MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak dalam fase konsolidasi bearish pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Sebelum masa libur Idul Adha dua hari, IHSG pada Selasa lalu (26/5) ditutup turun 1,23% ke level 6.130,19. Pelemahan ini pun disertai aksi jual asing dengan nilai jual bersih atau net sell Rp 1,89 triliun di pasar reguler.
Tim Analis Teknikal dari Mirae Asset Sekuritas dalam riset paginya menyebutkan, fase bearish consolidation berlaku meski IHSG sudah berhasil rebound dari area “wave 5/A”. Pola black closing marubozu candle yang terbentuk menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar.
IHSG di akhir pekan ini diperkirakan bergerak pada area support 6.081 hingga 6.060, dengan resistance di level 6.262 dan 6.387. Indikator Stochastic K/D dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif, namun pelemahan volume transaksi mengindikasikan tenaga penguatan pasar belum terlalu solid.
Rekomendasi saham
Di tengah kondisi tersebut, investor disarankan lebih selektif dengan fokus pada saham berfundamental kuat, valuasi murah, serta saham yang mulai menunjukkan potensi pembalikan arah tren. Penerapan manajemen risiko disiplin juga dinilai penting di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati hari ini antara lain:
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — buy pada area 500–625 dengan target harga bertahap di 645, 715, hingga 775.
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) — buy pada area 2.110–2.410 dengan target harga 2.450, 2.590, hingga 3.070.
- PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) — buy pada area 790–830 dengan target harga 835 dan 900.
O, iya, Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi dan proyeksi didasarkan pada analisis teknikal dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar. Investor disarankan melakukan riset mandiri dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News