MOMSMONEY.ID - DJI Osmo Pocket 4P memiliki rentang dinamis yang sangat mengesankan pada kamera utama Lensa sudut wide utama memberikan bidang pandang setara full-frame 20mm dan memiliki aperture f/2 yang sama seperti yang terlihat sebelumnya di Pocket 4.
Jordan Drake, pengamat gadget dari Petapixel.com menyebutkan bahwa fitur tersebut adalah panjang fokus yang bagus untuk vlogging. Lensa yang relatif cepat dapat memberikan kedalaman bidang setara full frame f/5.6.
Spesifikasi yang paling menarik adalah sensor di balik lensa ini. Lensa tersebut masih sensor Tipe 1, rasio 4:3, tetapi sekarang menggunakan teknologi LOFIC yang memungkinkan area terang yang biasanya akan terpotong.
Baca Juga: HP Samsung S27: Sensor Sony Untungkan Pengguna, Setelah 4 Tahun ISOCELL
Teknologi inilah yang membuat DJI mengiklankan rentang dinamis yang menakjubkan hingga 17 stop, angka yang luar biasa untuk kamera full-frame. Kamera telefoto baru memberikan bidang pandang setara full-frame 60mm dan memiliki aperture f/1.8 yang lebih cepat.
Sayangnya, ini dipasangkan dengan sensor Tipe 1/1.28 yang lebih kecil. Sehingga, menghasilkan aperture setara f/6.3 yang masih cukup untuk memberikan kedalaman bidang yang dangkal dari jarak dekat.
Namun, kurangnya teknologi LOFIC pada sensor berarti rentang dinamisnya jauh lebih buruk daripada kamera utama. Lensa telefoto berguna tetapi tidak memiliki tampilan "Pro" yang sama seperti kamera utama.
Untuk mengimbangi perbedaan rentang dinamis, DJI telah merilis kurva log D-Log 2 baru khusus untuk memanfaatkan rentang dinamis kamera utama. Kamera telefoto hanya dapat menggunakan profil D-Log asli yang masih lebih fleksibel daripada profil D-Log M di Pocket 3, tetapi tidak mendekati rentang D-Log 2.
Mampu menangkap rekaman 4K Log hingga 60p
Kedua kamera dapat menangkap rekaman 4K Log hingga 60p. Untuk kecepatan bingkai yang lebih cepat, mode slow motion harus dipilih yang menonaktifkan profil log.
Kamera utama mampu memotret hingga 240p, sedangkan kamera telefoto maksimal 200p. Jika memotret 240p pada kamera utama, Anda tidak bisa begitu saja memilih ikon 3x dalam mode slow motion.
Tetapi, harus menurunkan kecepatan bingkai hingga 200p dan kemampuan untuk memperbesar akan terbuka.
Pocket 4P mampu merekam gerakan lambat tetapi ada trade-off
Pocket 4P lainnya sangat mirip dengan Pocket 4. Bodinya yang ringkas mudah dikantongi dengan baterai dan penyimpanan internal (103GB). Memori dapat diperluas lebih lanjut melalui slot kartu microSD.
Selain itu, dudukan aksesori magnetik untuk lampu LED atau mikrofon dari Pocket 4 standar kembali hadir bersama dengan tombol khusus yang diterima namun terbatas dari Pocket 4.
Kamera dioperasikan dari LCD berukuran dua inci
Kamera dioperasikan dari LCD berukuran dua inci dengan resolusi lebih dari setengah juta titik. Meski terdapat pengukur eksposur atas atau bawah, tidak ada alat bantuan seperti histogram atau bentuk gelombang untuk mengukur eksposur yang tepat, terutama yang penting saat memotret profil Log dengan rentang dinamis yang begitu luas.
Pengguna bisa mengakses histogram saat menggunakan aplikasi DJI Mimo, tetapi prosesnya rumit. DJI memiliki kit dengan pemancar yang disertakan, jadi pilihan terbaik bagi konten kreator.
Audio dari mikrofon internal cukup bagus sejauh biasanya, tetapi masih terasa nyaring dan rentan terhadap kebisingan angin. Seperti beberapa model OSMO terakhir, pelacakan dan stabilisasinya sangat bagus.
Fokus otomatis terkait dengan algoritme pelacakan, kinerjanya sangat baik di hampir semua pengujian. Satu-satunya kekurangannya adalah sistem 3 sumbu ini tidak dapat menstabilkan gerakan vertikal yang dapat menyebabkan bingkai melenting saat berjalan santai.
Pocket 4P: rentang dinamis 17 stop yang diiklankan dengan D-Log 2
Rentang tersebut jauh lebih besar daripada rentang dinamis fotografi kamera format medium Hasselblad. Untuk mengujinya, Jordan menggunakan kamera dengan rentang dinamis terbaik dari Panasonic S1 II.
Dalam mode Dynamic Range Boost, S1 II memberikan rentang dinamis yang dapat digunakan lebih dari 15 stop. Ketika memotret kedua kamera, tingkat noise sangat mirip dan sedikit lebih unggul pada Pocket 4P.
Beralih ke kamera telefoto, highlight jauh lebih rentan terhadap overexposure dan warna kulit akan kehilangan gradasi tonal yang halus dalam cahaya kontras tinggi. Selain itu, D-Log 2 dan D-Log tidak hanya memiliki ISO dasar asli yang sangat berbeda, tetapi keduanya juga mengalami clipping di tempat yang sangat berbeda dalam histogram.
Kemudian ketika beralih kembali ke kamera utama dan D-Log 2, ISO dasar tetap 400. Meskipun, ISO asli D-Log 2 lebih rendah. Jelas, ketika beralih antar kamera dalam mode log, kamera harus mengingat eksposure sebelumnya di setiap kamera.
Baca Juga: Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Makin Tangguh: Bodi Titanium & Sertifikasi IP69K
Meski ada beberapa kendala pada antarmuka, kualitas gambarnya cukup bagus dan dapat diperbaiki dalam pembaruan firmware. Itulah spesifikasi canggih yang dibawa DJI Osmo Pocket 4P.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News