M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Berbalik Melemah Tajam

Reporter: RR Putri Werdiningsih  |  Editor: Putri Werdiningsih


MOMSMONEY.ID - Harga emas Pegadaian mulai berbalik arah. Harga emas Antam dan harga emas UBS kompak mengalami koreksi dibanding harga kemarin, Senin (5/1). Bahkan, harga emas UBS sampai terkoreksi Rp 15.000.  

Mengutip laman Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini Senin (5/2) turun Rp 2.000 menjadi Rp 1.169.000 per gram dan harga emas UBS ukuran 1 gram turun Rp 15.000 menjadi Rp 1.127.000 per gram.

Di Indonesia, emas batangan diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk alias Antam. Selain itu, ada pula PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Kedua produk tersebut bisa Anda dapatkan di toko perhiasan, butik Antam, dan gerai Pegadaian.

Pegadaian menyediakan produk emas batangan dalam berbagai ukuran. Baik emas Antam maupun emas UBS, mereka tawarkan mulai dari ukuran 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram.

Baca Juga: Beli ORI025 Rp 10 Juta, Potensi Cuan Sampai Rp 3,43 Juta

Simak perincian pergerakan harga emas Antam dan harga emas UBS di Pegadaian per Selasa (6/2):

Harga emas Antam

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 636.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.169.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.276.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 3.388.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.612.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 11.162.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 27.790.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 55.499.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 110.918.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 277.022.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 553.828.000
  • Harga emas 1.000 gram: 1.107.615.000

Baca Juga: Hati-Hati! Robert Kiyosaki Sebut 2 Pasar Ini bakal Ambruk

Harga emas UBS

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 601.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.127.000 
  • Harga emas 2 gram: Rp 2.235.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.523.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.986.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 27.411.000 
  • Harga emas 50 gram: Rp 54.709.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 109.374.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 273.354.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 546.043.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp -

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kolesterol Turun, 6 Olahraga Ini Bantu Pacu HDL Naik & Bikin Berat Badan Ideal

Jarang jalan kaki memicu risiko jantung. Ketahui durasi minimal aktivitas harian yang ampuh melipatgandakan kadar kolesterol HDL.

Ide Kado Self Care Murah untuk Diri Sendiri dan Teman

Berikut ada beberapa ide kado self care yang bisa diberikan untuk teman maupun diri sendiri sebagai self reward.​  

Pilihan Ikan Rendah Purin Tekan Risiko Kekambuhan Asam Urat Secara Efektif

Ikan kod hanya mengandung 98 mg purin per 100 gram. Temukan cara mengolahnya agar omega-3 terserap tanpa memicu nyeri sendi asam urat.

Jadi Lalapan Populer, Ternyata Kemangi Bisa Cegah Kanker

Sering dijadikan lalapan sehat ataupun bahan masakan Asia, mari ketahui apa saja manfaat makan daun kemangi di sini.​  

Layar AMOLED HP Oppo A6 Pro Tembus 1.400 Nits, Baterainya Awet Sampai 5 Tahun

Panel AMOLED 120Hz HP Oppo A6 Pro tembus kecerahan puncak 1.400 nits. Intip rahasia layarnya tetap terang benderang di luar ruangan.

Intip Tips Skincare dan Cara Menjaga Kesehatan Kulit Ala Artis Korea

Ekstrak akar milk vetch dan oksigen ternyata jadi kunci kulit glowing. Cek rekomendasi produk skincare yang kaya nutrisi.

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.