M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpeluang Naik Terbatas, Cek Rekomendasi Saham Mirae Asset Hari Ini

Penulis: Muhammad Alief Andri  |  Editor: Muhammad Alief


MOMSMONEY.ID - IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Rabu (16/7). Simak rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas.

Secara teknikal, indeks mendekati titik optimistis wave (b), namun indikator RSI sudah memasuki area overbought. Level support IHSG berada di 7.051 dan 6.993, sementara resistance di 7.184 dan 7.240.

Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji menyarankan investor untuk mengakumulasi saham prospektif dengan strategi buy on dip, sambil tetap menerapkan manajemen risiko secara efektif.

Dari sisi global, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor baru untuk barang asal Indonesia sebesar 19%, turun dari 32% sebelumnya. Di sisi lain, Indonesia tetap menerapkan tarif 0% untuk produk asal AS, termasuk energi dan pertanian.

Adapun Bank Indonesia diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%. Bila terealisasi, hal ini diharapkan memberikan katalis positif bagi pasar keuangan domestik.

Baca Juga: Ini Pekerjaan yang Aman dari Gempuran AI di Tahun 2025 Menurut Bapak AI

Nah, berikut saham pilihan Mirae Asset Sekuritas untuk Rabu (16/7):

BBCA: accumulative buy

Beli di 8.425-8.725, cutloss jika break di bawah 8.250. Jika tidak break di bawah 8.250, potensi naik ke 8.825-9.200 bahkan 12.500 untuk jangka menengah.

BBNI: accumulative buy

Beli di 4.010-4.070, cutloss jika break di bawah 3.610. Jika tidak break di bawah 3.610, potensi naik ke 4.160-4.540 bahkan 5.175 untuk jangka menengah.

SRTG: accumulative buy

Beli di 1.615-1.705, cutloss jika break di bawah 1.535. Jika tidak break di bawah 1.535, potensi naik ke 1.730-1.875 bahkan 2.220 untuk jangka menengah.

Informasi saja, investasi di pasar modal mengandung risiko. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggungjawab masing-masing investor. Pastikan telah disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.