M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Fortinet Prediksi Serangan Siber 2025, AI dan Kejahatan Dunia Nyata Bertemu

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Fortinet Indonesia, perusahaan keamanan siber, baru saja merilis Laporan Prediksi Ancaman Siber 2025. Laporan ini mengungkapkan, ancaman siber akan semakin berkembang dan lebih canggih, terutama dengan penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). 

Fortinet memprediksikan, pelaku kejahatan siber akan lebih mengandalkan AI untuk melancarkan serangan yang lebih terarah. Selain itu, mereka juga akan menggunakan alat peretasan otomatis yang semakin mudah didapatkan di pasar gelap.

"AI dapat menganalisis data dalam jumlah besar dengan cepat, membantu organisasi mengidentifikasi dan merespons ancaman dengan lebih efektif," ujar Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (16/12). 

Baca Juga: Metrodata &FPT Luncurkan Joint Venture untuk Pimpin Transformasi Keamanan Siber & AI

Selain itu, serangan siber juga semakin mengarah ke kombinasi antara ancaman digital dan ancaman fisik. Beberapa kelompok kejahatan siber mulai mengancam fisik eksekutif dan karyawan perusahaan.

"Pelaku kejahatan siber tidak hanya menyerang dunia digital, tetapi juga menggabungkan ancaman fisik dalam strategi mereka," tambah Edwin.

Fortinet juga memperingatkan ancaman yang semakin besar terhadap sistem cloud. Banyak organisasi kini bergantung pada layanan cloud, dan ini menjadi sasaran utama pelaku kejahatan siber.

Bukan cuma itu, para penyerang juga semakin terfokus pada satu bagian tertentu dari serangan siber, membuat mereka lebih efektif dan sulit ditangani.

Baca Juga: Bikin Tegang, 5 Film Ini Ceritakan Psikopat di Dunia Nyata

Edwin Lim menekankan, keamanan siber adalah tanggungjawab semua pihak. Tidak hanya tim IT, tetapi seluruh organisasi harus terlibat dalam menjaga keamanan. "Kesadaran dan pelatihan keamanan yang berkelanjutan sangat penting," katanya.

Fortinet juga berharap, kolaborasi antara sektor publik dan swasta akan semakin kuat dalam menghadapi ancaman siber. Dengan bekerjasama dan berbagi informasi, maka bisa melawan pelaku kejahatan siber lebih efektif.

Dan, Fortinet mengingatkan, meskipun ancaman siber semakin canggih, kolaborasi dan kesiapsiagaan organisasi adalah kunci untuk menghadapinya.

"Tidak ada satu organisasi pun yang bisa mengatasi kejahatan siber sendirian. Hanya dengan berbagi informasi dan bekerjasama, kita dapat melindungi dunia maya," tegas Edwin Lim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.