M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Gunakan Solusi Energy Expert dari Alibaba Cloud untuk Hemat Energi di Olimpiade Paris

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Teknologi digital Alibaba Cloud, Selasa (16/7) mengumumkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan menggunakan solusi keberlanjutan berbasis data, Energy Expert, untuk membantu mengukur dan menganalisis konsumsi listrik di tempat-tempat pertandingan Olimpiade Paris 2024. 

Solusi ini bertujuan untuk memberikan analisis yang lebih akurat dan perencanaan konsumsi energi yang lebih baik untuk Olimpiade di masa depan dengan memindahkan aspek kecerdasan terkait konsumsi listrik, dan permintaan akan tempat kompetisi ke platform berbasis cloud untuk pertama kalinya.

Energy Expert akan digunakan di seluruh 35 arena pertandingan selama Olimpiade Paris 2024. Dengan solusi ini, IOC akan dapat mengumpulkan seluruh data terkait energi selama Olimpiade dan Paralimpiade, seperti konsumsi listrik, daya tambahan cadangan, kapasitas tempat, informasi terkait kompetisi, dan kondisi cuaca di lokasi ke dalam satu dasbor yang mudah dipahami dan digunakan.

Berdasarkan kecerdasan berbasis cloud yang terintegrasi dan berkat model AI berbasis deep-learning dari Alibaba Cloud, Energy Expert bertujuan untuk memberikan analisis yang lebih akurat untuk menghasilkan prediksi dan rekomendasi per-arena secara spesifik, termasuk pada aspek optimasi kebutuhan daya  listrik untuk meminimalkan pemborosan energi.

"Selain kredibilitas dan pemuda, keberlanjutan adalah salah satu dari tiga pilar Agenda Olimpiade 2020 hingga 5 tahun ke depan. Dengan Energy Expert, kami dapat memprediksi dampak energi  di masa depan dan mengukur kemajuan dari upaya kami dalam meminimalisir pemborosan energi secara akurat,” kata Ilario Corna, Chief Information and Technology Officer di Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam keterangan tertulis. 

Konsumsi listrik adalah penyumbang besar emisi karbon Olimpiade. Wawasan berbasis data yang dihasilkan oleh Energy Expert akan membantu panitia belajar dari setiap edisi Olimpiade, dan menggunakan pengetahuan tersebut dengan cerdas untuk penyelenggaraan di masa depan yang lebih efisien  dalam penggunaan energi.

Selain itu, data konsumsi listrik secara real-time di berbagai ruang operasional setiap arena akan dipantau lewat 100 pengukur pintar. Data ini akan mencakup penggunaan listrik di lapangan pertndingan, area siaran dan media, ruang operasional perangkat teknologi dan perangkat khusus, arena penyimpanan peralatan pendukung makanan dan minuman, serta berbagai area operasional sementara lainnya.

Data yang dikumpulkan adalah data yang komprehensif dan bervariasi, termasuk suhu dan tingkat kegunaan area pada berbagai waktu setiap harinya. Dengan menggunakan data yang rinci, Komite Penyelenggara Olimpiade (OCOG) dapat memahami konsumsi energi di Olimpiade Paris yang lebih akurat.

Untuk mendukung Komite Penyelenggara Olimpiade dalam menganalisis konsumsi energi selama Olimpiade, data konsumsi listrik dalam penyelenggaraan Olimpiade sebelumnya, seperti Olimpiade London 2021, Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018, dan Olimpiade Tokyo 2020, juga akan tersedia untuk dianalisis dalam platform Energy Expert.

“Energy Expert akan menunjukkan nilainya di arena yang paling populer dan menantang; pagelaran olahraga internasional yang bergerang paling cepat dan paling kompetitif. Data dan wawasan yang diberikan oleh Energy Expert akan membantu Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan mewujudkan Olimpiade di masa datang yang lebih berkelanjutan," kata William Xiong, Vice President of Alibaba Cloud Intelligence and General Manager for International Industry Solutions.

