M O M S M O N E Y I D
Santai

IHSG Jumat (16/10) Anjlok 11%, Intip Saham yang Masih Naik Tinggi

IHSG Jumat (16/10) Anjlok 11%, Intip Saham yang Masih Naik Tinggi
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Pasar saham domestik babak belur pada perdagangan  Jumat (16/10) imbas potensi penurunan derajat Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh MSCI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 768,67 poin atau turun 11,57%  ke level 5.185.  

Melansir IDX Mobile, sebanyak 812 saham ditutup turun, berbanding jauh 11 saham naik, dan 140 saham ditutup stagnan pada hari ini.

Volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini melibatkan 67,59 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 32  triliun.

Berikut saham-saham top loosers hari ini, antara lain: 

PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) turun 15%
PT Wilton Makmur Indonesia (SQMI) turun 15%
PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) turun 15%

Baca Juga: IHSG Rabu (14/10) Berbalik Naik 0,29% ke level 5.943, Asing Net Sell Jumbo

Sedangkan, saham-saham yang masuk top gainers hari ini, antara lain:

PT Bank of India (BSWD) naik 25%
PT Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) naik 24,93%
PT Guna Timur Raya (TRUK) naik 24,81%

Sementara, saham-saham berkapitalisasi besar alias big cap, seperti BBCA pada hari ini anjlok 14,8% dan BBRI anjlok 14,84%.  Sementara, saham DCII menurun 2,5%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.