M O M S M O N E Y I D
Santai

Identitas Digital: Kunci Aman Beli Tiket Konser Bebas Calo

Identitas Digital: Kunci Aman Beli Tiket Konser Bebas Calo
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Penipuan berkedok tiket konser dari pihak ketiga atau “calo” yang menyebabkan kerugian finansial kembali mencuat. Salah satunya terjadi pada tiket konser BTS World Tour ARIRANG di Jakarta. 

Setelah tiket habis terjual dalam hitungan menit, para calo yang membeli tiket dalam jumlah besar menjual kembali tiketnya dengan harga berlipat, mendorong maraknya penipuan karena penjualan di luar kanal resmi. Sejumlah korban mengalami kerugian mulai dari Rp2,5 juta hingga puluhan juta rupiah akibat membeli tiket yang ternyata tidak valid karena dijual ke lebih dari satu pembeli dan penjual yang menghilang penjual begitu pembayaran diterima.

Merespon fenomena ini, Founder & CEO Privy, Marshall Pribadi mengatakan kasus penipuan serupa merupakan kejadian berulang dan menggambarkan urgensi peran infrastruktur identitas digital dalam ekosistem tciketing yang masih perlu dibenahi.

“Saat ini, platform tiket resmi telah mewajibkan memasukkan nomor KTP saat pembelian. Namun, input nomor KTP secara manual tidak memverifikasi bahwa orang yang menginput adalah benarbenar pemilik identitas tersebut. Sehingga para oknum masih bisa menimbun tiket menggunakan identitas pihak lain sebagai gerbang awal penipuan, jelas Marshall. 

Artinya, penipuan tiket konser ini bukan hanya soal kriminalitas, namun juga cerminan kurangnya infrastruktur yang dapat memverifikasi identitas digital secara sah di ranah ekosistem ticketing. Ketika pembelian tiket diintegrasikan dengan identitas digital yang terveirifkasi, satu Digital ID hanya bisa membeli tiket untuk satu NIK yang sama. Calo yang mencoba membeli tiket dalam jumlah banyak dengan menggunakan identitas orang lain tidak akan bisa melewati proses verifikasi ini,” jelas Marshall.

Baca Juga: Privy Hapus Proses Sign Up Berulang dengan Fitur Digital Identity

Lebih dari sekedar mencegah calo, Marshall menjelaskan bahwa integrasi dengan identitas digital juga memungkinkan penyelenggara menerapkan filter yang selama ini sulit dilakukan seperti pembatasan pembelian usia untuk acara tertentu, atau pembatasan domisili untuk memastikan tiket tersedia bagi audiens yang tepat.

“Dengan begitu, penggunaan identitas digital mendorong ekosistem ticketing lebih aman, nyaman, dan akuntabel,” imbuh Marshall.

Untuk diketahui, sejumlah negara pun tengah mengeksplorasi integrasi identitas digital pada ekosistem ticketing seperti Korea Selatan, negara asal BTS, dimana salah satu platform tiket InterparkTriple bersama agensi band musik seperti HYBE dan fintech Toss mengembangkan sistem verifikasi biometrik wajah yang diterapkan sejak tahap pembelian, bukan hanya saat masuk venue untuk memastikan satu pembelian benar-benar terikat pada satu identitas asli.

Begitu juga dengan negara tetangga Singapura yang sedang menjajaki integrasi platform penjualan tiket yaitu Ticketmaster dengan Singpass sebagai identitas digital nasional. Namun sayangnya, integrasi ini belum terimplementasi di Indonesia.

Privy Dorong Implementasi Digital ID di Ekosistem Ticketing

Infrastruktur inilah yang telah dihadirkan Privy melalui fitur Digital ID sebagai solusi identitas digital terverifikasi melalui dua layanan utama: PrivyHub dan Login with Privy. PrivyHub berperan sebagai trusted gateway atau portal layanan terverifikasi di dalam aplikasi Privy, tempat pengguna dapat menemukan dan mengakses merchants lintas industri tanpa berpindah aplikasi.

