M O M S M O N E Y I D
Bugar

Hati-Hati, 5 Bahaya Makan Daging Kambing Berlebihan bagi Kesehatan

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Ada bahaya konsumsi daging kambing berlebihan bagi kesehatan. Seseorang tentu memiliki toleransi dalam konsumsi daging per harinya.

Daging kambing merupakan sumber protein dan nutrisi lain yang baik, tetapi makan terlalu banyak bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Apabila Anda menikmati makan daging kambing, penting untuk konsumsi daging dengan secukupnya. Ada beberapa tips agar konsumsi daging kambing lebih aman, dilansir dari Healthline.

Daging kambing berlebihan dapat memicu penyakit jantung
Daging kambing berlebihan dapat memicu penyakit jantung

Tips aman konsumsi daging kambing

Berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi risiko bahaya dari makan daging kambing:

  • Pilih potongan daging kambing tanpa lemak.
  • Potong lemak yang terlihat dari daging kambing sebelum dimasak.
  • Masak daging kambing dengan cara yang sehat, seperti memanggang, memanggang, atau memanggang.
  • Batasi asupan produk olahan daging kambing, seperti sosis dan bacon.
  • Makan daging kambing sebagai bagian dari diet seimbang yang mencakup banyak buah, sayuran, dan biji-bijian.

Baca Juga: 4 Makanan untuk Penderita Diebetes, Cek Juga Makanan Terlarang Dikonsumsi

Melansir The American Heart Association merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 0,5 kg daging per minggu. Hal ini termasuk konsumsi daging kambing, sapi, babi, hingga domba.

Anda perlu tahu informasi terkait dampak makan daging kambing berlebihan bagi kesehatan. Berikut beberapa bahaya dan dampak mengkonsumsi daging kambing dalam jumlah banyak.

Dampak makan daging kambing berlebihan

1. Penambahan berat badan

Konsumsi daging kambing merupakan asupan makanan berkalori tinggi, sehingga makan terlalu banyak bisa menyebabkan penambahan berat badan.

Ini terutama menjadi perhatian bagi orang yang sudah kelebihan berat badan atau obesitas.

2. Peningkatan risiko penyakit jantung

Daging kambing merupakan daging berlemak tinggi, dan memakannya terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (jahat).

Dampak makan daging kambing berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya.

Tentunya, ini tidak berdampak secara langsung dan bisa terjadi puncaknya pada masa tua.

3. Peningkatan risiko kanker

Beberapa penelitian telah mengaitkan asupan daging merah yang tinggi, termasuk daging kambing, dengan peningkatan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker usus besar dan kanker prostat.

Pastikan Anda dapat konsumsi daging kambing dalam kondisi yang baik dalam tingkat kematangan yang benar.

Baca Juga: 5 Kandungan Gizi Daging Sapi hingga Jumlah Kalori saat Dikonsumsi

4. Tekanan darah tinggi

Tingginya kadar lemak jenuh pada daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Ini adalah faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

5. Masalah ginjal

Tingginya kadar protein dalam daging kambing dapat membebani ginjal Anda. Ini terutama menjadi perhatian bagi orang yang sudah memiliki masalah ginjal.

Apabila khawatir tentang risiko kesehatan makan daging kambing, bicarakan dengan dokter. Dokter dapat membantu menentukan berapa banyak daging kambing yang aman untuk Anda makan.

Informasi terkait bahaya dan dampak konsumsi daging kambing berlebihan dapat menjadi pertimbangan untuk menjaga pola makan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (23/7): Mayoritas Wilayah Cerah, Suhu Capai 32°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (23/7) didominasi cerah dengan suhu udara 16-32 derajat Celsius.  

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Pelajari tips praktis menurunkan berat badan berbasis kesehatan pencernaan. Prioritaskan makanan utuh kaya serat ketimbang suplemen instan,  

Kenali 7 Gejala Jantung Lemah yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Mendengkur lo

Banyak orang tidak menyadari gejala jantung lemah sampai kondisinya parah. Dari mendengkur keras hingga sering lelah, kenali tanda-tandanya!  

APPNIA Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak Untuk Tumbuh Kembangnya

Hari Anak Nasional 2026, APPNIA Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak           

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Kamis (23/7) Didominasi Cerah, Ini Rincian Per Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Kamis (23/7) didominasi cerah dan berawan dengan suhu 13-33 derajat Celsius.