M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gejala Asam Urat di Usia 30 Tahun, Ini Rekomendasi Obat Baru yang Sedang Diuji

Gejala Asam Urat di Usia 30 Tahun, Ini Rekomendasi Obat Baru yang Sedang Diuji
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Gejala asam urat yang menyerang di usia 30 tahunan bisa sangat menyakitkan dan mengurangi mobilitas. Namun, kondisi ini bisa diobati dengan penanganan yang tepat.

Penting untuk mengidentifikasi dan mengobatinya sejak dini untuk menghindari rasa sakit dan komplikasi. Alkohol bisa memicu naiknya asam urat, tapi faktor genetika punya risiko yang jauh lebih besar. 

Theodore R. Fields, seorang profesor kedokteran klinis di Weill Cornell Medical College memaparkan bahwa peningkatan risiko asam urat pada lansia berkaitan dengan kelebihan berat badan, masalah pola makan, dan peningkatan penggunaan diuretik. Diuretik biasa dikonsumsi oleh lansia yang menderita hipertensi.

Lalu, apa saja tahapan dan gejala dari asam urat? Cek informasi lengkap yang bersumber dari Hss.edu berikut ini:

Baca Juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Konsumsi Obat Asam Urat Kolkisin, Cek di Sini!

Apa saja empat tahap penyakit asam urat?

Penyakit asam urat terdiri dari empat tahapan yang harus dipahami:

1.Asam urat tinggi

Tahapan asam urat tinggi ini tidak diikuti oleh penyakit batu ginjal. Tahap ini tidak memiliki gejala seperti nyeri, bengkak hingga kaku pada satu sendi dan umumnya bisa diobati.

2.Flare akut

Tahap ini ditandai dengan serangan asam urat akut yang menyebabkan nyeri dan peradangan pada satu atau lebih sendi.

3.Periode interkritis

Tahapan ini meliputi periode waktu antara kondisi sembuh dan kekambuhan yang lebih menyakitkan.

4.Asam urat lanjut (asam urat tofaseus kronis)

Tahapan ini ditandai dengan adanya benjolan atau tofi. Asam urat tofaseus kronis ini terjadi lebih sering dan disertai komplikasi.

Apa penyebab asam urat?

Asam urat jelas berkaitan dengan penumpukan asam urat. Asam urat diproduksi sebagai bagian dari metabolisme purin yang diproduksi saat tubuh memecah berbagai zat yang mengandung purin, termasuk asam nukleat dari makanan atau pemecahan sel-sel tubuh.

Nilai normal untuk asam urat berkisar dari 3,6 mg/dL hingga 8,3 mg/dL. Semakin tinggi kadar asam urat dalam darah, semakin besar risiko endapan asam urat di persendian dan serangan asam urat berikutnya terjadi.

Bagaimana cara mencegah asam urat?

Pola makan berperan penting dalam pencegahan asam urat karena makanan dapat langsung memicu serangan asam urat. Menurunkan berat badan juga seringkali bermanfaat. 

Pola makan dan manajemen berat badan penting, namun hal ini tidak cukup untuk mencegah serangan asam urat. Pada beberapa orang memerlukan pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat ke angka normal.

Peran diet dalam pencegahan asam urat

Kontrol diet mungkin cukup pada pasien dengan kadar asam urat yang sedikit meningkat. Tapi, untuk Anda yang punya kadar asam urat lebih dari 10,0 mg/dL, diet saja tidak akan mencegah asam urat. 

Anda akan disarankan untuk mengonsumsi obat seperti allopurinol yang bisa mengontrol kadar asam urat. Selain itu, beberapa hal berikut juga berpengaruh:

1.Peran aktivitas fisik dalam pencegahan asam urat

Bersamaan dengan diet, aktivitas fisik dapat membantu menurunkan berat badan. Pada pasien dengan asam urat yang sudah tinggi, program latihan berdampak rendah penting untuk dilakukan. 

Jika nyeri asam urat datang di bagian bawah, pasien disarankan untuk mencoba berdiri dan berjalan pelan-pelan. Hal ini dikarenakan aktivitas dengan tekanan tinggi akan memperburuk nyeri sendi akibat asam urat. 

Petunjuk kambuhnya asam urat meliputi pembengkakan, panas, kemerahan, dan nyeri tekan di sekitar sendi. Beberapa pasien bahkan mengalami demam dan menggigil sebagai peringatan pertama bahwa serangan asam urat akan datang.

2.Peran obat dalam pencegahan asam urat

Konsumsi obat Kolkisin bisa mengurangi kemampuan kristal asam urat dalam menimbulkan peradangan. Kolkisin tidak menurunkan simpanan asam urat dalam tubuh, tetapi mengurangi intensitas reaksi inflamasi tubuh terhadap kristal-kristal ini. 

Studi terbaru menunjukkan bahwa setidaknya satu mekanisme kerja kolkisin yakni dengan mencegah serangkaian reaksi yang mengarah pada produksi interleukin 1-beta. Unsur ini merupakan protein inflamasi (sitokin) yang penting dalam peradangan asam urat.

Lalu, Allopurinol dan febuxostat bisa digunakan untuk menurunkan produksi asam urat. Sementara, obat Probenesid akan meningkatkan ekskresi asam urat dan Pegloticase bisa meningkatkan pemecahan asam urat.

Beberapa dokter akan memulai meresepkan kolkisin setelah serangan asam urat yang pertama, dan setelah itu dokter akan meresepkan allopurinol. Jika mengalami dua serangan asam urat dalam 12 bulan, biasanya direkomendasikan agar mengonsumsi obat penurun asam urat selain kolkisin. 

Pengobatan asam urat di masa depan

Untungnya, pengobatan yang ada saat ini berhasil pada sebagian besar pasien asam urat. Namun, beberapa pasien tidak dapat mentoleransi berbagai obat asam urat yang tersedia. 

Oleh karena itu, pengobatan baru akan terus dicari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa obat yang lebih menjanjikan seperti anakinra, rilonacept, canakinumab, BCX4208, dan arhalofenate.

Baca Juga: 5 Tips Diet Sehat untuk Mencegah Asam Urat, Simak Informasinya Berikut Ini!

Beberapa obat-obatan yang bisa meningkatkan ekskresi urat dalam urin juga sedang diuji. Obat tersebut akan meningkatkan ekskresi urat dalam urin, sehingga menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.