Baca Juga: Jadwal Badminton di Olimpiade Paris 2024, Mulai 27 Juli 2024

Di luar arena kompetisi, rekomendasi berbasis AI dari Energy Expert telah digunakan untuk membantu Alibaba mengoptimalkan konsumsi energi dan mengurangi emisi karbon di area-area pameran sementara selama Olimpiade Paris 2024. Misalnya, di Alibaba Wonder Avenue di Avenue des Champs-Élysées, struktur utamanya akan dibuat dari material kayu berkelanjutan dan baja yang dapat didaur ulang untuk mengurangi jejak karbon. Desain ruang semi-terbuka juga membantu menghemat energi dan mengurangi emisi karbon dengan memanfaatkan pencahayaan dan ventilasi alami.

Diperkenalkan pada Juni 2022, Energy Expert pertama kali digunakan pada acara olahraga tahun 2023 saat Olympic Esports Week digelar pertama kalinya di Singapura. Solusi ini digunakan untuk mengukur dan menganalisis emisi karbon dari konstruktsi temporer yang dibangun untuk acara tersebut. Tujuan pengaplikasiannya adalah untuk menghasilkan wawasan berbasis data mengenai pemilihan material dan peralatan yang digunakan. Serangkaian metrik, seperti dampak konsumsi energi, pengelolaan limbah, tanda-tanda penunjuk, dan dekorasi, dievaluasi untuk membandingkan dampak dari penggunaan jenis material dan peralatan yang digunakan dalam acara tersebut.

Selain penerapannya di acara olahraga, Energy Expert juga membantu lebih dari 3.000 pelanggan di seluruh dunia untuk mengukur, menganalisis, dan mengelola emisi karbon dari kegiatan bisnis dan produk mereka. Solusi ini memberikan wawasan yang dapat langsung ditindaklanjuti serta rekomendasi penghematan energi untuk membantu percepatan upaya keberlanjutan mereka.

           

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Karya Seni Tak Sekadar Hobi, Ada Peluang Ekonomi untuk Seniman

Karya seni bukan hanya ruang berekspresi. Kompetisi dan pameran juga membuka peluang bagi seniman mendapatkan penghasilan dan memperluas jaringan

Harga Buyback Emas Galeri 24 Hari Ini Naik Rp 12.000, Antam Terpangkas Rp 20.000

Sebagian harga buyback emas hari ini stagnan. Hanya Galeri 24 yang naik, sedangkan Antam turun tajam.

Asing Masih Net Sell, IHSG Ditutup Turun Hampir 1% pada Jumat (25/9)

IHSG pada akhir pekan (25/9) ditutup melemah oleh aksi net sell asing. Meski begitu saham bank besar masih catatkan kenaikan. 

Waspada Udara Kabur, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (26/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami udara kabur besok dan lusa. Suhu tertinggi mencapai 34°C di Palembang dan OKI.

Sumatera Utara Diguyur Hujan Besok (26/9) dan Lusa, Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumut diprediksi hujan. Tiga daerah berpotensi hujan sedang, sementara suhu mencapai 32°C pada Minggu.

Hujan Guyur Sumatera Barat Besok (26/9), Cek Juga Prakiraan Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diprakirakan hujan ringan besok. Kondisi cuaca cenderung lebih berawan pada Minggu.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (26/9) Didominasi Cerah, Lusa Mulai Berawan

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Bali cerah besok. Kondisi berubah pada Minggu, dengan Tabanan masih berpotensi hujan ringan.

Mau Liburan Akhir Pekan di Yogyakarta? Pantau Cuaca Besok (26/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan udara kabur berpotensi terjadi di 4 wilayah Yogyakarta pada Sabtu (26/9). Tiga wilayah diprediksi cerah pada Minggu (27/9).

Harga Emas Dunia Sepekan Menuju Koreksi 2%, Yield Obligasi AS jadi Beban

Kenaikan yield obligasi AS dan kekhawatiran inflasi tinggi, menjadi beban bagi harga emas di pasar global.

Promo Alfamart Serba Gratis 25-30 September 2026, Koolfever-Rapika Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.