Sementara itu, Login with Privy memungkinkan pengguna login atau mendaftar di aplikasi dan website merchants menggunakan Privy ID yang telah terverifikasi, dengan tetap memastikan persetujuan pengguna.

Baca Juga: Cara Cek Keaslian Dokumen Digital di Aplikasi Privy

“Dalam konteks ticketing, kedua fitur digital identity Privy tersebut memungkinkan setiap pembelian tiket terikat pada satu individu yang telah diverifikasi dan memungkinkan pengecekan biometrik, sehingga menghindari adanya pemalsuan identitas pada pembelian tiket. Ketika pembelian tiket konser ataupun akivitas lainnya terikat pada identitas digital yang terverifikasi, calo tidak bisa lagi membeli massal menggunakan identitas orang lain, dan penjualan tiket ilegal dari pihak ketiga dapat diminimalisir karena identitas setiap pihak yang bertransaksi bisa dibuktikan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Marshall mengatakan pihaknya akan segera mendorong integrasi identitas digital terverifikasi melalui fitur Privy Digital ID pada ekosistem ticketing. Terlebih saat ini, sejumlah platform dari berbagai sektor telah membuktikan efektivitas layanan Privy Digital ID.

“Mulai dari platform investasi emas digital seperti Treasury yang mencatat 16.000 pengguna terverifikasi melalui Login with Privy. Begitu juga dengan media massa Kompas dan Tempo, platform EdTech Belajarlagi, dan platform visa digital SPUN yang menggunakan fitur tersebut untuk mempercepat onboarding pengguna terverifikasi. Keberhasilan di berbagai industri ini menjadi landasan kuat bagi industri ticketing untuk mewujudkan ekosistem ticketing yang lebih aman,” ujar Marshall.

Selain itu, sebagai satu-satunya Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang memberikan Certificate Warranty hingga Rp1 miliar, Privy tidak berhenti pada verifikasi identitas. “Jaminan ini memberikan perlindungan finansial apabila terbukti terjadi kerugian akibat penyalahgunaan identitas pada sertifikat elektronik yang diterbitkan Privy, sehingga setiap transaksi yang melibatkan identitas digital oleh Privy bukan hanya aman, namun juga dijamin,” ungkap Marshall.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

​Perkembangan AI membuat kebutuhan skill pekerja ikut berubah. Kemampuan analitis, berpikir kritis, hingga literasi AI makin dibutuhkan

5 Cara Menimbang Berat Badan yang Tepat agar Hasilnya Akurat, Disarankan Pagi Hari

Hasil timbangan sering berbeda setiap hari? Pelajari cara menimbang berat badan yang benar mulai dari waktu terbaik hingga pemilihan alatnya.

Komunitas Bisa Menjadi Ajang Perkuat Ekonomi Kreatif

Mempertemukan komunitas dengan para pelaku ekonomi kreatif dan penggemar seperti Pesta Warga Duniaku bisa perkuat ekonomi kreatif.

6 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (29/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9), Hujan Lebat Terjadi di 15 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 29 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Promo Beauty Fair di Alfamart 28-30 September 2026, Nivea-Cetaphil Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Jelajah Rasa Kopi Panama hingga Garut Lewat Omakase Coffee Experience Roemah Koffie

Roemah Koffie resmi memperkenalkan pengalaman menikmati kopi yang tidak biasa melalui Omakase Coffee Experience.

Jadwal Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Head to Head Kedua Tim

Jadwal Indonesia vs Malaysia malam ini, Senin 28 September 2026 pukul 19.30 WIB, cek lokasi, kondisi skuad, dan head to head hari ini.

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring Diangkat ke Layar Lebar

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan diadaptasi menjadi film panjang, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027.

Promo Alfamart Beauty Fair 28-30 September 2026, Nivea-Cetaphil Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.