M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Minyak Mentah Sentuh Level Tertinggi, Ini Efeknya ke Negara

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Harga minyak terus melonjak selama empat hari berturut-turut. Selasa (19/9) pukul 7.15 WIB, harga minyak WTI kontrak Oktober 2023 di New York Mercantile Exchange kembali naik 0,98% ke US$ 92,3 per barel yang merupakan harga tertinggi sejak Juni 2022. Lantas apa dampak kenaikan harga minyak bagi suatu negara?

Peneliti dari Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INDEF, Abdul Manap Pulungan mengatakan dampak kenaikan harga minyak terasa berbeda di tiap negara. Di Amerika kenaikan harga minyak bisa menimbulkan inflasi. Namun, di satu sisi tingkat pengangguran di AS masih aman sehingga tekanan dari harga minyak global relatif minor. 

Namun, bagi negara yang situasinya berbeda, seperti Inggris dan negara-negara Eropa, dampak kenaikan harga minyak bisa menimbulkan masalah kenaikan inflasi yang lebih tinggi. Sementara negara tersebut masih banyak jumlah pengangguran. 

Baca Juga: Alokasi Subsidi Energi pada Tahun 2024 Meningkat Jadi Rp 189,10 Triliun

"Saya melihat kenaikan harga minyak ini temporer saja, tidak akan signifikan seperti tahun 2022," kata Abdul dalam Talkshow Tumbuh Makna yang mengangkat tema Outlook Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya Bagi Indonesia di Jakarta, (14/9), secara tertulis. 

Sementara, Abdul mengamati Indonesia mampu melakukan penyesuaian dalam menghadapi kenaikan harga minyak. "Tinggal bagaimana kita melakukan penyesuaian internal dari kenaikan harga minyak," kata Abdul. 

Wacana yang berkembang saat ini pun juga sudah banyak dalam penyesuaian kenaikan harga minyak, seperti meningkatkan diversifikasi produksi yang tidak hanya terbatas pada bahan-bahan mentah seperti minyak, tetapi bisa beralih ke energi terbarukan. 

Kebijakan strategis juga harus dibuat untuk menekan negara-negara produsen minyak agar ke depan pembatasan produksi minyak dunia dapat dikontrol sebagaimana mestinya. 

Terlebih di dalam negeri, kenaikan harga minyak dunia tentu dapat mendorong pemerintah Indonesia untuk menaikkan harga BBM. Menurut Abdul hal tersebut dapat dilakukan demi merawat fiskal agar defisit tetap  di bawah 3%. 

Baca Juga: Pemerintah Dorong Percepatan Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​