M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Hindari Osteoporosis, Ini 5 Kebiasaan Makan yang Mempercepat Pengeroposan Tulang

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Di usia yang sudah tak lagi muda, Moms wajib menjaga kebiasaan makan sehari-hari. Pasalnya, ada beberapa jenis makanan yang bisa mempercepat proses pengeroposan tulang.

Baca Juga: Promo Burger King 1-30 April 2022, Ada Kupon April Semua Serba Diskon 50%

Pengeroposan tulang harus dicegah sedini mungkin agar di usia senja nanti, Anda tak mengidap osteoporosis.

Lantas, apa saja sih kebiasaan makan yang dapat mempercepat pengeroposan tulang? Merangkum dari  Eat This Not That dan Ortho Atlanta, simak yang berikut ini!

Baca Juga: Punya Perut Buncit? Ini 5 Makanan Sehat yang Bisa Menyusutkan Lemak di Perut

Asupan Sodium

Keripik kentang mengandung sodium tinggi
Keripik kentang mengandung sodium tinggi

Kebiasaan makan yang dapat mempercepat pengeroposan tulang yang pertama adalah dengan banyaknya asupan sodium yang dikonsumsi tubuh.

Makanan yang mengandung terlalu banyak sodium atau garam dapat merusak kesehatan Anda, terutaa dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko osteoporosis.

Baca Juga: 7 Langkah Tetap Terhidrasi saat Puasa di Bulan Ramadan

Kurang kalsium dan vitamin D

Kebiasaan makan yang dapat mempercepat pengeroposan tulang selanjutnya adalah kurangnya mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin D.

Hampir semua kalsium dalam tubuh terdapat di dalam tulang. Jadi, tak mengherankan apabila kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dapat mempercepat pengeroposan tulang.

Baca Juga: 8 Makanan yang Mengandung Air, Tetap Terhidrasi Meski Sedang Berpuasa

berjemur pagi hari
berjemur pagi hari

Menurut Recommended Dietary Allowance (RDA) yang dilansir dari Eat This Not That, jumlah kalsium untuk orang dewasa adalah 1.000 mg setiap harinya. Jumlah ini meningkat menjadi 1.200 mg apabila usia telah di atas 51 tahun.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bikin Memasak Jadi Lebih Mudah dan Masakan Enak

Nah, untuk menyerap semua kalsium yang telah Anda konsumsi, Anda juga memerlukan vitamin D yang ada pada matahari.

Vitamin D dari matahari jauh lebih baik daripada vitamin D pada suplemen karena dapat berperan langsung ke dalam kesehatan tulang, terutama pada sel-sel pertumbuhan tulang.

Baca Juga: Rekomendasi 3 Resep Hidangan Telur Dadar ala Jepang, Cocok untuk Sahur!

Kurangnya Protein

Kebiasaan makan selanjutnya yang dapat mempercepat pengeroposan tulang adalah kurangnya mengonsumsi protein.

Orang-orang lebih cenderung mengutamakan kalsium dan vitamin D dalam proses memperkuat tulang, namun mereka abai dengan kenyataan bahwa protein juga berperan penting dalam kesehatan tulang.

Baca Juga: Resep Tahu Mapo ala Tiongkok, Masak Menu Sahur Cepat Hanya 10 Menit

“Mengonsumsi protein yang cukup setiap harinya dapat mencegah terjadinya osteoporosis,” kata Sharon Puello, seorang ahli nutrisi yang dilansir dari Eat This Not That.

Protein juga dapat menyerap lebih banyak kalsium, menurunkan risiko pengeroposan tulang, dan menambah massa otot tubuh.

Baca Juga: Ini 3 Resep Minuman Mangga untuk Menu Takjil, Cuma 5 Menit Mengolahnya!

Minuman Bersoda

Minuman bersoda
Minuman bersoda

Seringnya minum minuman bersoda merupakan salah satu kebiasaan makan yang dapat mempercepat pengeroposan tulang.

Minuman bersoda mengandung kafein yang sangat tinggi dan asam fosfat yang dapat memengaruhi kepadatan tulang.

Baca Juga: 4 Tips Memasak Cumi Supaya Empuk dan Tidak Alot Dikunyah

Kurangnya buah dan sayur

Kurangnya mengonsumsi buah dan sayur secara cukup juga merupakan kebiasaan makan yang dapat mempercepat pengeroposan tulang.

Buah dan sayur mengandung banyak gizi, vitamin, dan mineral yang berguna untuk proses kepadatan tulang.

Jika Anda kurang mengonsumsi makanan ini, risiko pengeroposan tulang akan semakin cepat terjadi.

Baca Juga: Tips Pintar Pilih Sayur dan Buah yang Masih Segar, Sudah Tahu Belum?

Disarankan untuk mengonsumsi 2-3 cangkir buah-buahan serta 3-4 cangkir sayuran setiap harinya untuk mencegah pengeroposan tulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Serial Kuliner Netflix, Dari Gorengan Amerika Hingga Kuah Korea

Perjalanan kuliner Phil keliling dunia, dari Singapura hingga Hawaii. Ada kisah budaya di balik setiap hidangan, siap bikin ngiler!

Beasiswa FR Foundation Tawarkan Bantuan Pendidikan Penuh untuk Studi di Jepang

FR Foundation melepas sembilan siswa Indonesia penerima beasiswa angkatan pertama Program Beasiswa Studi ke Jepang.​

Kopi Kenangan Rilis Blueberry Series, Cek Promo Spesialnya dengan Cashback 100%

Kopi Kenangan rilis 4 varian Blueberry Series. Black Member bisa dapat cashback hingga 100% di Kenangan App. Jangan lewatkan kesegarannya!

Stop Makanan Manis! Ini 6 Risiko Kesehatan dan Perilaku untuk Anak Anda

Asupan gula berlebih pada anak bisa sebabkan hiperaktivitas dan penurunan kemampuan belajar. Pahami dampaknya dan cara mencegahnya sekarang juga.

Lionel Messi Pimpin Persaingan Awal Sepatu Emas Adidas di Piala Dunia 2026

Lionel Messi memimpin persaingan awal untuk meraih Sepatu Emas Adidas sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026.​

Jangan Sampai Salah Gaya, Ikuti 5 Tips Tampil Stylish Ini biar Jadi Pusat Perhatian

Penampilan Anda adalah salam visual pertama yang tak terhindarkan. Simak 5 tips tampil stylish agar kesan pertama selalu memukau.

IHSG Dibuka Melemah 1,5% Pada Perdagangan Kamis Pagi (18/6)

Pagi ini, sebanyak 363 saham bergerak turun. Sementara 160 saham menguat. Sebanyak 156 saham lainnya belum bergerak dari posisi sebelumnya. ​

Turun Rp 30.000 Jadi Rp 2.703.000, Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (18/6)

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menurun tajam pada Kamis (18/6)

Urutan Skincare Viva Ini Bikin Wajah Awet Muda: Kulit Mulus Tanpa Produk Mahal

Ingin kulit glowing dan plumpy dengan Skincare Viva? Memahami urutan pemakaiannya adalah kunci. Ikuti panduan ini agar hasilnya maksimal. 

Cek Rekomendasi Saham HEAL, MIKA, NCKL, dan PGEO Hari Ini (18/6)

IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Namun, koreksi IHSG dinilai masih sehat.