tumbuh hingga ketinggian 1-3 meter. Namun, Anda tetap harus merawat tomat dengan rutin melakukan pemangkasan agar bentuk tanamannya tetap rapi dan dapat berbuah banyak. Media tanam yang biasa digunakan untuk menanam tomat adalah kombinasi tanah dan pupuk organik. Tomat biasanya dapat dipanen setelah berumur 90 hari.

Baca Juga: Mengenal Tanaman Nightshade dan Efeknya Bagi Kesehatan

Kangkung

Kangkung
Kangkung

Kangkung merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan. Kangkung juga mudah dalam perawatan karena yang terpenting, kangkung mendapatkan cukup air. Media tanam yang digunakan untuk menanam kangkung adalah tanah yang dicampur dengan pupuk organik. Setiap wadah, dapat diisi dengan dua benih kangkung. Kangkung sudah dapat dipanen dalam 21 hari jika kesuburannya baik.

Selada Daun

Selada Daun
Selada Daun

Tanaman selada memiliki karakteristik yang menunjang penanamannya dalam teknik vertikultur. Media tanam yang dapat digunakan adalah arang sekam. Tentunya Anda membutuhkan pupuk dan pengairan yang baik dalam perawatannya. Tanaman selada dapat dipanen setelah berumur kurang lebih 2 bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Indonesia Tambah 3 Wakil di Babak 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari kedua, Rabu (28/10), semua wakil Indonesia yang berlaga melaju ke 16 besar.

Rahasia Air Kunyit: Ini 5 Manfaatnya untuk Gula Darah hingga Kesehatan Jantung

Ragu minum air kunyit? Berikut 5 manfaat minum air kunyit secara teratur untuk kesehatan tubuh yang wajib Anda tahu.

Anak Suka Manis? Ini 4 Cara Membatasi Konsumsi Gula pada Anak

Inilah 4 cara membatasi konsumsi gula pada anak sejak dini menurut ahli diet. Simak sampai akhir, Moms.  

Jangan Panik! Ini 7 Cara Praktis Mengatasi Anxiety Kambuh untuk Redakan Cemas & Sesak

Mengatasi rasa cemas yang meluap tidak selalu harus langsung bergantung pada obat. Ketahui cara meredakan anxiety kambuh secara mandiri berikut.  

Bazar Buku BBW Kembali ke ICE BSD, Catat Jadwal dan Promo yang Ditawarkan

​Berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026, bazar ini juga menawarkan koleksi buku anak Little Umma dan sejumlah promo.

Panduan Menu Diet DASH Sehari-hari untuk Cegah Hipertensi dan Jaga Kesehatan Jantung

Menu diet DASH menjadi pilihan efektif untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Simak panduan porsi hariannya berikut.

Enggak Suka Sayur & Buah? Ini 7 Makanan yang Kaya akan Serat sebagai Alternatifnya

Temukan berbagai pilihan makanan yang kaya akan serat seperti biji-bijian hingga kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda.  

Hujan Turun di 9 Daerah Jabodetabek Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (29/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10), Hujan Lebat Terjadi di 24 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 29 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

IHSG Rabu (28/10) Berbalik Naik Tipis 0,31% ke Level 5.282

Investor asing mencatatkan aksi beli dan borong saham BBCA hingga naik 7%. IHSG berhasil naik tipis 0,31% ke level 5.282.