MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (29/5/2026).
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG terkoreksi 1,23% ke level 6.130 dan masih didominasi oleh volume pembelian.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.
Area koreksi berikutnya diperkirakan akan menguji level 5.899 yang sekaligus menjadi area support.
Secara teknikal, IHSG memiliki level support di 5.996 dan 5.899, sementara resistance berada pada kisaran 6.318 hingga
Baca Juga: Hari Pertama Tayang Tembus 200.000 Penonton, Ini Sinopsis Film Sekawan Limo 2
Seiring dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini:
1. BBTN — Buy on Weakness
BBTN terkoreksi 3,60% ke level 1.340 dan disertai munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBTN saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (3).
- Area beli: 1.300–1.340
- Target harga: 1.420–1.510
- Stop loss: di bawah 1.275
2. BREN — Buy on Weakness
BREN menguat 10,92% ke level 2.640 dengan volume pembelian yang tinggi. Posisi BREN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].
- Area beli: 1.860–2.250
- Target harga: 3.120–3.880
- Stop loss: di bawah 1.820
Baca Juga: Jumat Terakhir Promo HokBen: Nikmati Menu WFH Praktis & Hemat, Cek Paketnya
3. BRPT — Buy on Weakness
BRPT menguat 5,07% ke level 1.555 dan disertai tingginya volume pembelian. Posisi BRPT diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B.
- Area beli: 1.365–1.460
- Target harga: 1.815–2.100
- Stop loss: di bawah 1.310
4. EMAS — Trading Buy
EMAS menguat 2,36% ke level 7.600 dan masih didominasi volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi EMAS sedang berada pada bagian dari wave (4) dari wave [C] pada label hitam atau bagian dari wave (B) dari [Y] pada label merah.
- Area beli: 7.325–7.550
- Target harga: 7.975–8.225
- Stop loss: di bawah 7.125
Investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News