M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Incar Dividen Bank BRI Rp 235 per saham, Jangan Telat Beli Saham BBRI!

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Musim bagi-bagi dividen tunai dari hasil keuntungan alias laba bersih tahun buku 2023 telah tiba. Mengutip ksei.co.id, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI akan membagikan dividen tunai senilai Rp 235 per saham.

Bagi Moms yang ingin mendapatkan dividen tunai dari saham BBRI, sebaiknya memperhatikan ketentuan berikut ini! 

Tanggal cum dividen atau hari terakhir perdagangan saham BBRI yang memuat hak dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Maret 2024. Artinya, saham BBRI yang Moms beli hanya akan memberikan dividen jika dibeli paling lambat pada 13 Maret 2024.

Sedangkan, cum dividen saham BBRI di pasar tunai pada 15 Maret 2024.   

Baca Juga: Kinerja Saham BRI dan Bank Mandiri Catat Rekor

Investor yang mengempit saham BBRI akan menerima pembayaran dividen tunai pada 28 Maret 2024.

Menurut data RTI, Selasa (5/3), saham BBRI ditutup seharga Rp 6.125 per saham. Apabila Moms membeli saham BBRI pada harga tersebut, maka dividend yield atawa tingkat pengembalian yang didapat dari dana yang diinvestasikan pada saham itu sekitar 3,84%.

Sebagai pertimbangan Moms sebelum membeli saham BBRI, sepanjang tahun ini berjalan hingga 5 Maret 2024, harga BBRI telah naik 7%. Hari ini, harganya naik 75 poin atau setara 1,24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.