M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Melanjutkan Penguatan Senin Pagi (20/1), Saham RATU Disuspen dan CBDK Masuk UMA

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin pagi, 20 Januari 2025. Pukul 9:07 WIB, IHSG menguat 0,4% ke level 7.183. 

Pagi ini, sebanyak 260 saham mengua, berbanding 136 saham yang turun, serta 200 saham yang belum bergerak dari harga kemarin. 

IHSG ditutup dengan kenaikan 0,66% ke level 7.154 pada Jumat lalu (17/1). Ini merupakan penguatan hari ketiga berturut-turut. Dalam sepekan, IHSG naik 2,3%. 

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas memperkirakan, IHSG mencoba break resistance di level 7.175, jelang pelantikan Presiden AS Donald Trump. 

Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi melihat, selama IHSG di atas level MA20 di 7.077, maka indeks berpeluang menguji resistance di 7.200,51. Jika tidak mampu menembus MA20, maka berpeluang menguji support di 7.063. 

Pagi ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) sebagai perlindungan bagi investor. 

Sejak menggelar perdagangan saham perdana (IPO) pada 8 Januari 2025, saham RATU menyentuh autoreject atas (ARA) sebanyak tujuh kali. RATU sudah naik 370% sejak itu. 

Di sisi lain, BEI juga melakukan suspensi saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) sebagai cooling down. Saham ini merosot 64% sejak IPO 9 Januari 2025, dengan harga menjadi Rp 75 dari Rp 210 per saham. 

BEI juga memasukkan saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dan PT Super Energy Tbk (SURE) ke dalam jajaran saham yang dipantau ketat karena pergerakan sahamnya dianggap di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.