M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpotensi Sideways, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini dari BNI Sekuritas

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan ambil nafas dahulu di tengah tren bullish-nya. BNI Sekuritas memperkirakan, IHSG bergerak sideways hari ini, Selasa, 29 Juli 2025.  

IHSG Senin kemarin (28/7) ditutup naik 0,94% ke level 7.614,77, dan disertai dengan net buy asing sekitar Rp 179 miliar di pasar reguler. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah ASII, BBRI, BBNI, PGEO dan GOTO.

Dalam sebulan terakhir, IHSG sudah naik 10,11%. 

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas memperkirakan, IHSG berpotensi bergerak sideways hari ini. 

Sebagai support kuat di 7.580-7.600. Sedangkan resistance IHSG di 7.630-7.650

Ide trading

Investor maupun trader juga bisa melirik saham pilihan BNI Sekuritas hari ini. Namun, rekomendasi saham hari ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi ada di tangan masing-masing. 

1. BBRI
Spec Buy dengan area beli di 3900-3940, cutloss di bawah 3870. Target dekat di 4000-4050. 

2. PANI
Spec Buy dengan area beli di 15775-15975, cutloss di bawah 15650. Target dekat di 16200-16500. 

3. PGEO
Spec Buy dengan area beli di 1660-1680, cutloss di bawah 1640. Target dekat di 1720-1740. 

4. ADRO
Spec Buy dengan area beli di 1900-1925, cutloss di bawah 1900. Target dekat di 1965-2000. 

5. KRAS
Spec Buy dengan area beli di 292-298, cutloss di bawah 288. Target dekat di 306-310. 

6. WIRG
Spec Buy dengan area beli di 104-108, cutloss di bawah 103. Target dekat di 112-117.     

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.