M O M S M O N E Y I D
Santai

Fitur Channel di WhatsApp Siap Rilis, Simak Perbedaan Saluran dan Komunitas

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - WhatsApp telah memperkenalkan fitur channel atau salura yang dapat memudahkan pengguna mendapatkan informasi. Fitur channel di WhatsApp hampir sama seperti di Telegram. 

Tak hanya itu, fitur channel di WhatsApp juga akan berfungsi mirip dengan saluran siaran di Instagram. 

Fitur channel di WhatsApp memungkinkan admin mengirim pesan siaran satu arah ke pengikutnya. Termasuk teks, foto, stiker dan vote. 

Fitur tersebut pada akhirnya akan memungkinkan siapa saja untuk membuat saluran.

Baca Juga: Simak Cara Bagikan Video YouTube di Instagram Story, Ada 2 Tips Mudah

Mengutip Make Use Of, fitur channel di WhatsApp awalnya diluncurkan di Singapura dan Kolombia, dengan lebih banyak negara akan menyusul dalam beberapa bulan ke depan.

Berbeda dengan fitur Komunitas WhatsApp, saluran akan dapat ditemukan di direktori di WhatsApp. Namun, admin akan dapat memutuskan apakah saluran mereka dapat ditemukan.

Penting untuk diperhatikan bahwa saluran tidak akan dienkripsi end-to-end secara default. 

Untuk melindungi privasi pengguna, admin tidak akan menampilkan nomor atau foto profil mereka di saluran. Demikian pula, pengguna yang mengikuti saluran tidak akan diperlihatkan nomornya kepada admin dan pengguna lain.

Pesan siaran dari saluran akan muncul di tab baru bernama Pembaruan. Di sini, pengguna akan menemukan pembaruan Status dari kontak dan postingan dari saluran.

Pengguna akan dapat mengikuti pembaruan dari tim olahraga, pejabat lokal, dan bahkan saluran yang didedikasikan untuk hobi mereka.

Fitur komunitas WhatsApp

WhatsApp komunitas merupakan grup terbuka untuk setiap anggota komunitas yang ingin bergabung. 

Grup pengumuman komunitas akan secara otomatis dibuat untuk komunitas. Di sini, admin komunitas dapat mengirim pesan ke semua anggota komunitas di grup pengumuman.

Baca Juga: Cara Deactive Instagram Terbaru 2023, Bisa Lewat Aplikasi di HP

Untuk lebih lanjut, berikut cara menggunakan fitur WhatsApp komunitas :

1. Klik Menu di atas daftar chat di WhatsApp. Anda juga bisa klik ikon Chat baru. 

2. Masukkan nama komunitas, deskripsi, dan foto profil.

3. Klik ikon panah hijau untuk menambahkan grup yang sudah ada atau membuat grup baru.

4. Klik Buat grup baru atau Tambahkan grup yang ada.

5. Setelah selesai menambahkan grup ke komunitas, klik ikon centang hijau.

Untuk menambahkan grup ke komunitas ada beberapa hal yang perlu diketahui :

1. Klik Buat grup baru atau Tambahkan grup yang ada.

2. Buat grup baru: Masukkan subjek grup. Ini menjadi nama grup yang akan dilihat oleh semua peserta.

3. Anda dapat membuat hingga 10 grup baru.

4. Anda dapat menambahkan ikon grup dan deskripsi pendek.

Baca Juga: Ruang Penyimpanan Gmail Penuh? Ikuti 5 Cara Blokir E-mail Spam

5. Anda dapat menambahkan peserta nanti.

6. Tambahkan grup yang ada: Anda dapat memilih untuk menambahkan grup yang saat ini Anda menjadi adminnya ke komunitas. Pilih grup mana yang akan ditambahkan, lalu klik ikon panah hijau.

Selain itu, untuk nama komunitas dibatasi maksimum 24 karakter. Kemudian deskripsi harus memberikan gambaran tentang komunitas kepada anggota. 

Anda dapat menambah ikon komunitas dengan mengetuk ikon Kamera. Anda dapat memilih Ambil foto, Pilih foto, atau Cari di web untuk menambahkan gambar. Setelah disetel, ikon tersebut akan ditampilkan di samping nama komunitas di tab Chat.

Nah, itulah perbedaan antara fitur channel di WhatsApp dengan komunitas grup. Untuk menggunakan fitur channel di WhatsApp, Anda perlu menunggu sampai fitur tersebut rilis di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kolesterol Turun, 6 Olahraga Ini Bantu Pacu HDL Naik & Bikin Berat Badan Ideal

Jarang jalan kaki memicu risiko jantung. Ketahui durasi minimal aktivitas harian yang ampuh melipatgandakan kadar kolesterol HDL.

Ide Kado Self Care Murah untuk Diri Sendiri dan Teman

Berikut ada beberapa ide kado self care yang bisa diberikan untuk teman maupun diri sendiri sebagai self reward.​  

Pilihan Ikan Rendah Purin Tekan Risiko Kekambuhan Asam Urat Secara Efektif

Ikan kod hanya mengandung 98 mg purin per 100 gram. Temukan cara mengolahnya agar omega-3 terserap tanpa memicu nyeri sendi asam urat.

Jadi Lalapan Populer, Ternyata Kemangi Bisa Cegah Kanker

Sering dijadikan lalapan sehat ataupun bahan masakan Asia, mari ketahui apa saja manfaat makan daun kemangi di sini.​  

Layar AMOLED HP Oppo A6 Pro Tembus 1.400 Nits, Baterainya Awet Sampai 5 Tahun

Panel AMOLED 120Hz HP Oppo A6 Pro tembus kecerahan puncak 1.400 nits. Intip rahasia layarnya tetap terang benderang di luar ruangan.

Intip Tips Skincare dan Cara Menjaga Kesehatan Kulit Ala Artis Korea

Ekstrak akar milk vetch dan oksigen ternyata jadi kunci kulit glowing. Cek rekomendasi produk skincare yang kaya nutrisi.

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.