M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Ingin Meratakan Gigi tanpa Behel? Begini Caranya!

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Punya gigi yang berantakan karena terlalu maju, bengkok, patah, ataupun tumpang tindih dapat membuat kurang percaya diri.

Gigi yang berantakan juga dapat mengubah bentuk wajah dan bahkan membuat Anda sulit mengunyah atau berbicara.

Untungnya ada beberapa cara untuk merapikan gigi yang bisa Anda coba dan bukan hanya dengan behel.  

Nah, bila Anda salah satu orang yang punya gigi berantakan, ada beberapa cara merapikan gigi yang bisa dicoba langsung di dokter gigi. 

Baca Juga: Jangan Disepelekan! Inilah 5 Penyakit yang Ditandai dengan Bau Mulut

Dilansir dari Healtline, inilah beberapa cara meratakan gigi tanpa behel yang bisa Anda lakukan, antara lain: 

1. Dental contouring

Cara meratakan gigi tanpa behel yang pertama dengan dental contouring. 

Dibandingkan dengan cara meratakan gigi lainnya, dental contouring tergolong konservatif.

Untuk meratakan gigi, lapisan enamel gigi dikikis sedikit. Setelah itu, gigi dibentuk kembali agar terlihat lebih rapi.

Cara ini sebenarnya cukup efektif untuk merapikan gigi dengan kasus yang tidak berat.

Namun karena harus mengikis lapisan enamel gigi, dental contouring sangat tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki masalah gigi sensitif.

2. Veneer

Cara meratakan gigi tanpa behel yang kedua menggunakan veneer. Orang umumnya mengenal veneer sebagai prosedur untuk memutihkan gigi.

Padahal selain untuk memutihkan gigi, veneer juga bisa digunakan untuk merapikan gigi.

Prosedur perbaikan gigi dengan veneer dilakukan dengan cara memasang cangkang buatan ke gigi yang tidak rapi.

Cangkang gigi ini biasanya dibuat dari bahan keramik, porselen atau komposit.

Baca Juga: Catat! Inilah Kebiasaan yang Bisa Merusak Kesehatan Gigi dan Mulut

3. Dental crown

Cara meratakan gigi tanpa behel yang ketiga adalah dental crown. Dental crown sangat lazim digunakan untuk merapikan gigi patah, tidak rata atau berlubang.

Agar gigi terlihat lebih rapi, dibuatlah mahkota gigi tiruan atau dental crown untuk menambah bagian-bagian yang tidak rata atau rusak.

Selain untuk merapikan gigi, dental crown juga bisa digunakan untuk menutup gigi yang menguning atau menghitam.

Mahkota gigi biasanya dibuat dari bahan logam, stainless steel, resin atau porselen.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, dokter gigi juga akan memeriksa kondisi fisik gigi dan rontgen gigi terlebih dahulu.

Setelah semua dipastikan aman, barulah pemasangan mahkota gigi buatan bisa dilakukan.

Baca Juga: Manfaat Berjemur pada Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

4. Aligner

Cara meratakan gigi tanpa behel yang keempat adalah menggunakan aligner. Prinsip aligner sebenarnya cukup sederhana.

Agar terlihat lebih rapi dan tidak terlalu renggang, gigi disangga dengan alat yang terbuat dari bahan plastik bening yang disebut aligner.

Bentuk aligner sendiri berupa penyangga yang terbuat dari bahan plastik bening. Agar tidak mengganggu, aligner dibuat setipis mungkin.

Itulah beberapa cara meratakan gigi tanpa behel yang bisa Anda lakukan langsung di dokter gigi. 

Tentunya kamu harus cek dan konsultasi ke dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang paling tepat untuk kondisi gigimu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.