MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun, setelah peningkatan ketegangan di perairan Timur Tengah pada akhir pekan memperbarui risiko inflasi akibat guncangan pasokan energi.
Mengutip Bloomberg, Senin (20/4), harga emas spot turun 0,75% menjadi US$ 4.793,69 per troi ons pada pukul 15.49 WIB.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Angkatan Laut AS menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran, sementara Teheran memperingatkan bahwa kapal-kapal yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap melanggar gencatan senjata. Beberapa kapal terpaksa meninggalkan penyeberangan hanya beberapa jam setelah Iran mengatakan pada Jumat bahwa jalur perairan utama tersebut telah dibuka.
Insiden terbaru telah membahayakan prospek perundingan perdamaian di Islamabad, sebelum gencatan senjata 14 hari yang rapuh berakhir pada Selasa.
Trump mengatakan ia melihat peluang untuk kesepakatan, sambil juga memperbarui ancaman untuk menghancurkan pembangkti listrik dan jembatan Iran. Sedangkan, Teheran mengatakan tidak ada prospek yang jelas untuk negosiasi yang produktif.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Senin (20/4) Merosot Tajam Rp 44.000
Harga minyak dan gas alam melambung, setelah merosot pada sesi sebelumnya. Nilai dollar AS naik, menekan harga emas yang ditransaksikan dalam mata uang AS. Kegagalan mencapai kesepakatan diplomatik yang langgeng untuk mengakhiri perang, yang kini memasuki minggu kedelapan, telah mendorong volatilitas pasar.
Kata Christopher Wong, Ahli Strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., penurunan harga emas mencerminkan kemunduran sentimen risiko menyusul perkembangan geopolitik selama akhir pekan. Namun, masih ada ekspektasi yang tersisa bahwa kedua belah pihak sedang meningkatkan leverage menjelang pertemuan berikutnya. Arah perdagangan sementara akan dipengaruhi oleh sentimen risiko yang lebih luas.
"Pergerakan harga emas terbaru menggarisbawahi tren pembelian saat harga turun daripada saat harga naik," kata Wong mengutip Bloomberg, Senin. Ia memperkirakan emas akan diperdagangkan dalam kisaran jangka pendek US$ 4.700 hingga US$ 4.900 per troi ons.
Para investor akan mengamati Senat AS, sidang konfirmasi untuk Kevin Warsh, yang akan menghadapi pertanyaan pada Selasa sebagai piihan Trump berikutnya untuk memimpin Federal Rserves.
Anggapan bahwa Warsh akan mendorong pelonggaran moneter akhir tahun ini, kemungkinan akan mendukung harga emas. Sementara kehati-hatian yang lebih besar terhadap inflasi, dan keengganan untuk memangkas suku bunga, akan berdampak negatif bagi emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News