M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Stabil di Dekat Rekor Tertinggi, Diprediksi Segera Tembus US$ 3.000

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini stabil mendekati rekor tertinggi, menjelang rilis data pekerjaan utama AS. Sementara ketegangan geopolitik yang meningkat dan kekhawatiran ekonomi, terus mendukung permintaan aset safe haven.

Mengutip Bloomberg, Jumat (7/2), harga emas spot diperdagangkan di US$ 2.868,91 per troi ons hingga pukul 16.32 WIB. Harga emas naik 0,44% dibandingkan penutupan kemarin dan masih di dekat rekor harga tertinggi sepanjang masa US$ 2.882,36 per troi ons yang ditorehkan Rabu lalu.

Harga emas  spot telah naik lebih dari 2% pada minggu ini, sebelum data non-farm payrolls dirilis di AS pada Jumat. Angka yang lemah dapat meningaktkan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga Federal Reserves lebih lanjut. Sementara akan lebih tinggi dari yang diperkirakan, mungkin memiliki efek sebaliknya.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas, karena tidak membayar bunga.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp 10.000 Hari Ini 7 Februari 2025

Perang dagang AS-China dan kekhawatiran bahwa Presiden AS Donald Trump akan menindaklanjuti ancaman untuk mengenakan tarif impor pada negara lain, serta posisi gepolitiknya yang tidak konvensional, mendukung peran emas sebagai penyimpan nilai di masa yang tidak pasti.

Kekhawatiran perang dagang telah menyebabkan para pedagang di London mengalikan logam ke AS, karena khawatir emas tidak akan dikecualikan dari potensi tarif.  

Dilansir Bloomberg, hari ini, Citigroup Inc. memperkirakan harga emas tampaknya akan terus menguat dengan mungkin mencapai US$ 3.000 per troi ons dalam waktu tiga bulan.

Pasar juga mencoba untuk mengetahui implikasi bagi ekonomi AS dan kebijakan moneter, jika kebijakan baru mengenai perdagangan dan imigrasi menyalakan kembali inflasi dan memengaruhi pertumbuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.