M O M S M O N E Y I D
Santai

Ekspansi Berlanjut, Starbucks Rayakan 23 Tahun Lewat Gerai Premium

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID – PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi merek Starbucks di Indonesia, resmi membuka gerai Starbucks Reserve ke-23 di Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta.

Gerai ini menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis Starbucks di segmen premium, sekaligus memperkuat keterlibatan merek dengan ekosistem kopi lokal.

Gerai anyar ini dirancang dengan nuansa yang terinspirasi dari lanskap Gunung Kerinci, kawasan penghasil kopi Arabika unggulan di Sumatra. 

“Desain elegan dan pengalaman spasial ini menjadi penghormatan atas warisan kopi Indonesia dan peran pentingnya dalam perjalanan Starbucks,” kata Liryawati, COO PT Sari Coffee Indonesia, pada pembukaan gerai baru, Jumat (20/6).

Pencapaian pembukaan gerai ke-23 ini juga menjadi momentum perayaan ulang tahun ke-23 Starbucks di Indonesia. Liryawati menambahkan bahwa sekitar 40% pasokan global Starbucks kini berasal dari Indonesia.

Baca Juga: Banyak Rencana Ekspansi, Emiten Restoran CFC (PTSP) Tambah Gerai dan Kegiatan Usaha 

“Ini bukti dampak mendalam Indonesia di panggung dunia, dan Anda juga bisa menikmatinya di gerai ini,” ujarnya.

Selain membuka gerai baru, Starbucks Indonesia juga menunjukkan kiprah global melalui keikutsertaan George Wenno dalam ajang Starbucks Global Barista Championship di Las Vegas. George menjadi wakil Asia Pasifik setelah menempati posisi kedua di kompetisi regional pada 2024.

Kompetisi ini mempertemukan barista dari enam kawasan global serta dari enam Starbucks Reserve Roasteries dunia. Tahun ini merupakan pertama kalinya kejuaraan digelar secara global, menandai langkah penting dalam perjalanan brand dalam memperkuat kualitas layanan dan komunitas.

Sebagai bagian dari kampanye Indonesia Siap Mendunia Starbucks juga akan menghadirkan promo add-on kopi Sumatra gratis tiap akhir pekan selama Juli 2025.

Inisiatif ini, kata Liryawati, sebagai bentuk komitmen pada petani kopi lokal dan upaya untuk membawa jantung Indonesia ke dunia lewat secangkir kopi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.