M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Ide Usaha Dengan Modal Mini, Salah Satunya Bisnis Kuliner

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Banyak orang ingin menjadi pengusaha tapi karena keterbatasan modal mimpi itu sulit tercapai. Padahal, Anda tetap bisa menjalankan usaha tanpa harus punya modal besar.

Mengutip ide dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan melihat peluang bisnis yang bagus agar bisa meraup keuntungan besar dengan modal yang kecil. 

Ada sederet ide bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berpotensi memiliki keuntungan besar? Berikut ini dia beberapa ide dari BRI untuk bisnis UMKM dengan modal kecil, tapi juga menguntungkan. Yuk simak di bawah ini :

1. Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner memang tidak pernah ada matinya. Anda bisa mendirikan bisnis dengan modal kecil, diantaranya katering, jajanan, atau kue yang memiliki banyak peminat. 

Dengan modal kecil, Anda bisa memanfaatkan sejumlah bahan dasar yang mudah didapatkan, seperti kentang, singkong, atau ubi. Tidak hanya berpotensi memiliki keuntungan besar, tetapi Anda juga bisa membuka lapangan pekerjaan sebagai salah satu strategi untuk pemberdayaan UMKM. 

2. Dropshipping

Dropshipping lumayan populer di kalangan pengusaha UMKM, karena tidak memerlukan modal besar untuk menyimpan stok dan memiliki risiko rugi relatif rendah. 

Cara kerjanya cukup menjadi perantara antara supplier dan pembeli dan Anda harus kompeten dalam memasarkan produk tersebut. Beberapa jenis produk yang bisa dijual, diantaranya pakaian, aksesoris, produk kecantikan dan kesehatan, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Bunga Deposito Superbank di Januari 2025, Tertinggi ,7,50%

3. Jasa Titip

Peluang usaha jasa titip cenderung banyak diminati karena sistemnya mudah dan praktis. Cocok bagi sebagian orang yang ingin berbelanja, tapi tidak memiliki cukup waktu untuk datang langsung ke lokasi atau lokasi penjual terlalu jauh.

Anda tidak perlu mempunyai modal besar untuk membuka bisnis ini. Namun, pastikan Anda bekerja secara jujur, terpercaya, dan kompeten sebagai pelaku jastip.

4. Thrift Shop

Thrifting menjadi salah satu ide bisnis UMKM yang cukup populer di kalangan anak muda. Berkembangnya tren fashion membuat minat memiliki pakaian yang bagus dengan harga terjangkau dan tahan lama pun juga ikut meningkat.

Anda hanya perlu melakukan strategi pemasaran yang tepat, maka akan banyak pelanggan yang penasaran dengan produk yang dijual. Selain menguntungkan, bisnis ini juga ramah lingkungan. 

5. Kerajinan Tangan

Bagi Anda yang kemampuan atau hobi dalam bidang kreatif, bisa mencoba untuk membuat dan kerajinan tangan yang unik seperti aksesoris, dekorasi rumah, atau souvenir. Anda bisa memulai bisnis ini dari rumah dengan modal awal kurang dari 500 ribu rupiah.

Kunci dari bisnis ini adalah kualitas dan keunikan yang menjadi ciri khas. Manfaatkan platform sosial media untuk menjangkau pelanggan lebih luas.

6. Jasa Fotografi

Di era serba digital ini, tampilan visual selalu menjadi aspek penting untuk kebutuhan konten di sosial media. Manfaatkan tren ini untuk menawarkan jasa fotografi untuk acara khusus seperti pernikahan, ulang tahun, hingga foto produk. 

Pelajari teknik fotografi dan editing untuk meningkatkan kualitas jasamu. Tidak lupa untuk membuat portofolio online untuk menunjukkan hasil kerjamu.

7. Jasa Desain Grafis

Bermodalkan software gratis atau dengan biaya langganan yang terjangkau, Anda bisa mencoba ide bisnis satu ini dari rumah. Pastikan Anda memiliki portofolio yang menarik dan kemampuan untuk mengikuti tren desain terkini. 

Jasa yang bisa ditawarkan, diantaranya desain logo, kartu nama, desain untuk konten media sosial, iklan online, dan material branding lainnya.

8. Jasa Penyewaan Barang

Membuka jasa penyewaan barang juga bisa menjadi salah satu ide bisnis dengan modal kecil. Anda bisa memanfaatkan barang-barang yang unik atau yang sering dipakai orang untuk disewakan kepada orang-orang.

Contohnya, seperti sewa iPhone yang belakangan ini banyak diminati lantara tidak semua orang dapat membeli barang tersebut karena keterbatasan biaya.

Dari ulasan lengkap di atas, tidak semua bisnis beromzet besar selalu membutuhkan modal besar bukan? Nah, kira-kira ide bisnis UMKM apakah yang tertarik Anda coba? 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.