M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ingin Punya Tanaman Anggrek? Begini Cara Mudah Merawatnya

Ingin Punya Tanaman Anggrek? Begini Cara Mudah Merawatnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Pasti menyenangkan bila memiliki salah satu tanaman hias berbunga di rumah. Apakah Anda pernah berpikir untuk memiliki tanaman anggrek? Anggrek merupakan salah satu tanaman berbunga yang sangat populer di Indonesia. Tanaman hias berbunga ini banyak dipelihara di rumah dengan pot-pot di bawah atau digantung di dinding.

Karena daya tarik tanaman anggrek berada di bunganya, tanaman ini membutuhkan perawatan yang tepat agar bunga dapat tumbuh dengan subur. Berikut cara-cara mudah dalam merawat tanaman anggrek.

Baca Juga: Sebelum Menyirami Tanaman di Rumah, Ketahui Hal-Hal Berikut Ini yuk!

Lingkungan yang Tepat

Lingkungan yang tepat artinya Anda perlu memperhatikan di mana tanaman anggrek itu tumbuh. Jika Anda menanamnya dengan pot, pastikan pot tanaman anggrek memiliki lubang drainase yang baik. Lubang ini berfungsi untuk mengalirkan air berlebih keluar dari media tanam. Sebab, jika air berlebih dan menumpuk di pot akan membuat akar tanaman menjadi busuk.

Kemudian, pemilihan media tanam yang baik untuk pot harus yang dapat mengalirkan air dengan baik. Tanaman anggrek harusnya ditanam di tanah atau media tanam yang cepat kering. Susunan yang baik adalah 1/3 batu bata di bagian bawah dan pakis di 2/3 bagian atasnya.

Dilansir dari Wikihow, agar dapat tumbuh subur, tanaman anggrek membutuhkan sinar matahari yang kuat, tetapi tidak langsung. Maka, lokasi yang baik untuk meletakkan tanaman anggrek adalah di dekat jendela bila di dalam rumah dan di teras rumah bila di luar rumah. Posisikan tanaman menghadap ke selatan atau ke timur. Selain itu, anggrek dapat tumbuh subur dengan suhu sejuk atau sekitar 16-24 derajat celcius.

Menyirami dan Memberi Pupuk

Anggrek umumnya tak membutuhkan banyak air, tetapi Anda dapat memberikan air sebanyak yang dibutuhkan tanaman. Anda dapat memberikannya selama beberapa hari sekali. Cara mengecek kelembapannya adalah dengan menusukkan 1-2 jari Anda ke dalam media tanam, jika terasa sangat kering, Anda dapat menyiraminya. Biarkan hingga meresap, lalu buang kelebihan air. Bila terlalu berisiko, Anda dapat menggunakan botol semprotan agar dapat mengontrol pemberian air.

Menyirami tanaman anggrek bahkan dapat dilakukan sebanyak beberapa kali seminggu atau bahkan beberapa minggu sekali. Ini bergantung dengan kondisi iklim, tingkat kelembapan, dan jenis media tanamnya. Kendati demikian, Anda perlu selalu mengeceknya.

Pemberian pupuk ke tanaman anggrek dapat dilakukan sebanyak sebulan sekali saat sedang berbunga. Namun, jangan sirami tanaman setelah dipupuk agar nutrisinya tidak keluar bersama air. Anda dapat menggunakan pupuk jenis apapun.

Pemangkasan

Beberapa jenis anggrek tidak dapat tumbuh kembali di batang yang sama, maka anggrek harus mendapatkan pemangkasan berkala untuk mengatur pertumbuhan barunya. Anda cukup memotong batangnya tepat di atas nodus atau titik pertemuan batang setelah bunganya mati.

Untuk varietas anggrek berumbi semu, potonglah di atas umbinya. Sementara anggrek yang lain, potong seluruh batangnya sedekat mungkin dengan permukaan media tanam.

Baca Juga: Tak Perlu Ragu Memelihara Tanaman Monstera, Ini Beberapa Kelebihannya

Pencegahan dari Hama dan Penyakit

Selanjutnya adalah pencegahan hama dan penyakit pada tanaman anggrek. Anggrek bisa terserang kutu tempurung dan kutu putih. Tanda-tandanya adalah daun yang lengket dan kapang jelaga yang berwarna hitam. Maka, Anda harus mengusir serangga dan membersihkan daunnya dengan air sabun.

Caranya, buat larutan air dengan sabun cuci piring, lalu usapkan larutan dengan lap ke permukaan daun dan batang bunga anggrek. Ini akan menghilangkan sisa lengket dan kapang jelaga.

Namun, jika Anda menemukan jaringan tanaman yang sakit, seperti bintik-bintik atau berubah warna, Anda dapat memangkas jaringan yang terserang agar tidak menular. Lalu, gunakan fungisida atau bakterisida untuk mencegah kembalinya penyakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Olahraga Hyrox Lagi Digemari, AirAsia Jalin Kerjasama Dengan Hyrox APAC

Dorong Wisata Olahraga dan Gaya Hidup di Asia Pasifik, AirAsia Jalin Kemitraan dengan Hyrox APAC        

Dapur Putih Ditinggalkan? Ini Warna Netral yang Lebih Hangat dan Disukai Desainer

Dapur putih Anda mulai bergeser? Simak warna netral baru yang lebih hangat, fleksibel, dan tetap cocok untuk rumah masa kini.  

Cara Cerdas Pakai Voucher Promo QRIS di MyBCA biar Transaksi Makin Hemat

Membeli dengan QRIS myBCA pekan ini ternyata bisa lebih hemat. Simak panduan lengkap memanfaatkan voucher promo agar pengeluaran lebih bijak.  

Desainer Ungkap! Permadani Klasik Bikin Rumah Modern Anda Lebih Berjiwa

Permadani klasik kembali jadi tren dekorasi 2026, simak cara menatanya agar rumah kamu terasa hangat, estetik, dan sesuai gaya masa kini.  

Sertifikat Rumah Belum Balik Nama? Awas, Sengketa Mengintai!

Simak panduan biaya balik nama rumah Anda di 2026 ini agar tidak salah hitung, legalitas aman, dan keuangan tetap terkendali.  

Angpao Digital & Uang Tunai: Mana Lebih Bermakna di Imlek Tahun 2026 Ini? Simak Yuk

Cek panduan isi angpao yang wajar, etis, dan cocok dengan kondisi keuangan Anda saat ini agar tradisi tetap bermakna dan tidak memberatkan.  

10 Jus yang Paling Cepat Turunkan Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

Ini, lho, beberapa jus yang paling cepat turunkan kolesterol tinggi. Cek ada apa saja di sini!                 

8 Manfaat Kesehatan Diet Mediterania yang Tak Banyak Diketahui

Ada beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui, lo. Cek pembahasan lengkapnya di sini!

6 Daftar Jus Sayur untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi secara Alami

Intip sejumlah daftar jus sayur untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi secara alami berikut, yuk! 

8 Jenis Sayur yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Mari intip beberapa jenis sayur yang bisa turunkan kolesterol tinggi dengan cepat berikut ini, yuk! Ada apa saja, ya?